alexametrics

Dibuat Sakit Hati Real Madrid, Ini Pemberitaan yang Bikin Zinedine Zidane 'Meledak'

Syaiful Rachman
Dibuat Sakit Hati Real Madrid, Ini Pemberitaan yang Bikin Zinedine Zidane 'Meledak'
Gestur Pelatih Real Madrid Zinedine Zidane usai laga kontra Eibar dalam pertandingan La Liga yang berlangsung di Estadio Municipal de Ipurua, Senin (21/12/2020). [AFP]

Zinedine Zidane memutuskan untuk meninggalkan Real Madrid di akhir musim 2020/21.

Suara.com - Zinedine Zidane baru-baru ini mengatakan jika ia sakit hati sehingga memilih untuk meninggalkan Real Madrid, klub yang sudah ia persembahkan banyak gelar, termasuk tiga trofi Liga Champions secara beruntun.

"Saat ini kehidupan seorang pelatih di ruang istirahat di klub besar adalah dua musim. Agar bisa bertahan lebih lama, hubungan antarmanusia itu penting, mereka lebih penting daripada uang, lebih penting daripada ketenaran, lebih penting dari segalanya. Hal-hal itu perlu dipelihara," tulis Zidane dalam surat yang ditujukan kepada fans Real Madrid, yang diterbitkan oleh AS, Senin (31/5/2021).

"Itulah mengapa saya merasa sakit hati ketika saya membaca di media, setelah kekalahan, bahwa saya akan dipecat jika saya tidak memenangkan pertandingan berikutnya."

Gelandang serang Real Madrid, Isco Alarcon (kiri) mendapat instruksi dari pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane. [OSCAR DEL POZO / AFP]
Gelandang serang Real Madrid, Isco Alarcon (kiri) mendapat instruksi dari pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane. [OSCAR DEL POZO / AFP]

"Itu menyakiti saya dan seluruh tim karena pesan-pesan yang sengaja bocor ke media ini secara negatif memengaruhi skuad."

Baca Juga: Kontrak di Liverpool Segera Berakhir, Wijnaldum Akui Kontak dengan Barcelona

Real Madrid tidak pernah jauh dari headline yang kontroversial, dan itu sudah terjadi sebelum Zinedine Zidane tiba di Madrid. Namun demikian, Zidane sepertinya sudah muak.

Meski ada beberapa faktor yang menyebabkan keputusannya meninggalkan Madrid, ada satu insiden yang benar-benar membuat Zidane meledak. Yaitu ketika masa kepemimpinannya di Los Blancos di pertanyakan.

Zidane merasa dia tidak mendapat dukungan dari klub selama masa-masa sulit kampanye, dan dia melihat bahwa klub tidak mendukungnya ketika berita muncul di media yang mempertanyakan pekerjaannya atau bahkan menyudutkan agar ia dipecat.

Marca pernah memberitakan soal masa depan Zidane setelah kekalahan Liga Champions pertama dari Shakhtar Donetsk di fase grup. Kekalahan tersebut merupakan kekalahan kelima yang ditela Madrid dalam 15 pertandingan kompetitif.

Selain Marca, media Spanyol lainnya, El Espanol dan El Mundo, mengabarkan jika posisi Zidane dalam bahaya. Laporan tersebut didasari pernyataan sumber dari dalam klub.

Baca Juga: Tak Ingin Beli Kucing dalam Karung, Barcelona Periksa Lutut Sergio Aguero

Januari 2021, Zidane kembali diserang setelah Real Madrid tersingkir di ajang Supercopa de Espana dan tereliminasi dari Copa del Rey. Ketika itu, "Siklus Zidane di Real Madrid Berakhir" menjadi headline Marca.

Komentar