alexametrics

Belum Mau Pensiun meski Usia Sudah 43, Buffon Siap Kembali ke Parma

Rully Fauzi
Belum Mau Pensiun meski Usia Sudah 43, Buffon Siap Kembali ke Parma
Gianluigi Buffon. [MARCO BERTORELLO / AFP]

26 tahun silam, Buffon memulai karier profesionalnya sebagai kiper bersama Parma.

Suara.com - Kiper gaek Gianluigi Buffon santer dikabarkan akan pulang ke klub lamanya, Parma, setelah kontraknya habis dengan Juventus akhir bulan ini.

Jurnalis asal Italia spesialis transfer pemain, Fabrizio Romano, melaporkan bahwa Parma menjadi salah satu dari lebih dari tiga tim yang menawarkan kontrak untuk Buffon di musim panas ini.

Salah satu tim lain yang dilaporkan mendekati Buffon adalah juara bertahan Liga Turki, Besiktas.

Namun menurut Romano, kiper berusia 43 tahun itu lebih tertarik dengan proyek yang ditawarkan oleh Parma, dan akan segera meneken kontrak plus diperkenalkan sebagai pemain baru klub yang musim depan akan bermain di Serie B itu.

Baca Juga: Rodri Akui COVID-19 Jadi Momok Menakutkan buat Spanyol di Euro 2020

Bila Buffon akhirnya bergabung dengan Parma, ia akan kembali ke klub tempatnya merintis karier sepakbola sejak di akademi pada 1991 lalu.

Buffon sendiri memulai karier profesionalnya sebagai kiper bersama jersey Parma pada 26 tahun silam.

Ya, Parma adalah klub yang memberi kesempatan Buffon melakoni debut di level senior dalam usia 17 tahun dan 295 hari, di bawah arahan pelatih legendaris mereka Nevio Scala pada 19 November 1995.

Setelah mengambil alih posisi kiper utama di Parma sejak 1996 dan membantu tim itu meraih dwigelar Coppa Italia serta Piala UEFA pada 1999, Buffon lantas diboyong oleh Juventus pada musim panas 2001 dengan banderol transfer termahal untuk penjaga gawang kala itu, yakni senilai 100 miliar lira (sekira 51,6 juta euro).

Di Juventus, Buffon meraih puncak kariernya dengan meraih 15 trofi domestik serta membantu Timnas Italia menjuarai Piala Dunia 2006.

Baca Juga: Partai Belanda vs Ukraina Bak Rollercoaster, Frenkie de Jong Lega Bisa Menang

Parma sendiri baru saja terdegradasi dari Liga Italia Serie A dan harus kembali terdegradasi ke Serie B setelah tiga musim bermain di kasta tertinggi.

Komentar