Berkaca Marc Klok, Naturalisasi Sandy Walsh hingga Jordi Amat Tak Bisa Instan

Arief Apriadi, Adie Prasetyo Nugraha

Jum'at, 19 November 2021 | 12:00 WIB
Berkaca Marc Klok, Naturalisasi Sandy Walsh hingga Jordi Amat Tak Bisa Instan
Pemain KAS Eupen, Jordi Amat. [Instagram/@jordiamat5]

Suara.com - PSSI menegaskan bahwa proses naturalisasi empat pemain Eropa keturunan Indonesia yang direkomendasikan pelatih Shin Tae-yong tidak bisa berlangsung secara instan.

Berkaca dari kasus Marc Klok, PSSI melalui Sekjen Yunus Nusi mengatakan bahwa akan mendalami secara cermat profil empat pemain calon naturalisasi itu.

Pelatih timnas Indonesia, Shin Tae-yong sebelumnya telah mengajukan empat nama pemain asing untuk dinaturalisasi. Mereka antara lain Jordi Amat (Spanyol), dan tiga pemain berdarah Belanda yaitu Sandy Walsh, Kevin Diks, serta Mees Hilgers.

"PSSI bergerak cepat memproses naturalisasi pemain yang punya darah Indonesia. Tapi, kami harus hati-hati melakukan hal tersebut, karena yang utama harus ada rekomendasi dari pelatih Shin Tae-yong," kata Yunus Nusi dikutip dari laman resmi PSSI, Jumat (19/11/2021).

"Saat ini, PSSI sedang memproses empat pemain berdarah Indonesia yakni Sandy Walsh, Jordi Amat, Kevin Diks dan Mees Hilgers. Proses naturalisasi pemain memang tidak gampang, perlu waktu dalam proses administrasinya dan dokumen yang lengkap," jelasnya.

PSSI tidak ingin kasus Marc Klok terulang, di mana sang pemain belum bisa memperkuat Timnas Indonesia meski sudah sah secara hukum sebagai WNI.

Pemain Persib Bandung itu baru bisa membela Timnas Indonesia setelah menetap lima tahun di Tanah Air yang baru terjadi pada 2022. Hal ini disebabkan lantaran Klok tidak bisa menunjukkan dokumen yang membuktikannya punya keturunan Indonesia.

"PSSI juga mengecek dokumen para pemain ini apakah benar punya darah Indonesia. Karena bila dokumen tidak ada atau tidak diakui FIFA bisa saja kasus Marc Klok terulang," jelasnya.

"Saat itu dia tidak bisa membuktikan bahwa dirinya keturunan Indonesia," sambung mantan Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI itu.

baca juga

Untuk menyelesaikan masalah naturalisasi ini PSSI menunjuk salah satu anggota Exco yakni Hasani Abdulgani untuk mengurusinya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ada Pengaturan Skor, Menpora Minta PSSI Selesaikan Kasus Suap Mafia Bola Liga 3

Ada Pengaturan Skor, Menpora Minta PSSI Selesaikan Kasus Suap Mafia Bola Liga 3

Surakarta | Jum'at, 19 November 2021 | 10:56 WIB

Menpora Dorong PSSI Hukum Berat Pelaku Suap Pemain dan Ofisial Klub Liga 3

Menpora Dorong PSSI Hukum Berat Pelaku Suap Pemain dan Ofisial Klub Liga 3

Bola | Jum'at, 19 November 2021 | 07:06 WIB

TC di Turki, Timnas Indonesia U-18 Benahi Passing

TC di Turki, Timnas Indonesia U-18 Benahi Passing

Bola | Jum'at, 19 November 2021 | 03:20 WIB

Komdis PSSI: Ada Dugaan Suap ke Pemain - Ofisial Klub Liga 3 Jatim

Komdis PSSI: Ada Dugaan Suap ke Pemain - Ofisial Klub Liga 3 Jatim

Bola | Kamis, 18 November 2021 | 23:35 WIB

Banding PSG Pati Ditolak, Resmi Disanksi Pengurangan 3 Poin dan Denda Rp 90 Juta

Banding PSG Pati Ditolak, Resmi Disanksi Pengurangan 3 Poin dan Denda Rp 90 Juta

Bola | Kamis, 18 November 2021 | 20:59 WIB

Terkini

Kemnaker Buka Pelatihan Vokasi untuk Korban PHK 20242026, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

Kemnaker Buka Pelatihan Vokasi untuk Korban PHK 20242026, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

Bisnis | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:45 WIB

Jenazah Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan di Pantai Nyang-Nyang Bali, Diduga WNA

Jenazah Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan di Pantai Nyang-Nyang Bali, Diduga WNA

Bali | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:58 WIB

Persis Solo Tertahan di Manahan, Bermain Imbang Kontra RANS Nusantara FC

Persis Solo Tertahan di Manahan, Bermain Imbang Kontra RANS Nusantara FC

Surakarta | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:44 WIB

Bus Colt Diesel Mundur Tak Terkendali, Tabrak Tembok dan Atap Bengkel di Babakan Madang

Bus Colt Diesel Mundur Tak Terkendali, Tabrak Tembok dan Atap Bengkel di Babakan Madang

Bogor | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:37 WIB

Ajang Olahraga Buka Peluang Ekonomi bagi UMKM, Gubernur Dorong Pasar Malam

Ajang Olahraga Buka Peluang Ekonomi bagi UMKM, Gubernur Dorong Pasar Malam

Bisnis | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:30 WIB

Kader PSI Kabupaten Bogor Desak Jokowi Masuk Jajaran Pengurus DPP

Kader PSI Kabupaten Bogor Desak Jokowi Masuk Jajaran Pengurus DPP

Jabar | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:29 WIB

Tak Cuma Manis dan Creamy, Ini yang Bikin Kopi Susu Gula Aren Kian Digemari

Tak Cuma Manis dan Creamy, Ini yang Bikin Kopi Susu Gula Aren Kian Digemari

Lifestyle | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:55 WIB

Kapal Asal Malaysia Bawa 1,16 Ton Ketamin, Dasco Tegaskan Jaga Generasi Muda

Kapal Asal Malaysia Bawa 1,16 Ton Ketamin, Dasco Tegaskan Jaga Generasi Muda

News | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:51 WIB

Sarkemfest 2026 Tak Sekadar Pesta, UMKM Lokal Didorong Ketiban Berkah Wisata Malioboro

Sarkemfest 2026 Tak Sekadar Pesta, UMKM Lokal Didorong Ketiban Berkah Wisata Malioboro

Jogja | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:37 WIB

Celah Keamanan Server Email Terbuka, Organisasi Diminta Bergerak dalam 2472 Jam

Celah Keamanan Server Email Terbuka, Organisasi Diminta Bergerak dalam 2472 Jam

Tekno | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:35 WIB

×