Arsenal Hancur di Kandang Newcastle, Xhaka: Kami Tak Pantas Main di Liga Champions

Arief Apriadi

Selasa, 17 Mei 2022 | 09:15 WIB
Arsenal Hancur di Kandang Newcastle, Xhaka: Kami Tak Pantas Main di Liga Champions
Gelandang jangkar Arsenal, Granit Xhaka. [BEN STANSALL / AFP]

Suara.com - Gelandang Arsenal, Granit Xhaka tak bisa menyembunyikan kekecewaan usai timnya kalah dari Newcastle United dalam matchday pekan ke-37 Liga Inggris 2021/2022, Selasa (17/5/2022) dini hari WIB.

Kekalahan 0-2 Arsenal dari Newcastle di Stadion St James's Park itu membuat Arsenal terancam gagal tampil di Liga Champions musim depan dan Grantit Xhaka menegaskan itu merupakan kesalahan mereka sendiri.

Saking kecewanya, Granit Xhaka menilai dengan penampilan buruk kontra Newcastle, Arsenal memang tidak pantas untuk tampil di Liga Champions bahkan Liga Europa.

"Sulit mencari kata-kata yang tepat. Dari menit pertama hingga ke-90 kami tidak pantas berada di lapangan," kata pemain Swiss itu kepada Sky Sports.

Dalam laga di St James' Park yang berkesudahan 2-0 untuk Newcastle itu, Arsenal tampil buruk. Xhaka dkk. masih berpeluang merebut tiket kualifikasi Liga Champions, tapi kini berselisih dua poin di bawah Tottenham Hotspur (68 poin) yang menempati posisi keempat.

Tuan rumah mendominasi pertandingan dan mencetak dua gol pada babak kedua, pertama melalui gol bunuh diri Ben White dan kemudian gol Bruno Guimaraes setelah pertahanan Arsenal ambrol.

Xhaka tidak menahan pandangannya terhadap kinerja tim yang membuat mereka kini mengharapkan keajaiban terjadi pada hari terakhir guna menghindari mereka gagal enam musim berturut-turut dalam kompetisi elit Eropa.

“Saya tak bisa menjelaskan kepada Anda apa alasannya. Kami tak melakukan apa yang menjadi rencana main kami, tak mendengarkan pelatih. Apa yang terjadi sungguh bencana. Anda tidak pantas bermain dalam Liga Champions atau bahkan Liga Europa. Sungguh berat untuk diterima saat ini."

"Saya tidak tahu mengapa kami tidak melakukan apa yang diminta pelatih kepada kami."

baca juga

Pemain berusia 29 tahun yang mengalami masa sulit di Arsenal setelah dicopot dari posisi kapten pada 2019 itu membantah bahwa kurangnya pengalaman dalam skuad Mikel Arteta adalah masalah mereka.

"Jika orang tidak siap menjalani laga ini, tinggal saja di rumah. Bukan soal usia Anda. Jika Anda gugup, diam di bangku cadangan atau tinggal di rumah. Anda membutuhkan orang-orang yang memiliki nyali untuk datang ke sini guna bermain. Bagi kami ini salah satu pertandingan terpenting. Kami merasa sangat mengecewakan orang-orang yang sudah datang ke sini," kata dia.

"Maaf kepada mereka (penggemar), saya tidak punya kata lain. Ruang ganti sangat sunyi. Rencana permainan sungguh berbeda dengan apa yang kami lakukan selama 90 menit."

"Kami menunggu selama enam tahun (untuk bermain dalam Liga Champions). Kami sudah mengendalikan segalanya."

Tim asuhan Arteta menjamu Everton yang tengah berjuang menghindari degradasi, dalam pertandingan terakhirnya musim ini Minggu pekan ini.

Satu-satunya cara realistis Arsenal saat ini adalah merebut tempat terakhir Liga Champions dari seteru sekota, namun itu hanya jika Spurs kalah dari juru kunci Norwich City yng sudah terdegradasi pada Minggu, sebaliknya tim Arteta mengalahkan Everton. Skenario ini mutlak bagi Arsenal karena Tottenham memiliki selisih gol yang jauh lebih besar.

"Newcastle 100 kali lebih baik dari kami... Pada setiap bagian Anda harus mendapatkan hak bermain dan kami tidak melakukannya," kata Arteta kepada BBC.

“Kami harus menundukkan kepala dan mengaku performa kami tidak mendekati standar yang dibutuhkan untuk Liga Champions. Mulai besok kami akan bersiap menghadapi Everton. Secara matematis masih memungkinkan," pungkas Arteta, demikian Antara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Klasemen Liga Inggris usai Arsenal Dipecundangi Newcastle United: The Gunners Terancam Gagal ke UCL

Klasemen Liga Inggris usai Arsenal Dipecundangi Newcastle United: The Gunners Terancam Gagal ke UCL

Bola | Selasa, 17 Mei 2022 | 07:06 WIB

Newcastle United Vs Arsenal: Kalah 0-2, The Gunners Terancam Gagal Lolos Liga Champions

Newcastle United Vs Arsenal: Kalah 0-2, The Gunners Terancam Gagal Lolos Liga Champions

Bola | Selasa, 17 Mei 2022 | 05:26 WIB

Prestasi Erling Haaland Sebelum Gabung Manchester City

Prestasi Erling Haaland Sebelum Gabung Manchester City

Bola | Senin, 16 Mei 2022 | 22:05 WIB

Momen Haru Perpisahan Erling Haaland dengan Suporter Borussia Dortmund

Momen Haru Perpisahan Erling Haaland dengan Suporter Borussia Dortmund

Bola | Senin, 16 Mei 2022 | 21:42 WIB

Southampton vs Liverpool: Fabinho Absen, Peran Mohamed Salah dan Virgil van Dijk Belum Bisa Dipastikan

Southampton vs Liverpool: Fabinho Absen, Peran Mohamed Salah dan Virgil van Dijk Belum Bisa Dipastikan

Bola | Senin, 16 Mei 2022 | 19:51 WIB

Terkini

Isu Diaspora dan Loyalitas Warnai Duel Maroko vs Belanda di 32 Besar Piala Dunia 2026

Isu Diaspora dan Loyalitas Warnai Duel Maroko vs Belanda di 32 Besar Piala Dunia 2026

Bola | Senin, 29 Juni 2026 | 15:55 WIB

Ancelotti Waspadai Kejutan Jepang, Anggap 32 Besar Piala Dunia 2026 Bak Final

Ancelotti Waspadai Kejutan Jepang, Anggap 32 Besar Piala Dunia 2026 Bak Final

Bola | Senin, 29 Juni 2026 | 15:37 WIB

Portugal Dituding Sengaja Hindari Kemenangan demi Jalur Mudah di Piala Dunia 2026

Portugal Dituding Sengaja Hindari Kemenangan demi Jalur Mudah di Piala Dunia 2026

Bola | Senin, 29 Juni 2026 | 15:30 WIB

Tak Gentar dengan Lionel Messi, Cape Verde Siap Buktikan Bisa Permalukan Argentina

Tak Gentar dengan Lionel Messi, Cape Verde Siap Buktikan Bisa Permalukan Argentina

Bola | Senin, 29 Juni 2026 | 15:23 WIB

Persija Selangkah Lagi Dapatkan Gelandang Timnas Bosnia, Nilai Transfer Tembus Rp5,1 Miliar

Persija Selangkah Lagi Dapatkan Gelandang Timnas Bosnia, Nilai Transfer Tembus Rp5,1 Miliar

Bola | Senin, 29 Juni 2026 | 15:17 WIB

Ogah Pandang Remeh, Cape Verde Bikin Pelatih Timnas Argentina Waspada Tingkat Tinggi

Ogah Pandang Remeh, Cape Verde Bikin Pelatih Timnas Argentina Waspada Tingkat Tinggi

Bola | Senin, 29 Juni 2026 | 14:52 WIB

4 Fakta Menarik Jelang Jerman vs Paraguay, La Albirroja Ambisi Hapus Kutukan Buruk Tiap Lawan Eropa

4 Fakta Menarik Jelang Jerman vs Paraguay, La Albirroja Ambisi Hapus Kutukan Buruk Tiap Lawan Eropa

Bola | Senin, 29 Juni 2026 | 13:55 WIB

Timnas Brasil Mengabaikan Psywar Jepang, Tak Takut Striker Muda Samurai Biru

Timnas Brasil Mengabaikan Psywar Jepang, Tak Takut Striker Muda Samurai Biru

Bola | Senin, 29 Juni 2026 | 13:17 WIB

Timnas Inggris Dihantam Kritik Jelang Hadapi Kongo, Para Pemain Dianggap Arogan

Timnas Inggris Dihantam Kritik Jelang Hadapi Kongo, Para Pemain Dianggap Arogan

Bola | Senin, 29 Juni 2026 | 13:02 WIB

Hajime Moriyasu Siapkan Algojo Penalti Jepang Jelang Laga Hidup Mati Kontra Brasil

Hajime Moriyasu Siapkan Algojo Penalti Jepang Jelang Laga Hidup Mati Kontra Brasil

Bola | Senin, 29 Juni 2026 | 12:55 WIB

×