Nugroho Setiawan Satu-satunya Orang Indonesia Pemilik Lisensi FIFA Security Officer, Paham Betul Seni Amankan Match

Farah Nabilla

Senin, 03 Oktober 2022 | 09:02 WIB
Nugroho Setiawan Satu-satunya Orang Indonesia Pemilik Lisensi FIFA Security Officer, Paham Betul Seni Amankan Match
Potret Nugroho Setiawan, satu-satunya orang Indonesia yang kantongi lisensi FIFA Security Officer. (PSSI)

Nama Nugroho Setiawan mencuat dalam tragedi di Stadion Kanjuruhan yang terjadi pada hari Sabtu (1/10/2022). Nugroho Setiawan menjadi perbincangan para warganet terutama di media sosial Twitter berkaitan dengan lisensi FIFA security officer.

Diketahui, Nugroho setiawan merupakan satu-satunya orang di Indonesia yang memiliki lisensi FIFA Security Officer.

Di tengah membludaknya pembahasan mengenai tragedi di Stadion Kanjuruhan, Malang, setelah liga lanjutan I Arema FC dikalahkan oleh tim tamu Persebaya Surabaya dengan skor 2-3, seorang warganet mengunggah cuitan yang melibatkan nama Nugroho Setiawan.

Seperti diketahui, tragedi yang menewaskan 129 orang tersebut menjadi perhatian khusus oleh publik. Warganet tersebut menyebut bahwa Nugroho Setiawan menjadi salah satu orang yang mengerti mengenai safety dan security pertandingan karena ia merupakan satu-satunya orang di Indonesia yang mengantongi FIFA Security Officer.

Satu-satunya orang di Indonesia yang punya lisensi FIFA Security Officer dan mengerti safety dan security pertandingan. Namanya pak Nugroho Setiawan.” tulis warganet tersebut.

Dalam cuitan yang diunggah pada hari Minggu (2/10/2022) tersebut, warganet tersebut juga menjelaskan bahwa Nugroho Setiawan dipecat dari federasi karena alasan ketidaksukaan.

Dulu Pak Nug juga sering membekali polisi soal SOP keamanan bola. Dan karena alasan ketidaksukaan dipecat oleh federasi,” imbuh warganet tersebut.

Warganet tersebut mengunggah cuitan dengan membalas cuitan warganet lain yang membahas soal keamanan dan zona nyaman dalam menonton pertandingan sepak bola.

Pembahasan warganet tersebut juga sebagai bentuk respon berkenaan dengan tragedi yang tentu memiliki kaitan dengan persoalan keamanan para penonton sepak bola.

baca juga

Lantas, siapakah Nugroho Setiawan yang disebutkan oleh warganet tersebut? Seperti apa profilnya? Simak informasi lengkapnya berikut ini.

Profil Nugroho Setiawan

Nugroho Setiawan merupakan National Security Officer, satu-satunya pria yang mengantongi lisensi dari FIFA dan AFC.

Diketahui, Nugroho Setiawan pernah terlibat pengelolaan keamanan Piala Kemerdekaan 2008 yang memiliki harapan agar klub-klub di Indonesia mulai mengampanyekan ‘security awareness’ di setiap pertandingan yang diselenggarakan.

Mengutip dari laman resmi PSSI, Nugroho menjelaskan, selama berkarir di dunia keamanan sepak bola, momen yang paling membuat ia bahagia adalah pada saat melihat banyak keluarga, orang tua dan anak-anaknya, duduk di tribun stadion.

Diketahui, mulanya Nugroho tidak pernah terbesit akan berfokus dan menekuni karir di dunia pengelolaan keamanan sepak bola. 

Pria jebolan Sastra Rusia, Universitas Indonesia ini sebenarnya lebih menyukai bidang seni, terutama bidang seni gambar, dan memiliki cita-cita menjadi seorang seniman.

Namun, Nugroho tidak menyesal dengan langkah yang diambilnya meskipun harus menggugurkan cita-citanya tersebut.

Hobinya dalam bidang seni justru memiliki kaitan dan berguna dalam pekerjaannya sebagai pihak yang ada di dunia keamanan sepak bola, salah satunya dalam hal membuat ‘grand design’ perencanaan keamanan.

Nugroho Setiawan pertama kali debut di dunia keamanan sepak bola pada saat dirinya dipercaya menjadi seorang ‘security officer’ Pelita Jaya di tahun 2008.

Setelah bergabung selama satu tahun di Pelita Jaya, Nugroho Setiawan kemudian bergabung dengan pengelola kompetisi liga sebagai seorang konsultan.

Pada saat itu, Nugroho kerap dilibatkan dalam pertandingan seremonial dan pertandingan yang memiliki status ‘high risk’.

Selain bekerja di dunia sepak bola, Nugroho juga diketahui merupakan seorang konsultan ahli di bidang manajemen pengamanan di beberapa perusahaan seperti PLN, Sucofindo, dan perusahaan-perusahaan penyedia jasa keamanan lainnya.

Tidak hanya itu, ia juga merupakan seorang pengajar sertifikasi untuk manajer keamanan.

Masih dalam sumber yang sama, laman resmi PSSI, Nugroho menyebut bahwa di Indonesia sendiri sepak bola belum bisa menjadi sarana rekreasi dan hiburan untuk keluarga. Penyebab dari semua itu adalah aspek keamanan dalam pertandingan di Tanah Air yang masih jauh dari kata standar atau yang seharusnya.

Menurut Nugroho, kegiatan menonton pertandingan di stadion masih dianggap sebagai salah satu hal yang memiliki risiko bagi publik.

Kontributor : Syifa Khoerunnisa

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

FIFA Kibarkan Bendera Setengah Tiang, Warganet Minta Sepakbola Indonesia Dihukum Berat

FIFA Kibarkan Bendera Setengah Tiang, Warganet Minta Sepakbola Indonesia Dihukum Berat

Jogja | Senin, 03 Oktober 2022 | 08:22 WIB

Luis Milla dan 3 Pemain Persib Berikan tanggapan Terkait Tragedi Kanjuruhan, 5 Sanksi FIFA Menanti

Luis Milla dan 3 Pemain Persib Berikan tanggapan Terkait Tragedi Kanjuruhan, 5 Sanksi FIFA Menanti

Cianjur | Senin, 03 Oktober 2022 | 07:33 WIB

Diduga Jadi Pemicu Jatuhnya Korban Jiwa, Kapolri Bakal Dalami Penggunaan Gas Air Mata di Kanjuruhan

Diduga Jadi Pemicu Jatuhnya Korban Jiwa, Kapolri Bakal Dalami Penggunaan Gas Air Mata di Kanjuruhan

Bogor | Senin, 03 Oktober 2022 | 06:52 WIB

Ini 4 Sanksi FIFA yang Mengancam Indonesia, Pasca Tragedi Kanjuruhan

Ini 4 Sanksi FIFA yang Mengancam Indonesia, Pasca Tragedi Kanjuruhan

Soreang | Senin, 03 Oktober 2022 | 06:50 WIB

Bertentangan Dengan Aturan FIFA, Fakta Tentang Gas Air Mata di Stadion Kanjuruhan

Bertentangan Dengan Aturan FIFA, Fakta Tentang Gas Air Mata di Stadion Kanjuruhan

Tantrum | Senin, 03 Oktober 2022 | 05:50 WIB

Berikut 7 Ancaman Sanksi Indonesia dari FIFA Pasca Tragedi Kanjuruhan

Berikut 7 Ancaman Sanksi Indonesia dari FIFA Pasca Tragedi Kanjuruhan

Serang | Senin, 03 Oktober 2022 | 01:02 WIB

Tragedi Kanjuruhan Jadi Perhatian Artis Korea Selatan, Presiden FIFA Nyatakan Hari yang Gelap di Ranah Sepak Bola

Tragedi Kanjuruhan Jadi Perhatian Artis Korea Selatan, Presiden FIFA Nyatakan Hari yang Gelap di Ranah Sepak Bola

Tantrum | Minggu, 02 Oktober 2022 | 23:08 WIB

Terkini

Kenapa Jadi Pepes di KRL Lebih Baik bagi Lingkungan

Kenapa Jadi Pepes di KRL Lebih Baik bagi Lingkungan

Your Say | Rabu, 22 Juli 2026 | 07:24 WIB

Teka-teki Meninggalnya Dokter Koas UI di Kamar Kos Metro

Teka-teki Meninggalnya Dokter Koas UI di Kamar Kos Metro

Lampung | Rabu, 22 Juli 2026 | 07:22 WIB

IHSG Lepas Landas! Asing Borong Saham Rp360 Miliar, Target Menuju Level 6.850?

IHSG Lepas Landas! Asing Borong Saham Rp360 Miliar, Target Menuju Level 6.850?

Bisnis | Rabu, 22 Juli 2026 | 07:21 WIB

Produksi XO, Kitty Season 4 Belum Dapat Lampu Hijau, Berakhir Lewat Film?

Produksi XO, Kitty Season 4 Belum Dapat Lampu Hijau, Berakhir Lewat Film?

Your Say | Rabu, 22 Juli 2026 | 07:20 WIB

Hapus Kutukan Blank Spot: Mandat 5G dan Internet Cepat di Tangan Pemenang Seleksi Frekuensi Komdigi

Hapus Kutukan Blank Spot: Mandat 5G dan Internet Cepat di Tangan Pemenang Seleksi Frekuensi Komdigi

Tekno | Rabu, 22 Juli 2026 | 07:15 WIB

Mikroplastik Ancam Masa Depan Rumput Laut Indonesia

Mikroplastik Ancam Masa Depan Rumput Laut Indonesia

Sulsel | Rabu, 22 Juli 2026 | 07:06 WIB

Mengungkap Pesan Moral Kidung Natal: Perjalanan dari Kikir Menjadi Dermawan

Mengungkap Pesan Moral Kidung Natal: Perjalanan dari Kikir Menjadi Dermawan

Your Say | Rabu, 22 Juli 2026 | 07:05 WIB

Kejar Status Eksportir Terbesar Dunia, Pemerintah Bakal Ubah 40.000 Desa Jadi Sentra Perikanan Darat

Kejar Status Eksportir Terbesar Dunia, Pemerintah Bakal Ubah 40.000 Desa Jadi Sentra Perikanan Darat

Bisnis | Rabu, 22 Juli 2026 | 07:00 WIB

4 Shio yang Menarik Keberuntungan dan Kemakmuran Hari Ini 22 Juli 2026

4 Shio yang Menarik Keberuntungan dan Kemakmuran Hari Ini 22 Juli 2026

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 07:00 WIB

Teman Berbulu di Transportasi Umum, Kebahagiaan Kecil di Setiap Perjalanan

Teman Berbulu di Transportasi Umum, Kebahagiaan Kecil di Setiap Perjalanan

Your Say | Rabu, 22 Juli 2026 | 07:00 WIB

×