Satu Bonek Jadi Korban Meninggal Dunia Tragedi Kanjuruhan, Datang ke Stadion Tanpa Atribut

Arief Apriadi

Sabtu, 08 Oktober 2022 | 14:47 WIB
Satu Bonek Jadi Korban Meninggal Dunia Tragedi Kanjuruhan, Datang ke Stadion Tanpa Atribut
Ilustrasi tragedi Kanjuruhan (Unsplash)

Suara.com - Satu suporter Persebaya Surabaya alias bonek dikonfirmasi turut menjadi korban meninggal dunia dalam tragedi Kanjuruhan yang terjadi pada Sabtu (1/10/2022) lalu.

Hal itu sampaikan salah satu kelompok suporter Persebaya melalui akun Instagram @official_bonektulungagung pada Jumat (7/10/2022).

Mereka mengonfirmasi bahwa satu bonek dengan nama Faiz Al Fikry meninggal dunia dalam insiden berdarah itu. Faiz disebut merupakan anggota Bonek Ngunut Bersatu (BNB).

"Dengan ini kami keluarga besar Bonek Se-Tulungagung menyampaikan kabar duka, sekaligus mengkonfirmasi bahwa salah satu saudara kami dari komunitas Bonek Ngunut Bersatu (BNB) adalah salah satu korban atas Tragedi Kanjuruhan pada tanggal 1 Oktober 2022 silam," tulis @official_bonektulungagung.

"Innalillahiwainailahirojiun. Telah meninggal dunia teman, saudara sekaligus sahabat kami Faiz Al Fikry dari Bonek Ngunut Bersatu (BNB) yang menjadi salah satu korban terkena gas air mata tragedi Kanjuruhan."

"Mohon dimaafkan apabila almarhum pernah berbuat salah baik disengaja maupun tidak disengaja. Semoga amal ibadahnya diterima disisi Allah SWT. dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan juga kekuatan. Alfatihah."

Dalam pertandingan Arema FC vs Persebaya Surabaya di BRI Liga 1 2022-2023 pada 1 Oktober lalu, suporter tim tamu sejatinya dilarang untuk datang ke Stadion Kanjuruhan.

Namun, akun @official_bonektulungagung menjelaskan bahwa Faiz Al Fikry datang ke Stadion Kanjuruhan tanpa atribut Persebaya Surabaya.

Dia disebut datang ke Malang bersama tujuh orang teman. Namun, mereka bukan fans Persebaya melainkan fans Arema alias Aremania.

baca juga

"Dari awal sebelum pertandingan, korban berencana berangkat dengan temannya yang sesama bonek. Namun, temannya berhalangan hadir dan akhirnya korban berangkat dengan temannya yang Aremania sebanyak tujuh orang," tulis @official_bonektulungagung.

Akun @official_bonektulungagung menjelaskan bahwa Faiz dan teman-temannya sudah berusaha untuk keluar dari stadion setelah kerusuhan pecah dan polisi menembakkan gas air mata.

Namun, korban disebut terpisah dengan teman-temannya yang berhasil keluar stadion. Jasad Faiz akhirnya ditemukan teman-temannya di Rumah Sakit Wava Husada pada Minggu (2/10/2022) dini hari.

Tragedi Kanjuruhan setidaknya menewaskan 131 orang dengan ratusan lainnya luka-luka. Melansir AFP, dari jumlah tersebut, 32 korban tewas adalah anak-anak yang salah satunya merupakan balita berusia tiga tahun.

Insiden itu menjadi tragedi sepak bola paling kelam di Indonesia dan salah satu yang paling mematikan di dunia.

Pemerintah kini telah membentuk tim gabungan independen pencari fakta (TGIPF) dalam tragedi di Stadion Kanjuruhan. Kapolri Listyo Sigit juga telah mencopot jabatan Kapolres Malang, AKBP Ferli Hidayat.

Sementara itu, Presiden Joko Widodo telah memerintahkan kompetisi sepak bola profesional Indonesia dihentikan hingga evaluasi dan prosedur pengamanan ditingkatkan.

Kepolisian telah menetapkan 6 tersangka dalam tragedi Kanjuruhan ini. Penetapan tersangka itu disampaikan langsung oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Mereka antara lain Direktur Utama PT LIB Ahmad Hadian Lukita, Ketua Panitia Pelaksana pertandingan Abdul Haris, Security Officer Suko Sutrisno, Kabag Ops Polres Malang Kompol Wahyu Setyo Pranoto, Komandan Kompi Brimob Polda Jawa Timur AKP Hasdarman dan Kasat Samapta Polres Malang AKP Bambang Sidik Achmadi.

Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan pecah setelah Arema FC kalah 2-3 dari Persebaya Surabaya dalam laga pekan ke-11 BRI Liga 1 2022-023.

Beberapa suporter yang tidak terima dengan kekalahan perdana Arema FC dari Persebaya di Malang dalam 23 tahun terakhir pun menerobos masuk ke lapangan.

Kerusuhan pada akhirnya tidak terhindarkan meski dalam laga ini, suporter Persebaya yakni Bonek tidak hadir ke stadion dengan alasan keamanan.

Polisi kemudian melepaskan gas air mata yang dalam beberapa tangkapan kamera dan rekaman video, diarahkan ke tribun penonton.

Masa yang panik pun berhamburan dan mencari jalan keluar stadion. Banyak korban berjatuhan pada momen tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Luis Milla Modifikasi Program Latihan Persib Imbas Penundaan Liga 1

Luis Milla Modifikasi Program Latihan Persib Imbas Penundaan Liga 1

Bola | Sabtu, 08 Oktober 2022 | 03:05 WIB

Menpora Usul Prioritaskan Audit Stadion Sepak Bola untuk Liga 1

Menpora Usul Prioritaskan Audit Stadion Sepak Bola untuk Liga 1

Bola | Jum'at, 07 Oktober 2022 | 18:32 WIB

Jeda Liga 1, Kiper Persib Bandung Siapakan Fisik untuk Laga Selanjutnya

Jeda Liga 1, Kiper Persib Bandung Siapakan Fisik untuk Laga Selanjutnya

Bandung | Kamis, 06 Oktober 2022 | 14:00 WIB

Demi Hadapi Liga 1 U-20, Skuad Maung Ngora Tambah Porsi Latihan

Demi Hadapi Liga 1 U-20, Skuad Maung Ngora Tambah Porsi Latihan

Bandung | Kamis, 06 Oktober 2022 | 13:30 WIB

Jeda Waktu Liga 1, Kapten Persib Bandung Alami Masalah Gangguan Pencernaan

Jeda Waktu Liga 1, Kapten Persib Bandung Alami Masalah Gangguan Pencernaan

Bandung | Kamis, 06 Oktober 2022 | 13:00 WIB

Liga 1 Dihentikan Sementara, Luis Milla Isi Akhir Pekan dengan Latihan Persib Bandung

Liga 1 Dihentikan Sementara, Luis Milla Isi Akhir Pekan dengan Latihan Persib Bandung

Jogja | Rabu, 05 Oktober 2022 | 20:19 WIB

Buntut Tragedi Kanjuruhan, TGIPF Sepakat Semua Kompetisi PSSI Liga 1-3 Dihentikan Sementara

Buntut Tragedi Kanjuruhan, TGIPF Sepakat Semua Kompetisi PSSI Liga 1-3 Dihentikan Sementara

Batam | Rabu, 05 Oktober 2022 | 19:12 WIB

Terkini

Donald Trump Ingin 3 Periode, Bakal Tabrak Konstitusi AS?

Donald Trump Ingin 3 Periode, Bakal Tabrak Konstitusi AS?

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:43 WIB

Tak Ditemukan Tanda Kekerasan, Penyebab Kematian Sutrimo Masih Misteri

Tak Ditemukan Tanda Kekerasan, Penyebab Kematian Sutrimo Masih Misteri

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:35 WIB

Bencana Karhutla Bukan Soal Tak Mampu, Masalahnya Ada di Komitmen

Bencana Karhutla Bukan Soal Tak Mampu, Masalahnya Ada di Komitmen

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:33 WIB

Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing

Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:28 WIB

Korban Tolak RJ, Sidang Kasus Pengeroyokan Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Berlanjut

Korban Tolak RJ, Sidang Kasus Pengeroyokan Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Berlanjut

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:26 WIB

Telok Abang Palembang Bukan Sekadar Tradisi Agustus, Kini Jadi Ikon Budaya Kota

Telok Abang Palembang Bukan Sekadar Tradisi Agustus, Kini Jadi Ikon Budaya Kota

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:26 WIB

Terungkap, Trik Warga Israel Bisa Lolos Masuk Bali Meski Tak Ada Hubungan Diplomatik

Terungkap, Trik Warga Israel Bisa Lolos Masuk Bali Meski Tak Ada Hubungan Diplomatik

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:21 WIB

Insanul Fahmi Terpuruk dan Jualan Sayur, Wardatina Mawa: Tapi Semua Sudah Terlambat

Insanul Fahmi Terpuruk dan Jualan Sayur, Wardatina Mawa: Tapi Semua Sudah Terlambat

Entertainment | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:20 WIB

Bus Koridor 13 Mogok di Ciledug, Penumpang Turun Jalan Kaki

Bus Koridor 13 Mogok di Ciledug, Penumpang Turun Jalan Kaki

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:10 WIB

Tiga Pria NTT Ditangkap Usai Bakar Burung Hantu Hidup-hidup, Alasannya Bikin Elus Dada

Tiga Pria NTT Ditangkap Usai Bakar Burung Hantu Hidup-hidup, Alasannya Bikin Elus Dada

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:05 WIB

×