Singkirkan Portugal, Warga Maroko Rayakan Keberhasilan Timnya Catat Sejarah di Piala Dunia

Reky Kalumata

Minggu, 11 Desember 2022 | 08:06 WIB
Singkirkan Portugal, Warga Maroko Rayakan Keberhasilan Timnya Catat Sejarah di Piala Dunia
Suporter Maroko merayakan kemenangan negara mereka atas pertandingan sepak bola Piala Dunia Qatar 2022 antara Maroko dan Portugal, di ibu kota Rabat, pada 10 Desember 2022. FADEL SENNA / AFP

Suara.com - Warga Maroko berkumpul di Casablanca dan sejumlah tempat lainnya pada Sabtu malam, merayakan keberhasilan tim nasional sepak bola mereka yang membuat sejarah di Piala Dunia.

Ada juga perayaan di dunia Arab dan di Eropa setelah Maroko mengalahkan Portugal 1-0 di Qatar untuk menjadi tim Afrika atau Arab pertama yang mencapai semifinal Piala Dunia.

"Tim yang luar biasa, stamina yang luar biasa, pencapaian yang luar biasa," kata Ilham El Idrissi, seorang wanita Casablanca berusia 34 tahun, kepada AFP.

Pemain Maroko Youssef En-Nesyri menjebol gawang Portugal dalam pertandingan perempat final Piala Dunia 2022 di Al Thumama Stadium, Sabtu (10/12/2022). [AFP]
Pemain Maroko Youssef En-Nesyri menjebol gawang Portugal dalam pertandingan perempat final Piala Dunia 2022 di Al Thumama Stadium, Sabtu (10/12/2022). [AFP]

Dia tidak sendirian memuji tim yang berjuluk Singa Atlas yang akan menghadapi juara bertahan Prancis untuk memperebutkan satu tempat di final Piala Dunia Qatar 2022.

"Saya pikir saya sedang bermimpi. Cubit saya! Sungguh kebanggaan yang besar. Saya berterima kasih kepada mereka dari lubuk hati saya," kata Mouad Khairat, 29, seorang eksekutif di sebuah call center.

"Tim Maroko telah berhasil melakukan hal yang mustahil. Kami menginginkan piala itu sekarang."

Perayaan kolektif begitu peluit akhir pertandingan menjadi kebiasaan di seluruh negara kerajaan itu.

Maroko memuncaki klasemen babak grup, mengalahkan Kanada dan Belgia dan kemudian menyingkirkan Spanyol melalui adu penalti di babak 16 besar sebelum mengalahkan Portugal.

"Tidak ada yang mustahil dalam sepak bola, itulah keajaiban olahraga ini", kata mantan pemain internasional Maroko Abderrazak Khairi kepada AFP.

Khairi mencetak dua gol dalam kemenangan mengejutkan 3-1 atas lawan yang sama, Portugal, di Piala Dunia 1986 di Meksiko, ketika Maroko menjadi negara Afrika pertama yang mencapai babak sistem gugur.

Tidak ada negara Afrika atau Arab yang berhasil melampaui perempat final. Kamerun pada 1990, Senegal pada 2002, dan Ghana pada 2010 nyaris mencapai empat besar turnamen paling bergengsi itu.

"Tim Maroko telah berhasil melakukan hal yang mustahil. Kami menginginkan piala sekarang," kata Ali Gyme, 24.

Di Casablanca, "kuil" sepak bola Maroko, orang-orang berkaos tim nasional dan bendera merah dengan bintang hijau, terlihat di mana-mana di jendela, kios, pasar.

Lukisan dinding raksasa yang memperlihatkan penyerang Chelsea Hakim Ziyech dan pelatih Walid Reragui, yang telah disamakan sebagai pahlawan nasional.

Reragui mengambil alih tim kurang dari tiga bulan sebelum kompetisi dimulai setelah Vahid Halilhodzic dipecat.

Di luar perbatasan kerajaan, keberhasilan tim Maroko juga disambut di benua Afrika dan dunia Arab.

Setelah kemenangan atas Spanyol, penyiaran Al Jazeera menyebut tentang "gelombang euforia" di seluruh dunia Arab.

"Sorakan terdengar dari Tunis, Beirut, Bagdad, Ramallah dan kota-kota lain saat orang-orang Arab berkumpul untuk bersukacita atas kemenangan tak terduga atas Spanyol - kontras dengan perbedaan politik yang telah lama memecah belah negara-negara Arab," kata situs TV Qatar.

Pada Sabtu, di Yerusalem Timur, Ramallah, dan Gaza, warga Palestina merayakannya dengan kembang api, sorakan, dan membunyikan klakson.

Di jalan-jalan Maroko, para penggemar sepak bola mengibarkan bendera Palestina di samping bendera mereka sendiri.

Di Aljazair, meski ada ketegangan dengan negara tetangga Maroko, situs sepak bola DZfoot memuji tim Singa Atlas.

"Heroik, sensasional. Selamat, selamat," katanya.

Di Paris, para penggemar Maroko berkumpul di Champs Elysees, tempat Prancis merayakan kemenangan Piala Dunia mereka, dan meledak dengan kegembiraan saat peluit akhir berbunyi.

"Ini merupakan kebanggaan besar bagi semua negara Arab, bagi seluruh Afrika," kata Maamar, 27 tahun, yang mengibarkan bendera Maroko tetapi mengaku aslinya adalah orang Aljazair.

"Apa pun yang terjadi, kami telah berada di empat tim terbaik di dunia."

Dounia, 23 tahun, warga keturunan Perancis-Maroko, mengatakan lolos ke semifinal adalah "hebat".

"Hari ini juga hari ulang tahunku, aku tidak bisa mendapatkan hadiah yang lebih baik."

Mengibar-kibarkan bendera Maroko, Aljazair, Suriah, dan Palestina serta bernyanyi dalam bahasa Arab, para penggemar sepak bola yang gembira berbaur dengan turis yang memadati jalan ikonis ibu kota Prancis itu pada malam musim dingin.

Para fans juga berkumpul di Brussel, di mana 18 orang ditangkap dalam suatu insiden setelah Maroko mengalahkan Kanada di fase grup. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

6 Fakta Menarik Usai Prancis Singkirkan Inggris di Perempat Final Piala Dunia 2022

6 Fakta Menarik Usai Prancis Singkirkan Inggris di Perempat Final Piala Dunia 2022

Bola | Minggu, 11 Desember 2022 | 06:58 WIB

Portugal Tersingkir, Fernando Santos Tak Menyesal Cadangkan Cristiano Ronaldo Lawan Maroko

Portugal Tersingkir, Fernando Santos Tak Menyesal Cadangkan Cristiano Ronaldo Lawan Maroko

Bola | Minggu, 11 Desember 2022 | 06:32 WIB

Cetak Sejarah, Berikut 5 Fakta Menarik Usai Maroko Singkirkan Portugal di Perempat Final Piala Dunia 2022

Cetak Sejarah, Berikut 5 Fakta Menarik Usai Maroko Singkirkan Portugal di Perempat Final Piala Dunia 2022

Bola | Minggu, 11 Desember 2022 | 05:43 WIB

Terkini

Manchester City Santai Hadapi Rumor Haaland ke Real Madrid

Manchester City Santai Hadapi Rumor Haaland ke Real Madrid

Bola | Kamis, 04 Juni 2026 | 11:27 WIB

Jan Oblak Buka Suara Soal Rumor Tinggalkan Atletico Madrid

Jan Oblak Buka Suara Soal Rumor Tinggalkan Atletico Madrid

Bola | Kamis, 04 Juni 2026 | 11:23 WIB

Nazar Unik Emiliano Martinez, Siap Pensiun Jika Argentina Juara Piala Dunia Back to Back

Nazar Unik Emiliano Martinez, Siap Pensiun Jika Argentina Juara Piala Dunia Back to Back

Bola | Kamis, 04 Juni 2026 | 11:20 WIB

Faktor Finansial, Juventus Pastikan Lepas Dusan Vlahovic dengan Status Bebas Transfer

Faktor Finansial, Juventus Pastikan Lepas Dusan Vlahovic dengan Status Bebas Transfer

Bola | Kamis, 04 Juni 2026 | 11:19 WIB

Florentino Perez Isyaratkan Jose Mourinho Kembali Tangani Real Madrid

Florentino Perez Isyaratkan Jose Mourinho Kembali Tangani Real Madrid

Bola | Kamis, 04 Juni 2026 | 11:14 WIB

Kata-kata Virgil van Dijk Usai Belanda Tumbang dari Aljazair Dalam Persiapan Piala Dunia 2026

Kata-kata Virgil van Dijk Usai Belanda Tumbang dari Aljazair Dalam Persiapan Piala Dunia 2026

Bola | Kamis, 04 Juni 2026 | 11:01 WIB

Persib Bandung Kirim Doa untuk Layvin Kurzawa

Persib Bandung Kirim Doa untuk Layvin Kurzawa

Bola | Kamis, 04 Juni 2026 | 10:48 WIB

Murka Ronald Koeman Usai Belanda Ditekuk Aljazair di Rotterdam

Murka Ronald Koeman Usai Belanda Ditekuk Aljazair di Rotterdam

Bola | Kamis, 04 Juni 2026 | 09:47 WIB

Viral! Jingkrak-jingkrak dan Tangis Pemain Klub Korut Saat Bertemu Kim Jong-un

Viral! Jingkrak-jingkrak dan Tangis Pemain Klub Korut Saat Bertemu Kim Jong-un

Bola | Kamis, 04 Juni 2026 | 09:01 WIB

Mau Jersey Legendaris Pele saat Final Piala Dunia 1958? Cukup Siapkan Uang Segini

Mau Jersey Legendaris Pele saat Final Piala Dunia 1958? Cukup Siapkan Uang Segini

Bola | Kamis, 04 Juni 2026 | 08:47 WIB