Performa Fenomenal Maroko, Tangan Dingin Walid Regragui dan Revolusi Permainan Wakil Afrika di Piala Dunia

Syaiful Rachman

Sabtu, 17 Desember 2022 | 07:15 WIB
Performa Fenomenal Maroko, Tangan Dingin Walid Regragui dan Revolusi Permainan Wakil Afrika di Piala Dunia
Pelatih Maroko Walid Regragui memeluk pemainnya usai semifinal Piala Dunia 2022 kontra Prancis di Al Bayt Stadium, 14 Desember 2022. Dalam laga tersebut Maroko kalah 2-0 dan gagal melaju ke final. [AFP]

Suara.com - Maroko besutan Walid Regragui menjadi tim paling fenomenal di Piala Dunia 2022. Datang ke Qatar dengan status underdog, tim berjuluk Singa Atlas ternyata mampu mencapai babak semifinal, yang merupakan sejarah baru bagi negara Afrika di ajang Piala Dunia.

Tiga tim yang menduduki 10 besar peringkat FIFA; Belgia, Spanyol dan Portugal, dilibas Maroko yang bermain efisien dan efektif di Piala Dunia 2022 di bawah komando Walid Regragui.

Namun, gaya bermain Maroko di Piala Dunia 2022 dikritik sejumlah pihak. Permainan defensif dinilai para pengkritik kurang menarik. Namun, Regragui tidak ambil pusing.

Winger Timnas Maroko, Hakim Ziyech (kiri) berebut bola dengan winger Timnas Kroasia, Ivan Perisic pada laga Piala Dunia 2022 di Stadion Al Bayt, Al Khor, Qatar, Rabu (23/11/2022) petang WIB. [FADEL SENNA / AFP]
Winger Timnas Maroko, Hakim Ziyech (kiri) berebut bola dengan winger Timnas Kroasia, Ivan Perisic pada laga Piala Dunia 2022 di Stadion Al Bayt, Al Khor, Qatar, Rabu (23/11/2022) petang WIB. [FADEL SENNA / AFP]

Sebagaimana diketahui, negara-negara Afrika memiliki sejarah manajerial buruk yang berdampak pada kinerja tim nasional mereka di Piala Dunia. Sebut saja Nigeria atau Pantai Gading yang memecat pelatih yang sukses membimbing mereka ke Piala Dunia 2010, atau Togo yang menendang Stephen Keshi yang membantu mereka lolos ke Piala Dunia 2006.

Keputusan-keputusan tersebut ternyata berdampak buruk. Kinerja para pemain dan performa tim-tim tersebut merosot.

Maroko sebenarnya juga mengikuti jalan yang sama ketika mereka memecat pelatih Vahid Halidhodzic, tiga bulan sebelum dimulainya Piala Dunia 2022. Pemecatan tersebut terjadi lantaran perselisihan Halidhodzic dengan para pemain dan federasi yang menyebabkan bintang mereka Hakim Ziyech keluar dari tim.

Tidak memiliki banyak waktu, Federasi Sepak Bola Maroko pun memilih Walid Regragui  dengan harapan pendekatannya yang mengutamakan defensive play dapat membantu tim meraih kesuksesan.

Keputusan tersebut terbayar. Regragui tidak hanya membantu Maroko mencapai semifinal Piala Dunia, akan tetapi juga mengubah wajah sepak bola Afrika di pesta akbar sepak bola sejagat.

Selama bertahun-tahun, sepak bola Afrika lebih mengutamakan individualisme, dengan tim-tim yang terlalu mengandalkan pemain bintang seperti Samuel Eto'o (Kamerun), Didier Drogba (Pantai Gading), Michael Essien (Nigeria). Fokus pada satu individu, kekompakan tim pun kerap dikorbankan, dan lini lain dalam tim menjadi rentan.

baca juga

Regragui, yang punya pengalaman bermain di klub Eropa dan punya pengalaman melatih klub Afrika, memahami anomali tersebut. Ia pun melawan arus dan memilih tidak berpaku pada kehebatan individu demi terciptanya permainan yang efektif.

Gelandang Timnas Maroko, Sofyan Amrbat (kanan) melancarkan tekel pada penyerang Timnas Prancis, Kylian Mbappe dalam laga semifinal Piala Dunia 2022 di Qatar, Kamis (15/12/2022) dini hari WIB. [Antonin THUILLIER / AFP]
Gelandang Timnas Maroko, Sofyan Amrbat (kanan) melancarkan tekel pada penyerang Timnas Prancis, Kylian Mbappe dalam laga semifinal Piala Dunia 2022 di Qatar, Kamis (15/12/2022) dini hari WIB. [Antonin THUILLIER / AFP]

Membentuk dan menekankan kekuatan di lini belakang, Regragui menggunakan energi lini tengahnya yang tiada henti dan bakat para penyerangnya untuk menyerap tekanan lawan dan melancarkan serangan balik. Saat dibutuhkan, Maroko juga bisa bermain menyerang.

Untuk memainkan gaya sepak bola seperti itu, Regragui membuat para pemainnya bermain dengan intensitas tinggi dan secara teknis sangat cerdas untuk membaca permainan dan mengantisipasi langkah lawan selanjutnya.

Yang lebih hebatnya lagi, Regragui mengubah permainan Singa Atlas hanya dalam kurun waktu tiga bulan.

"Banyak orang Eropa mengkritik gaya permainan kami, tapi itu karena mereka tidak suka melihat tim Afrika bermain dengan cerdik," katanya pada konferensi pers.

“Mereka mengira tim-tim Afrika dulunya menyenangkan tetapi tersingkir. Tapi hari-hari itu sudah berakhir sekarang."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prediksi Kroasia vs Maroko: Jebolan Grup F yang Bertaruh Gengsi di Perebutan Juara Tiga Piala Dunia 2022

Prediksi Kroasia vs Maroko: Jebolan Grup F yang Bertaruh Gengsi di Perebutan Juara Tiga Piala Dunia 2022

Bola | Jum'at, 16 Desember 2022 | 19:05 WIB

Rekor Pertemuan Kroasia vs Maroko Jelang Perebutan Tempat Ketiga Piala Dunia 2022 Qatar

Rekor Pertemuan Kroasia vs Maroko Jelang Perebutan Tempat Ketiga Piala Dunia 2022 Qatar

Bola | Jum'at, 16 Desember 2022 | 13:15 WIB

Jadwal Perebutan Peringkat 3 Piala Dunia 2022: Kroasia vs Maroko Lengkap dengan Link Live Streaming

Jadwal Perebutan Peringkat 3 Piala Dunia 2022: Kroasia vs Maroko Lengkap dengan Link Live Streaming

Bola | Jum'at, 16 Desember 2022 | 10:30 WIB

4 Laga Perebutan Tempat Ketiga Piala Dunia Terbaik Sepanjang Masa, Salah Satunya Libatkan Kroasia

4 Laga Perebutan Tempat Ketiga Piala Dunia Terbaik Sepanjang Masa, Salah Satunya Libatkan Kroasia

Bola | Jum'at, 16 Desember 2022 | 07:15 WIB

Dongeng Indah Maroko Terhenti di Semifinal, Walid Regragui: Kami Sudah Kerahkan Segalanya

Dongeng Indah Maroko Terhenti di Semifinal, Walid Regragui: Kami Sudah Kerahkan Segalanya

Bola | Kamis, 15 Desember 2022 | 06:34 WIB

Walid Regragui: Semifinal Piala Dunia 2022 Tak Kurangi Cinta Saya Pada Prancis

Walid Regragui: Semifinal Piala Dunia 2022 Tak Kurangi Cinta Saya Pada Prancis

Bola | Rabu, 14 Desember 2022 | 16:56 WIB

Terkini

Scaloni Waspadai Pertahanan Tanjung Verde Jelang Duel Babak 32 Besar

Scaloni Waspadai Pertahanan Tanjung Verde Jelang Duel Babak 32 Besar

Bola | Jum'at, 03 Juli 2026 | 23:16 WIB

DFB Dekati Jurgen Klopp Usai Nagelsmann Tinggalkan Timnas Jerman

DFB Dekati Jurgen Klopp Usai Nagelsmann Tinggalkan Timnas Jerman

Bola | Jum'at, 03 Juli 2026 | 23:10 WIB

Timnas Indonesia Bidik Gelar AFF Pertama, Sumardji hingga Rayhan Hannan Kompak Tebar Optimisme

Timnas Indonesia Bidik Gelar AFF Pertama, Sumardji hingga Rayhan Hannan Kompak Tebar Optimisme

Bola | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:59 WIB

Bersinar di Persija, Fajar Fathurrahman Juga Sandang Gelar Sarjana dan Raih Penghargaan Kampus

Bersinar di Persija, Fajar Fathurrahman Juga Sandang Gelar Sarjana dan Raih Penghargaan Kampus

Bola | Jum'at, 03 Juli 2026 | 19:29 WIB

Sandy Walsh Bersiap Jalani Latihan Perdana Bersama Persib Bandung, Igor Tolic Pastikan Skuad Kumpul

Sandy Walsh Bersiap Jalani Latihan Perdana Bersama Persib Bandung, Igor Tolic Pastikan Skuad Kumpul

Bola | Jum'at, 03 Juli 2026 | 19:08 WIB

Tak Sepakat Piala AFF Disebut Ecek-ecek, PSSI: Kita Belum Juara

Tak Sepakat Piala AFF Disebut Ecek-ecek, PSSI: Kita Belum Juara

Bola | Jum'at, 03 Juli 2026 | 19:02 WIB

Jual Jersey untuk Berobat Anak, Kiper Paraguay Ingin Kalahkan Prancis Demi Pulangkan Baju Miliknya

Jual Jersey untuk Berobat Anak, Kiper Paraguay Ingin Kalahkan Prancis Demi Pulangkan Baju Miliknya

Bola | Jum'at, 03 Juli 2026 | 16:05 WIB

Rayhan Hannan Tak Takut Gempuran Pemain Keturunan, Siap Rebut Kepercayaan Shin Tae-yong di Persija

Rayhan Hannan Tak Takut Gempuran Pemain Keturunan, Siap Rebut Kepercayaan Shin Tae-yong di Persija

Bola | Jum'at, 03 Juli 2026 | 16:04 WIB

Pelatih Kroasia Semprot VAR Usai Disingkirkan Portugal di Piala Dunia 2026

Pelatih Kroasia Semprot VAR Usai Disingkirkan Portugal di Piala Dunia 2026

Bola | Jum'at, 03 Juli 2026 | 15:45 WIB

Pertemuan Rahasia dengan DFB, Julian Nagelsmann Siap Mundur dari Timnas Jerman

Pertemuan Rahasia dengan DFB, Julian Nagelsmann Siap Mundur dari Timnas Jerman

Bola | Jum'at, 03 Juli 2026 | 14:18 WIB

×