FIFA Langsung Alihkan Fokus ke Piala Dunia 2026, Turnamen Terakbar dengan 48 Tim

Rully Fauzi

Selasa, 20 Desember 2022 | 04:05 WIB
FIFA Langsung Alihkan Fokus ke Piala Dunia 2026, Turnamen Terakbar dengan 48 Tim
Trofi Piala Dunia. [Alexander NEMENOV / AFP]

Suara.com - Menyusul kesuksesan gelaran Piala Dunia 2022, Piala Dunia paling mahal dalam sejarah, FIFA kini bersiap untuk membuat turnamen yang lebih akbar lagi.

Masih dalam euforia final Piala Dunia 2022 yang rampung Senin (19/12/2022) dini hari WIB, perhatian asosiasi sepak bola dunia itu kini beralih ke besarnya angka turnamen edisi 2026.

Untuk pertama kalinya, pesta sepak bola empat tahunan itu akan berlangsung di tiga negara tuan rumah bersama - Amerika Serika (AS), Kanada dan Meksiko.

Turnamen tersebut akan mengalami ekspansi menjadi 48 tim peserta, dari format 32 tim yang telah diterapkan sejak 1998, serta dua kali lebih banyak dari jumlah tim yang pernah ambil bagian pada Piala Dunia terdahulu yang pernah digelar di AS ataupun di Meksiko.

Penambahan 16 tim itu menjadi ekspansi terbesar dalam evolusi Piala Dunia.

Berawal dari 13 tim saat kelahiran turnamen tersebut pada 1930, putaran final diikuti 16 tim mulai 1934 hingga 1978, sebelum meningkat menjadi 24 tim pada 1982.

Afrika dan Asia akan menjadi benua yang mendapat keuntungan paling besar dari ekspansi ke 48 tim tersebut.

Di bawah format baru, Afrika akan menerima sembilan slot kualifikasi untuk final (dibandingkan lima sebelumnya) sedangkan Asia akan mendapat delapan (dari sebelumnya 4,5 slot).

Oseania, yang biasanya harus melalui playoff agar lolos ke Piala Dunia, akan langsung mendapat tempat pada kualifikasi.

baca juga

Membuka Lebih Banyak Peluang

"Bagi kami warga Afrika, ini adalah anugerah," kata mantan warga negara Nigeria Sunday Oliseh seperti dikutip AFP.

"Saya selalu berpikiran (Afrika) seharusnya mengirim lebih banyak wakil, semakin banyak Anda bermain, semakin banyak peluang yang ada.

"Ini adalah benua dengan populasi lebih dari satu milyar manusia. Negara saya saja berpenduduk 200 juta orang.

"Bagi kami, melihat Piala Dunia yang lebih besar itu memukau."

Penambahan kontingen Afrika itu menjadi kabar baik bagi sejumlah tim-tim besar di wilayah. Mesir, Aljazair, dan Nigeria semuanya gagal ke Qatar setelah tersingkir pada kualifikasi.

Perwakilan Eropa juga akan semakin banyak, hingga 16 tim dari sebelumnya 13. Sedangkan Amerika Selatan naik dari 4,5 menjadi enam negara.

Dengan Kanada, Amerika Serikat dan Meksiko otomatis lolos sebagai tuan rumah, CONCACAF akan mendapat tambahan tiga slot, sehingga akan ada total enam tim dari wilayah itu.

Dua tempat tambahan lainnya akan ditentukan lewat playoff.

Dampak dari Ekspansi

FIFA pada awalnya mengindikasikan bahwa mereka lebih suka dengan format 16 grup dari tiga tim, dengan dua peringkat teratas masing-masing grup maju ke babak gugur 32 besar.

Namun, kesuksesan format grup dengan empat peserta di Qatar telah membuat FIFA berpikir ulang.

Presiden Gianni Infantino dalam sesi jumpa pers pada akhir pekan kemarin mengatakan FIFA berencana untuk meninjau ulang format grup dengan tiga peserta itu.

Skenario untuk 2026 kemungkinan adalah dengan 12 grup yang beranggotakan empat tim, yang mana dua tim peringkat teratas akan maju ke babak gugur bersama delapan peringkat tiga terbaik.

Format itu bisa menyuguhkan 104 pertandingan, jauh lebih banyak dari 64 yang berlangsung di Qatar. Sementara tim yang mencapai final akan harus menjalani delapan laga.

Jumlah arena untuk putaran final juga bisa berlipat ganda, dari delapan stadion di Qatar menjadi 16.

Sebelas arena akan berlokasi di AS, dengan tiga di Meksiko dan dua di Kanada.

Seluruh laga di AS akan bertempat di stadion yang digunakan tim NFL, sedangkan stadion seperti SoFi Stadium senilai 5 milyar dolar di Los Angeles dan MetLife Stadium milik New York Giants yang berkapasitas 82.000 bangku di East Rutherford akan menjadi tuan rumah final.

Sebagian besar pertandingan, termasuk seluruh laga babak gugur dan seterusnya, akan digelar di Amerika Serikat.

Terlepas dari tersebarnya turnamen secara geografis itu, FIFA sedang mempelajari penempatan tim dalam klaster regional untuk menekan jumlah perjalanan yang harus ditempuh.

"Ketika Anda berhadapan dengan wilayah yang sangat besar seperti Amerika Utara, maka perlu memperhatikan pafa fan dan memastikan bahwa tim-tim bermain di dalam klaster, sehingga para penggemar dan tim tidak perlu bepergian dengan jarak yang sangat jauh," kata Infantino awal tahun ini.

Infantino mengatakan FIFA memprediksi peningkatan pendapatan yang sangat besar dengan melakukan ekspansi Piala Dunia.

Penghasilan siklus empat tahun menuju 2026 diproyeksikan meningkat 11 miliar dolar, atau naik 7,5 miliar dolar dari siklus yang berakhir pada 2022.

"Kami optimistis dengan kekuatan sepak bola," kata Infantino. "Kami yakin dampak dari pertandingan ini akan masif.

"Sudah masif di sini dan akan luar biasa di Amerika Utara."

[Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Catat! Ini Jadwal Pertandingan Terbaru Timnas Indonesia Usai Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Catat! Ini Jadwal Pertandingan Terbaru Timnas Indonesia Usai Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Bola | Kamis, 08 Oktober 2026 | 17:40 WIB

Singapura Lawan Brasil Jelang Piala Asia 2027, Timnas Indonesia Cuma Hadapi Yordania

Singapura Lawan Brasil Jelang Piala Asia 2027, Timnas Indonesia Cuma Hadapi Yordania

Bola | Kamis, 08 Oktober 2026 | 16:14 WIB

Profil Ramon Vega Penantang Infantino di Pilpres FIFA 2027: Klaim Didukung Federasi Asia, PSSI?

Profil Ramon Vega Penantang Infantino di Pilpres FIFA 2027: Klaim Didukung Federasi Asia, PSSI?

Bola | Kamis, 08 Oktober 2026 | 15:50 WIB

FIFA ASEAN Cup Bakal Dihapus Jika Eks Bek Tottenham Ini Kalahkan Infantino di Pilpres FIFA 2027

FIFA ASEAN Cup Bakal Dihapus Jika Eks Bek Tottenham Ini Kalahkan Infantino di Pilpres FIFA 2027

Bola | Kamis, 08 Oktober 2026 | 15:27 WIB

Vietnam Gagal Total di FIFA ASEAN Cup 2026, Kim Sang-sik Pasang Badan

Vietnam Gagal Total di FIFA ASEAN Cup 2026, Kim Sang-sik Pasang Badan

Bola | Kamis, 08 Oktober 2026 | 12:48 WIB

Timnas Indonesia Jadi Juara, Media Inggris Soroti Kepentingan Gianni Infantino di FIFA ASEAN Cup

Timnas Indonesia Jadi Juara, Media Inggris Soroti Kepentingan Gianni Infantino di FIFA ASEAN Cup

Bola | Kamis, 08 Oktober 2026 | 12:37 WIB

Media Inggris: FIFA ASEAN Cup Akal-akalan Infantino Pertahankan Posisi, Prabowo Kena Prank

Media Inggris: FIFA ASEAN Cup Akal-akalan Infantino Pertahankan Posisi, Prabowo Kena Prank

Bola | Kamis, 08 Oktober 2026 | 12:30 WIB

Minim Menit Bermain di Timnas Indonesia, Shin Tae-yong Kesulitan Menilai 5 Pemain Persija

Minim Menit Bermain di Timnas Indonesia, Shin Tae-yong Kesulitan Menilai 5 Pemain Persija

Bola | Kamis, 08 Oktober 2026 | 10:51 WIB

Euforia Juara ASEAN Cup Selesai, Tantangan Berat Kualifikasi Piala Dunia Menanti Skuad Garuda

Euforia Juara ASEAN Cup Selesai, Tantangan Berat Kualifikasi Piala Dunia Menanti Skuad Garuda

Your Say | Kamis, 08 Oktober 2026 | 10:52 WIB

Mampukah Juara FIFA ASEAN Cup 2026 Kalahkan Jepang di Piala Asia 2027?

Mampukah Juara FIFA ASEAN Cup 2026 Kalahkan Jepang di Piala Asia 2027?

Bola | Kamis, 08 Oktober 2026 | 10:46 WIB

Terkini

MK Tak Berwenang Copot Gibran sebagai Wapres, Apakah Badai Politik Putra Jokowi Berakhir?

MK Tak Berwenang Copot Gibran sebagai Wapres, Apakah Badai Politik Putra Jokowi Berakhir?

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 20:52 WIB

Bukan Sekadar Alat Bantu, AI Kini Diandalkan Ilmuwan untuk Temukan Obat Penyakit Kompleks

Bukan Sekadar Alat Bantu, AI Kini Diandalkan Ilmuwan untuk Temukan Obat Penyakit Kompleks

Health | Kamis, 08 Oktober 2026 | 20:44 WIB

Getol Gugat Gibran Jadi Wapres, Denny Indrayana: Perjuangan ini Not For Sale

Getol Gugat Gibran Jadi Wapres, Denny Indrayana: Perjuangan ini Not For Sale

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 20:35 WIB

RUU Pemilu Digodok Tertutup, DPR: Jangan Sampai Masalah Belum Matang Sudah Jadi Polemik

RUU Pemilu Digodok Tertutup, DPR: Jangan Sampai Masalah Belum Matang Sudah Jadi Polemik

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 20:28 WIB

Helm, Cita-cita, dan Cerita Balap: 4 Momen Istimewa Pembalap Saat Kunjungi SD di Mandalika

Helm, Cita-cita, dan Cerita Balap: 4 Momen Istimewa Pembalap Saat Kunjungi SD di Mandalika

Lifestyle | Kamis, 08 Oktober 2026 | 20:27 WIB

BRI Perkuat Ekonomi Pedesaan Melalui Peran Strategis Agen BRILink

BRI Perkuat Ekonomi Pedesaan Melalui Peran Strategis Agen BRILink

Bri | Kamis, 08 Oktober 2026 | 20:25 WIB

Denny Indrayana: Keputusan Pemakzulan Wapres Gibran Kini di Tangan Parpol

Denny Indrayana: Keputusan Pemakzulan Wapres Gibran Kini di Tangan Parpol

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 20:16 WIB

Pengamat Ingatkan Bahaya Keadilan Berbasis Asumsi dalam Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

Pengamat Ingatkan Bahaya Keadilan Berbasis Asumsi dalam Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 20:10 WIB

Bawa Mesin EDC ke Pengajian, Cara Unik Erni Lipat Gandakan Pendapatan BRILink Agen

Bawa Mesin EDC ke Pengajian, Cara Unik Erni Lipat Gandakan Pendapatan BRILink Agen

Bri | Kamis, 08 Oktober 2026 | 20:06 WIB

Sembunyikan 93 Gram Sabu di Boks Motor, Pelarian DPO Narkoba di Serang Berakhir di Jeruji Besi

Sembunyikan 93 Gram Sabu di Boks Motor, Pelarian DPO Narkoba di Serang Berakhir di Jeruji Besi

Banten | Kamis, 08 Oktober 2026 | 20:01 WIB

×