Profil Aleksander Ceferin, Presiden UEFA yang Tolak Ronaldo dan Klub Arab Tampil di Liga Champions Eropa

Arief Apriadi

Jum'at, 01 September 2023 | 18:15 WIB
Profil Aleksander Ceferin, Presiden UEFA yang Tolak Ronaldo dan Klub Arab Tampil di Liga Champions Eropa
Presiden UEFA Aleksander Ceferin di markas besar UEFA di Nyon, Swiss. Fabrice COFFRINI / AFP

Suara.com - Berikut profil Aleksander Ceferin, Presiden UEFA yang belum lama ini menolak wacana klub-klub Arab Saudi tampil di kompetisi antarklub ter-elite di Eropa, yakni Liga Champions.

Situasi itu memastikan peluang Cristiano Ronaldo untuk kembali menginjakkan kaki di kompetisi elit Eropa tertutup.

Dalam beberapa waktu terakhir, muncul wacana bahwa otoritas Arab Saudi ingin meminta ke UEFA agar salah satu klubnya bisa berpartisipasi di ajang Liga Champions.

Dilansir dari Corriere dello Sport, otoritas Arab Saudi menginginkan salah satu juara liga-nya bisa mendapat ‘Wild Card’ untuk tampil di ajang itu.

Bahkan dilaporkan pihak Arab Saudi ingin agar UEFA mengubah format Liga Champions saat ini dan memungkinkan salah satu timnya bisa berpartisipasi.

Cristiano Ronaldo (kiri) melakukan selebrasi dengan Marcelo Brozovic (tengah) yang berhasil mencetak gol keempat timnya guna membawa Al Nassr menang dramatis 4-2 atas Shabab Al Ahli dalam laga play-off Liga Champions Asia 2023-2024, Rabu (23/8/2023) dini hari WIB. [Twitter/@AlNassrFC_EN]
Cristiano Ronaldo (kiri) melakukan selebrasi dengan Marcelo Brozovic (tengah) yang berhasil mencetak gol keempat timnya guna membawa Al Nassr menang dramatis 4-2 atas Shabab Al Ahli dalam laga play-off Liga Champions Asia 2023-2024, Rabu (23/8/2023) dini hari WIB. [Twitter/@AlNassrFC_EN]

Tak ayal wacana itu kemudian ditepis oleh Aleksander Ceferin selaku Presiden UEFA yang menegaskan bahwa Liga Champions hanya untuk klub Eropa saja.

“Sebuah media membicarakan hal ini bahkan tanpa bertanya kepada kami. Hanya klub-klub Eropa yang dapat berpartisipasi di Liga Champions, Liga Europa, dan Conference League,” tegas Ceferin dikutip dari Marca.

Bahkan, Ceferin menegaskan bahwa Liga Champions tak akan mengekspansi wilayah lain, termasuk penyelenggaraan finalnya yang selalu menarik atensi seluruh dunia.

“Hanya Federasi Eropa yang berhak mengajukan diri menjadi tuan rumah final, bahkan klub pun tidak memiliki hak itu,” lanjutnya.

baca juga

Penolakan yang diberikan itu membuat nama Aleksander Ceferin menjadi perbincangan. Berikut Bolatimes.com sajikan profil dari Presiden UEFA tersebut.

Pengacara Asal Slovenia

Aleksander Ceferin merupakan Presiden UEFA terpilih yang menjabat sejak tahun 2016. Ia sendiri tercatat sebagai Presiden ketujuh asosiasi sepak bola uni Eropa tersebut.

Pria yang lahir pada 13 Oktober 19567 ini awalnya adalah seorang pengacara di Slovenia yang bergelut di dunia atlet dan klub-klub olahraga.

Pada 2005 lalu, Ceferin baru terjun di dunia olahraga dengan menjadi Dewan Eksekutif di sebuah klub Futsal di Slovenia bernama FC Litija.

Di tahun yang sama, Ceferin menjadi Komite Eksekutif di klub amatir FC Ljubljana dan berlanjut menja anggota klub NK Olimpija Ljubljana pada 2006 hingga 2011.

Kiprahnya di klub itu membuat Ceferin kemudian terpilih sebagai Presiden Federasi Sepak Bola Slovenia atau NZS hingga tahun 2016.

Pada tahun 2016, atau setelah mangkat dari jabatannya di NZS, Ceferin kemudian terpilih sebagai Presiden UEFA menggantikan Michel Platini.

Pada pemilih Presiden baru di UEFA Congress di Athena pada 2016, Ceferin mampu mengumpulkan 42 suara, mengalahkan lawannya dari Belanda, yakni Michael van Praag yang hanya meraih 13 suara.

Sejak terpilih sebagai Presiden, Ceferin melakukan reformasi di UEFA dan memperkuat aturan Financial Fair Play (FFP) guna mengatasi ketimpangan di sepak bola.

Tindakan Ceferin itu kemudian berdampak baik pada keuntungan yang didapatkan klub-klub Eropa tepat setahun setelah dirinya menjabat sebagai Presiden UEFA.

Selain itu, Ceferin juga fokus terhadap pengembangan sepak bola dengan meningkatkan pendanaan untuk investasi di akar rumput (Grassroot).

Pada 2019, UEFA mengadakan pemilu untuk jabatan Presiden pada UEFA Congress di Roma. Siapa sangka, Ceferin kembali terpilih secara aklamasi.

Kiprah apiknya di masa jabatan pertama pun dilanjutkan di periode keduanya, yang kemudian membuat Ceferin kembali terpilih sebagai Presiden UEFA periode 2023-2027 pada UEFA Congress di Lisbon.

Selain punya keterikatan dengan sepak bola, Ceferin ternyata juga menggeluti dunia Motosport, di mana ia pernah melewati Gurun Sahara sebanyak lima kali dengan mobil dan motor.

Bahkan, Ceferin punya ketertarikan di dunia bela diri, di mana pria berusia 55 tahun itu memegang sabuk hitam pada olahraga Karate.

Kontributor: Felix Indra Jaya

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Liga Champions Akhirnya Tanpa Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo, AC Milan Usung Mimpi Juara Lagi

Liga Champions Akhirnya Tanpa Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo, AC Milan Usung Mimpi Juara Lagi

Bola | Jum'at, 01 September 2023 | 16:15 WIB

Prediksi Tim yang Lolos ke 16 Besar Liga Champions 2023/2024, Ada Klub yang Dibela Pemain Keturunan Indonesia

Prediksi Tim yang Lolos ke 16 Besar Liga Champions 2023/2024, Ada Klub yang Dibela Pemain Keturunan Indonesia

Bola | Jum'at, 01 September 2023 | 15:35 WIB

Pemain Keturunan Indonesia Bakal Debut di Liga Champions, Langsung Lawan Manchester United dan Bayern

Pemain Keturunan Indonesia Bakal Debut di Liga Champions, Langsung Lawan Manchester United dan Bayern

Bola | Jum'at, 01 September 2023 | 15:30 WIB

Terkini

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Jabar | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Lifestyle | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:24 WIB

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:18 WIB

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Sport | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:54 WIB

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:28 WIB

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

Riau | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:17 WIB

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:10 WIB

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:04 WIB

×