Sanksi Berat Menanti Barcelona karena Dakwaan Suap Wasit

Pebriansyah Ariefana

Jum'at, 29 September 2023 | 15:07 WIB
Sanksi Berat Menanti Barcelona karena Dakwaan Suap Wasit
logo Barcelona

Suara.com - Barcelona, salah satu klub sepakbola paling bergengsi di dunia, mendapati diri mereka terjebak dalam pusaran kontroversi yang melibatkan suap kepada mantan wakil presiden Komite Wasit, Jose Maria Enriquez Negreira.

Hakim Joaquin Aguirre baru-baru ini menjatuhkan dakwaan kepada Barcelona atas kasus Negreira ini, dan sekarang klub Blaugrana itu terancam hukuman berat yang bisa mengguncang fondasi mereka.

Kasus ini mengungkap tindak kriminal suap senilai 7,5 juta euro yang diduga dilakukan oleh Barcelona kepada Negreira selaku pejabat publik di Komite Wasit dalam rentang waktu dari tahun 2001 hingga 2018.

Enriquez dan putranya, Javier Enriquez Romero, juga dinyatakan bersalah dalam kasus ini. Selain itu, dua mantan petinggi Barcelona, Josep Maria Bartomeu dan Sandro Rosell, turut mendapat dakwaan serupa.

Para terdakwa individu ini menghadapi ancaman sanksi berupa denda sebesar 12-24 bulan penghasilan mereka atau kurungan penjara selama enam tahun. Namun, Barcelona sebagai satu klub juga tidak luput dari risiko hukuman yang serius.

Hakim memiliki kewenangan untuk memberikan hukuman peringatan dan denda kepada Barcelona jika terbukti bersalah dalam kasus ini. Sanksi yang lebih berat bahkan bisa mengancam eksistensi klub ini, mulai dari skorsing hingga pembubaran total.

Barcelona juga menghadapi risiko degradasi jika dijatuhi vonis bersalah di pengadilan. Javier Tebas, Bos LaLiga, telah menyampaikan bahwa sanksi semacam itu mungkin akan diterapkan, dengan keputusan akhir ada di tangan hakim yang menangani kasus Negreira.

Namun, Tebas menegaskan bahwa LaLiga tidak memiliki kewenangan untuk turun tangan dalam proses ini karena kasus ini berada di ranah hukum pidana.

"Kami tidak punya kewenangan karena kejadian-kejadian di tingkat administratif sudah ditentukan. Kalau kami bisa turun tangan, berkas disipliner akan dibuka dan diserahkan ke hakim," kata Tebas seperti yang dilansir dari Marca.

baca juga

Tidak hanya itu, UEFA juga memiliki kewenangan untuk mengambil tindakan jika Barcelona terbukti bersalah. Klub ini bisa dilarang tampil di kompetisi Eropa, yang merupakan hukuman serius yang dapat merusak reputasi dan ambisi mereka di tingkat internasional.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tuduhan Skandal Suap Barcelona ke Wasit, Xavi Angkat Bicara!

Tuduhan Skandal Suap Barcelona ke Wasit, Xavi Angkat Bicara!

Bola | Jum'at, 29 September 2023 | 13:54 WIB

Satgas Antimafia Bola Tetapkan 6 Tersangka Kasus Suap Pengaturan Skor Liga 2 Senilai Rp1 M

Satgas Antimafia Bola Tetapkan 6 Tersangka Kasus Suap Pengaturan Skor Liga 2 Senilai Rp1 M

Video | Kamis, 28 September 2023 | 12:05 WIB

Satgas Antimafia Bola Polri Tetapkan Enam Tersangka Kasus Suap Match Fixing Liga 2 Senilai Rp1 M

Satgas Antimafia Bola Polri Tetapkan Enam Tersangka Kasus Suap Match Fixing Liga 2 Senilai Rp1 M

News | Rabu, 27 September 2023 | 21:31 WIB

Terkini

Tips Mengelola Keuangan Secara Cerdas dengan Aplikasi Digital

Tips Mengelola Keuangan Secara Cerdas dengan Aplikasi Digital

Bisnis | Rabu, 07 Oktober 2026 | 23:27 WIB

Warna dan Motif Makin Berani, Gaya Fashion Kini Jadi Ruang Ekspresi Personal

Warna dan Motif Makin Berani, Gaya Fashion Kini Jadi Ruang Ekspresi Personal

Lifestyle | Rabu, 07 Oktober 2026 | 23:25 WIB

Mencetak Tak Lagi Cuma di Kertas, Tapi Juga Kemasan Estetik hingga Fashion Kustom

Mencetak Tak Lagi Cuma di Kertas, Tapi Juga Kemasan Estetik hingga Fashion Kustom

Lifestyle | Rabu, 07 Oktober 2026 | 22:51 WIB

Belanja di Frestive Lebih Hemat dengan Cashback Rp100 Ribu dari BRI

Belanja di Frestive Lebih Hemat dengan Cashback Rp100 Ribu dari BRI

Bri | Rabu, 07 Oktober 2026 | 22:19 WIB

6 Bulan PP Tunas, Menkomdigi Ungkap Jutaan Akun Anak Sudah Ditindak

6 Bulan PP Tunas, Menkomdigi Ungkap Jutaan Akun Anak Sudah Ditindak

Video | Rabu, 07 Oktober 2026 | 22:15 WIB

Semarak Oishi Matsuri 2026: Kuliner, Perencanaan Finansial, dan Privilese Spesial Barca BRI

Semarak Oishi Matsuri 2026: Kuliner, Perencanaan Finansial, dan Privilese Spesial Barca BRI

Bri | Rabu, 07 Oktober 2026 | 22:07 WIB

Kematian Sutrimo Disebut Bukan Tindak Pidana, Pengacara Febrie: Jangan Ada Spekulasi

Kematian Sutrimo Disebut Bukan Tindak Pidana, Pengacara Febrie: Jangan Ada Spekulasi

News | Rabu, 07 Oktober 2026 | 22:05 WIB

Cara Pre-Order iPhone 18 Series Ekstra Hemat Pakai BRImo

Cara Pre-Order iPhone 18 Series Ekstra Hemat Pakai BRImo

Bri | Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:58 WIB

Pilihan Skincare Lokal Makin Beragam di Tengah Tren Beauty

Pilihan Skincare Lokal Makin Beragam di Tengah Tren Beauty

Lifestyle | Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:48 WIB

Beauty Routine Makin Personal, 100 Skincare hingga Fragrance Jadi Pilihan Konsumen 2026

Beauty Routine Makin Personal, 100 Skincare hingga Fragrance Jadi Pilihan Konsumen 2026

Lifestyle | Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:36 WIB

×