BRI Liga 1: PSIS Semarang Akan Banding Usai Dihukum Main Tanpa Penonton Pasca Kericuhan Suporter di Stadion Jatidiri

Pebriansyah Ariefana

Kamis, 07 Desember 2023 | 14:34 WIB
BRI Liga 1: PSIS Semarang Akan Banding Usai Dihukum Main Tanpa Penonton Pasca Kericuhan Suporter di Stadion Jatidiri
Bos PSIS Semarang Yoyok Sukawi saat memeluk Gali Freitas. [Istimewa]

Suara.com - Komite Disiplin (Komdis) PSSI mengambil tindakan tegas terhadap PSIS Semarang menyusul insiden kericuhan suporter yang mengguncang Stadion Jatidiri, Semarang, pada Minggu (3/12/2023) dalam lanjutan BRI Liga 1.

Pertarungan antara PSIS Semarang dan PSS Sleman dipenuhi kekacauan ketika suporter tuan rumah di tribune utara berselisih dengan pendukung tamu di tribune barat.

Sebagai akibat dari kejadian tersebut, Komdis PSSI menjatuhkan hukuman berupa larangan menggelar pertandingan kandang dengan penonton bagi Mahesa Jenar hingga akhir musim BRI Liga 1 2023/2024. Selain itu, PSIS juga dihukum denda sebesar Rp25 juta.

Skuad PSS Sleman Saat Laga di Pekan ke-21 Menghadapi PSIS Semarang. (psssleman.id)
Skuad PSS Sleman Saat Laga di Pekan ke-21 Menghadapi PSIS Semarang. (psssleman.id)

Yoyok Sukawi, Chief Executive Officer (CEO) PSIS Semarang, menanggapi hukuman tersebut dengan menyatakan bahwa menurutnya, keputusan Komdis PSSI terlalu berat dan tidak mencerminkan keadilan bagi Mahesa Jenar.

"Sanksi ini berlaku sejak keputusan ini diterbitkan dan berlaku pada pertandingan terdekat sampai dengan kompetisi BRI Liga 1 tahun 2023/2024 berakhir," ujar Yoyok melalui keterangan resmi pada Kamis (7/12/2023).

Terkait dengan ketidakadilan yang dirasakan oleh PSIS, Yoyok Sukawi mengonfirmasi niatnya untuk menempuh mekanisme banding.

Mekanisme yudisial ini disediakan oleh Komdis PSSI dan akan dibahas oleh Komite Banding (Komding) PSSI.

"Kami akan mengajukan banding, karena dalam surat juga disebutkan bahwa kami dapat melakukan banding. Semoga masih ada titik cerah bagi kami untuk mendapatkan keadilan," ungkap Yoyok.

Laga lanjutan BRI Liga 1 2023/2024 di Stadion Jatidiri, Semarang, pada Minggu (3/12/2023), memang ditandai oleh ketegangan antara suporter kedua tim.

baca juga

Insiden saling lempar terjadi di tribune penonton ketika pertandingan memasuki masa injury time pada babak kedua.

Konflik dimulai ketika suporter di tribune utara, Snex, berbalas ejekan dengan Brigata Curva Sud (BCS), suporter tamu di tribune barat.

Kericuhan akhirnya meruncing, dengan ratusan pendukung tuan rumah bahkan turun ke lapangan.

Yoyok Sukawi menjadi salah satu korban serangan, mengalami luka robekan di kepalanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kejutan, Barito Putera Resmi Lepas Makan Konate

Kejutan, Barito Putera Resmi Lepas Makan Konate

Bola | Kamis, 07 Desember 2023 | 14:32 WIB

Baru Gabung Langsung Cedera, Radja Nainggolan Bisa Senasib Wonderkid Real Madrid

Baru Gabung Langsung Cedera, Radja Nainggolan Bisa Senasib Wonderkid Real Madrid

Bola | Kamis, 07 Desember 2023 | 14:19 WIB

BRI Liga 1: Kronologis Radja Nainggolan Cedera Saat Latihan Bhayangkara FC di Makassar Hingga Dipulangkan ke Jakarta

BRI Liga 1: Kronologis Radja Nainggolan Cedera Saat Latihan Bhayangkara FC di Makassar Hingga Dipulangkan ke Jakarta

Bola | Kamis, 07 Desember 2023 | 14:13 WIB

Terkini

Satu Mobil, Beda Titik Jemput: Grab Group Ride Diklaim Bisa Hemat 54,6 Persen

Satu Mobil, Beda Titik Jemput: Grab Group Ride Diklaim Bisa Hemat 54,6 Persen

Tekno | Senin, 05 Oktober 2026 | 08:43 WIB

BEM SI Demo di DPR! Polisi Siagakan 3.983 Personel dan Minta Warga Gunakan Jalur Alternatif

BEM SI Demo di DPR! Polisi Siagakan 3.983 Personel dan Minta Warga Gunakan Jalur Alternatif

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 08:40 WIB

Sopir Towing Ngantuk di Lajur Cepat, 5 Kendaraan Tabrakan Karambol di Tol Sumo

Sopir Towing Ngantuk di Lajur Cepat, 5 Kendaraan Tabrakan Karambol di Tol Sumo

Jatim | Senin, 05 Oktober 2026 | 08:34 WIB

Ulasan Buku Look! A Bear!: Tentang Persahabatan yang Melampaui Perbedaan

Ulasan Buku Look! A Bear!: Tentang Persahabatan yang Melampaui Perbedaan

Your Say | Senin, 05 Oktober 2026 | 08:30 WIB

Indriyanto Nugroho Ungkap 'Musuh Tersembunyi' Bisa Hancurkan Karier Pesepak Bola Muda Indonesia

Indriyanto Nugroho Ungkap 'Musuh Tersembunyi' Bisa Hancurkan Karier Pesepak Bola Muda Indonesia

Sulsel | Senin, 05 Oktober 2026 | 08:26 WIB

Geruduk DPR Siang Ini, BEM SI Bawa 4 Tuntutan: Realisasikan Pendidikan Gratis Sekarang!

Geruduk DPR Siang Ini, BEM SI Bawa 4 Tuntutan: Realisasikan Pendidikan Gratis Sekarang!

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 08:25 WIB

Ibu di Tanggamus Syok Pergoki Kakek 69 Tahun Cabuli Anaknya di Kamar, Terkuak Aksi Bejat Tahunan

Ibu di Tanggamus Syok Pergoki Kakek 69 Tahun Cabuli Anaknya di Kamar, Terkuak Aksi Bejat Tahunan

Lampung | Senin, 05 Oktober 2026 | 08:25 WIB

Jejak Daulah Islamiyah: 11 Terduga Teroris di Enam Provinsi Termasuk Riau Ditangkap

Jejak Daulah Islamiyah: 11 Terduga Teroris di Enam Provinsi Termasuk Riau Ditangkap

Riau | Senin, 05 Oktober 2026 | 08:08 WIB

Bupati Gowa Tunjukkan Video Kepala Kantor Pos Akui Salah Kirim Surat MA

Bupati Gowa Tunjukkan Video Kepala Kantor Pos Akui Salah Kirim Surat MA

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 08:03 WIB

Kilat Sehari Jadi: Mengapa Pergantian Kapolri Berlangsung Hanya dalam Hitungan Jam?

Kilat Sehari Jadi: Mengapa Pergantian Kapolri Berlangsung Hanya dalam Hitungan Jam?

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 08:01 WIB

×