Pemain hingga Pelatih Harus Tahu, LIB Ingatkan VAR Cuma Bisa Cek 4 Kejadian Ini

Arief Apriadi, Adie Prasetyo Nugraha

Sabtu, 17 Februari 2024 | 17:17 WIB
Pemain hingga Pelatih Harus Tahu, LIB Ingatkan VAR Cuma Bisa Cek 4 Kejadian Ini
Ilustrasi video assistant referee (VAR). [Andres Larrovere / AFP]

Suara.com - Direktur Operasional PT Liga Indonesia Baru (LIB) Asep Saputra beberkan kejadian apa saja yang boleh dicek menggunakan Video Assistant Referee (VAR). Perlu diingat, Pemain, pelatih, dan penonton tak bisa sembarangan menuntut wasit buat melihat VAR.

Asep menyebutkan empat kejadian yang bisa direview dari VAR. Di luar itu, sepak bola akan berjalan seperti biasanya sesuai keputusan wasit di lapangan.

"Karena kalau kita lihat dari VAR protokol itu hanya ada empat kejadian. Yang pertama kejadian gol atau tidak gol, lalu penalti atau tidak penalti, kemungkinan kartu merah langsung atau ada mistaken identity, kalau ada salah mengambil keputusan," kata Asep saat ditemui di Jeep Stations Indonesia, Megamendung, Kabupaten Bogor, Sabtu (17/2/2024).

Baca juga: Imbas Komentar Thomas Doll, Inilah Pemain-pemain Persija yang Mungkin Dicoret Shin Tae-yong

"Empat itu yang sebetulnya secara basic prinsip yang boleh dilakukan VAR checking," sambung Asep Saputra.

Lebih lanjut, Asep mengatakan pihaknya akan melakukan edukasi hal ini kepada seluruh stakeholder sepak bola. Sehingga, saat penerapannya nanti jangan sampai ada protes berlebihan dilakukan.

"Kita akan sudah mulai memasuki fase sebetulnya meningkatkan intensitas untuk sosialisasi ini. Bahwa VAR itu bukan semata-mata video," jelas Asep.

Pelatihan uji coba VAR untuk Liga 1 2023/2024 (Suara.com/Adie Prasetyo Nugraha).
Pelatihan uji coba VAR untuk Liga 1 2023/2024 (Suara.com/Adie Prasetyo Nugraha).

"Sejatinya ini adalah untuk memperkuat keputusan wasit, dan meng-clearkan kejadian saat itu. Jadi itu, jadi hanya empat itu," ia menambahkan.

PSSI dan LIB sejatinya menargetkan VAR bisa digunakan di Liga 1 pada Februari ini. Namun, harus mundur sampai Mei alias championship series karena Sumber Daya Manusia (SDM) seperti wasit belum mencukupi.

baca juga

Baca juga: 5 Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia yang Nganggur di Era Shin Tae-yong

sebetulnya. Tapi sekali lagi, untuk memastikan ini berjalan dengan baik tadi kita sudah putuskan hasil diskusi, rekomendasi yang memang secara konsiderannya memang kita atur dari A sampai Z, kita pikirkan sehingga championship series ini betul-betul officially kita akan pakai," tutupnya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cuma 3 Stadion Liga 1 yang Bisa Pakai VAR, Bagaimana Sisanya?

Cuma 3 Stadion Liga 1 yang Bisa Pakai VAR, Bagaimana Sisanya?

Bola | Kamis, 01 Januari 1970 | 07:00 WIB

Mengintip Persiapan VAR untuk Liga 1, Mirip Seperti Piala Dunia U-17 2023

Mengintip Persiapan VAR untuk Liga 1, Mirip Seperti Piala Dunia U-17 2023

Bola | Sabtu, 17 Februari 2024 | 15:33 WIB

Persiapan Persik Kediri Berlanjut, Macan Putih Mulai Latihan Taktik untuk Hadapi Persis Solo

Persiapan Persik Kediri Berlanjut, Macan Putih Mulai Latihan Taktik untuk Hadapi Persis Solo

Bola | Sabtu, 17 Februari 2024 | 14:15 WIB

Terkini

Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif

Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 00:04 WIB

Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor

Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:49 WIB

Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel

Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel

Banten | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:45 WIB

Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis

Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta

Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta

Entertainment | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD

Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan

Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan

Video | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama

Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:00 WIB

28 Tahun Berlalu, Luka Mei 1998 Kembali Disuarakan Lewat Lagu

28 Tahun Berlalu, Luka Mei 1998 Kembali Disuarakan Lewat Lagu

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung

Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 22:48 WIB

×