Pelatih Sabah FC Bandingkan Kualitas Pemain Keturunan Timnas Indonesia dan Malaysia, yang Satu Cuma Main di Liga Lokal

Galih Priatmojo

Minggu, 05 Mei 2024 | 21:17 WIB
Pelatih Sabah FC Bandingkan Kualitas Pemain Keturunan Timnas Indonesia dan Malaysia, yang Satu Cuma Main di Liga Lokal
Nathan Tjoe-A-On saat membela Timnas Indonesia di Piala Asia U-23 (pssi.org)

Suara.com - Pesatnya perkembangan Timnas Indonesia di kancah Asia tak dimungkiri lantaran adanya peran sejumlah pemain keturunan dan naturalisasi.

Diketahui, sejak ditukangi Shin Tae-yong, PSSI di bawah Erick Thohir getol menjaring sejumlah pemain keturunan berbakat.

Hingga kini terdapat 11 pemain keturunan yang telah dinaturalisasi mulai dari Jordi Amat, Sandy Walsh hingga Thom Haye dan Nathan Tjoe-A-On.

Kehadiran para pemain keturunan itupun berdampak positif bagi performa Timnas Indonesia di kompetisi Asia hingga berhasil mengerek peringkat tim dari ranking 174 kini berhasil meroket bahkan menyalip Malaysia di urutan 132 dunia.

Perkembangan Timnas Indonesia bersama para pemain keturunan yang begitu signifikan mendapat pujian dari mantan pelatih Timnas Malaysia Ong Kim Swee.

Pelatih yang pernah mempersembahkan medali emas untuk Malaysia di ajang Sea Games 2011 itu menyebut kebijakan federasi untuk mendatangkan pemain keturunan berdampak positif bagi Timnas Indonesia.

Ia menyebut pemain keturunan Timnas Indonesia beda kualitas dengan yang dimiliki Malaysia.

Pelatih Sabah FC itu membandingkan dari sudut kompetisi liga yang diikuti para pemain keturunan Timnas Indonesia dengan Malaysia yang jomplang.

"Kalau kita bandingkan dengan malaysia, pemain keturunan Timnas Indonesia itu bermain di Eropa di liga yang kompetitif, sebaliknya di negara Malaysia pemain keturunannya hanya bermain di liga lokal," ungkapnya seperti dikutip dari Channel Harimau Malaya, Minggu (5/5/2024).

baca juga

Ia pun menyarankan agar federasi sepak bola Malaysia mulai memikirkan untuk mencari pemain keturunan seperti yang dilakukan PSSI yakni menjaring mereka yang berkompetisi di luar negeri, terutama di Eropa yang memiliki kompetisi yang lebih baik dibanding di negaranya.

"Seharusnya dipikirkan pemain keturunan ini yang bermain di liga Eropa yang bermutu dan kompetitif," imbuhnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Puji Penampilan Timnas Indonesia di Gelaran Piala Asia U-23, Eks Pelatih Malaysia Sudah Ramal Sejak Tahun 2013 Silam

Puji Penampilan Timnas Indonesia di Gelaran Piala Asia U-23, Eks Pelatih Malaysia Sudah Ramal Sejak Tahun 2013 Silam

Bola | Minggu, 05 Mei 2024 | 20:52 WIB

Media Vietnam Ikut Heboh Soal 4 Pemain Timnas Indonesia U-23 Bisa Mentas di Liga Italia

Media Vietnam Ikut Heboh Soal 4 Pemain Timnas Indonesia U-23 Bisa Mentas di Liga Italia

Bola | Minggu, 05 Mei 2024 | 20:00 WIB

Diserang Warganet Indonesia, Marselino Ferdinan Justru Dapatkan Perhatian dari Pelatih

Diserang Warganet Indonesia, Marselino Ferdinan Justru Dapatkan Perhatian dari Pelatih

Your Say | Minggu, 05 Mei 2024 | 19:05 WIB

Terkini

RUU Pemilu Harus Perkuat Peran Perempuan!

RUU Pemilu Harus Perkuat Peran Perempuan!

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 18:06 WIB

Update Gempa NTT: 75 Meninggal, 907 Luka, Gempa Susulan 3.752 Kali

Update Gempa NTT: 75 Meninggal, 907 Luka, Gempa Susulan 3.752 Kali

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 18:03 WIB

Sangkar Emas dan Romansa Toxic: Membedah Era Revolusioner dalam Drama Blazing Elegance

Sangkar Emas dan Romansa Toxic: Membedah Era Revolusioner dalam Drama Blazing Elegance

Your Say | Kamis, 20 Agustus 2026 | 18:02 WIB

Membaca Yuk Gaul! Jadi Orang Keren Tanpa Kehilangan Arah

Membaca Yuk Gaul! Jadi Orang Keren Tanpa Kehilangan Arah

Your Say | Kamis, 20 Agustus 2026 | 18:00 WIB

Waspada 'Silent Killer', Begini Cara OMRON Pastikan Akurasi Cek Tensi Mandiri di Rumah

Waspada 'Silent Killer', Begini Cara OMRON Pastikan Akurasi Cek Tensi Mandiri di Rumah

Health | Kamis, 20 Agustus 2026 | 17:58 WIB

Saat Desain Harus Bisa Dirasakan: Filosofi di Balik Galaxy Z Fold8 dan Galaxy Watch

Saat Desain Harus Bisa Dirasakan: Filosofi di Balik Galaxy Z Fold8 dan Galaxy Watch

Tekno | Kamis, 20 Agustus 2026 | 17:55 WIB

4 Inspirasi OOTD Cha Woo Min dengan Gaya Casual Streetwear yang Kekinian!

4 Inspirasi OOTD Cha Woo Min dengan Gaya Casual Streetwear yang Kekinian!

Your Say | Kamis, 20 Agustus 2026 | 17:54 WIB

Jakarta Kirim Bantuan Rp5,8 Miliar untuk Korban Gempa NTT, Dikirim Lewat Udara dan Laut

Jakarta Kirim Bantuan Rp5,8 Miliar untuk Korban Gempa NTT, Dikirim Lewat Udara dan Laut

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 17:54 WIB

Gubernur Khofifah Dorong Penguatan Kerja Sama Jatim-Singapura di Bidang Investasi dan SDM

Gubernur Khofifah Dorong Penguatan Kerja Sama Jatim-Singapura di Bidang Investasi dan SDM

Jatim | Kamis, 20 Agustus 2026 | 17:53 WIB

Rudiansyah Jadi 'Superman' Lawan Karhutla, Mengapa Kebakaran Hutan dan Lahan Terus Berulang?

Rudiansyah Jadi 'Superman' Lawan Karhutla, Mengapa Kebakaran Hutan dan Lahan Terus Berulang?

Sumsel | Kamis, 20 Agustus 2026 | 17:51 WIB

×