Suara.com - Calvin Verdonk tiba-tiba menjadi sorotan di kalangan pencinta Timnas Indonesia.
Kini, dia resmi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI), selangkah lagi bergabung dengan Timnas Indonesia.
Proses naturalisasi fullback 27 tahun ini berlangsung cepat.
Pemain keturunan Belanda-Aceh itu terlihat dalam latihan Timnas Indonesia di Stadion Madya Jakarta pada Jumat (31/5).
![Bek sayap klub Eredivisie NEC Nijmegen, Calvin Verdonk (tengah) kemungkinan belum bisa tampil bersama Timnas Indonesia di laga kontra Irak dan Filipina pada awal Juni mendatang. [Dok. IG/@c.verdonk]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2024/05/31/41693-bek-sayap-klub-eredivisie-nec-nijmegen-calvin-verdonk.jpg)
Empat hari kemudian, pada Senin (4/6/2024), ia resmi mengantongi KTP Indonesia setelah mengucap sumpah di Kanwil Kemenkumham DKI Jakarta.
Kabar ini disambut gembira oleh penggemar Timnas Indonesia dan pelatih Shin Tae-yong, karena kehadiran Calvin Verdonk diharapkan membawa dampak positif bagi performa timnas.
Posisi Calvin Verdonk
Calvin Verdonk memiliki reputasi yang baik di Belanda. Di Eredivisie, kasta tertinggi sepak bola Belanda, ia bermain untuk NEC.

Musim lalu, jebolan Akademi Feyenoord ini tampil dalam 33 laga Eredivisie 2023/2024, mencetak dua gol dan dua assist.
Verdonk adalah pemain bertahan yang tidak hanya pandai menutup pergerakan penyerang lawan, tetapi juga lihai dalam melakukan intersepsi.
Saat melakukan serangan balik atau memanfaatkan bola mati, pemain yang pernah bermain untuk klub Portugal, Famalicão, ini sering ikut menyerang ke depan.
Dengan pengalaman panjang di Eropa, lini belakang Indonesia akan semakin tangguh.
Calvin Verdonk akan menjadi pasangan sempurna bagi Jordi Amat, Rizky Ridho, Asnawi Mangkualam, Justin Hubner, dan Nathan Tjoe-A-On yang melindungi gawang Ernando Ari.
Namun, Verdonk belum bisa bermain melawan Irak dalam Kualifikasi Piala Dunia 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada Kamis (6/6/2024).
Meski demikian, ia bisa tampil saat melawan Filipina lima hari kemudian di tempat yang sama.