Suara.com - Bek andalan Timnas Indonesia, Nathan Tjoe-A-On, belakangan ini menjadi idola baru bagi kaum hawa. Pemain berusia 22 tahun ini pun mengungkapkan sosok perempuan paling cantik di matanya.
Belakangan in, Nathan Tjoe-A-On menjadi sosok yang terus menarik perhatian di kalangan pecinta sepak bola di Indonesia, terutama bagi para fans perempuan. Sebab, parasnya yang tampan melengkapi penampilannya yang menawan.
Pemain kelahiran Belanda itu pertama kali mengukir debut bersama Timnas Indonesia pada medio Maret 2024. Ketika itu, skuad Merah Putih menghadapi Vietnam pada Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.
Sejak saat itu, nama Nathan mulai dikenal oleh pencinta sepak bola Indonesia. Dia mulai menjadi idola baru di kalangan fans perempuan, sama seperti Rafael Struick yang sudah lebih dahulu populer.
Belakangan ini, Nathan Tjoe-A-On pun mengungkapkan sosok perempuan yang paling cantik di matanya. Hal itu disampaikan pemain Swansea City ini saat menjalani sesi Question and Answer alias QnA.
Nathan menjadi salah satu pemain yang mendapatkan kesempatan diwawancarai PT Freeport Indonesia melalui kanal YouTube-nya. Sebagai informasi, perusahaan ini menjadi salah satu sponsor Timnas Indonesia.
Salah satu pertanyaan yang disampaikan ialah menyoal siapa sosok perempuan paling cantik di hidupnya. Secara tak terduga, Nathan menyebut bahwa ibunya masih jadi sosok perempuan paling cantik.
"Saya tidak tahu, ibu saya, saya pikir (dia wanita tercantik)," ujar Nathan Tjoe-A-On, seperti dilansir dari kanal Youtube Freeport Indonesia, Kamis (6/6/2024).
Dalam waktu dekat, kehadiran Nathan akan kembali dinantikan pendukungnya. Pasalnya, Nathan Tjoe-A-On diharapkan bisa menjadi senjata berbahaya saat menghadapi dua laga tersisa Grup F Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.
Dalam pertandingan krusial itu, Timnas Indonesia akan menjamu Irak dan Filipina. Dua pertandingan ini semuanya berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta.
Untuk laga yang pertama, Timnas Indonesia akan terlebih dahulu menghadapi Irak pada 6 Juni 2024. Baru setelah itu, Rizky Ridho dan kawan-kawan berjumpa Filipina pada 11 Juni 2024.
Kontributor: Muh Faiz Alfarizie