Bikin Haru! Warga Dunia Bersatu Bela Timnas Indonesia

Arief Apriadi

Jum'at, 11 Oktober 2024 | 18:15 WIB
Bikin Haru! Warga Dunia Bersatu Bela Timnas Indonesia
Skuad Timnas Indonesia saat hadapi Bahrain di kualifikasi Piala Dunia 2026 putaran ketiga. (pssi.org)

Suara.com - Bukan hanya netizen Indonesia yang geram dengan wasit Ahmed Al-Kaf. Warganet dari belahan dunia lain juga merasa kesal dan beramai-ramai memberikan dukungan terhadap Timnas Indonesia yang dianggap dicurangi wasit.

Banyak fans sepak bola di berbagai negara yang menyaksikan pertandingan Bahrain vs Timnas Indonesia dalam matchday ketiga Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, Kamis (10/10/2024).

Laga itu berakhir imbang 2-2, tetapi kepemimpinan wasit Ahmed Al Kaf disorot akibat membiarkan laga terus berjalan melebihi tambahan waktu yang ditentukan.

Timnas Indonesia masih unggul 2-1 saat waktu menunjukan menit 90+6, sesuai durasi tambahan yang diberikan wasit.

Namun, Al Kaf tidak meniup peluit tanda berakhirnya peretandingan. Dia membiarkan laga terus berjalan hingga Bahrain mencetak gol penyama kedudukan pada menit 90+9 melalui Ahmed Marhoon.

Gol Bahrain pun bikin publik Indonesia geram. Pasalnya, wasit dianggap lalai dalam menentukan kapan laga berakhir.

Dikecam Sana-sini

Wasit Oman Ahmed al-Kaf akan pimpin laga Bahrain vs Timnas Indonesia dalam matchday ketiga Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia pada Kamis (10/10/2024) pukul 23.00 WIB. [Dok. AFP]
Wasit Oman Ahmed al-Kaf akan pimpin laga Bahrain vs Timnas Indonesia dalam matchday ketiga Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia pada Kamis (10/10/2024) pukul 23.00 WIB. [Dok. AFP]

Sejak awal pertandingan, netizen sudah mengeluhkan kepemimpinan wasit Ahmed Al-Kaf, yang dinilai memberikan banyak pelanggaran ringan untuk Bahrain.

Puncak kontroversi terjadi di masa injury time babak kedua ketika ofisial keempat menetapkan waktu tambahan enam menit, tetapi Al-Kaf melanjutkan hingga menit ke-99.

baca juga

Meski wasit dapat memberikan waktu tambahan lebih, indikator seperti adanya pergantian pemain atau cedera yang dianggap memakan banyak waktu,harus terpenuhi.

Namun, selama enam menit injury time, tidak ada kejadian signifikan yang memerlukan perpanjangan waktu.

Netizen dari berbagai negara, termasuk pundit Malaysia, pemain Filipina, dan podcaster Irak, juga mengecam keputusan Al Kaf. Berikut cuitan mereka.

"Akhirnya, Ahmed Al Kaf berulah lagi. Indonesia benar-benar dirugikan dalam laga ini." Kata Aiman Roshizam dari Irak.

"Serius, wasit merugikan Indonesia. Sangat memalukan." Kata eks Filipina, Daisuke Sato.

"Kepada saudara-saudara di Indonesia, kami dari Irak memahami rasa sakit kalian. Perwasitan di sepak bola Asia sering kali meragukan. Tanyalah pada Aymen Hussein dan Rebin Sulaka." Ucap podcaster Irak Hassanane Balal.

Kontributor : Imadudin Robani Adam

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pelatih Bahrain usai Tahan Imbang Timnas Indonesia: Kami Berterima Kasih...

Pelatih Bahrain usai Tahan Imbang Timnas Indonesia: Kami Berterima Kasih...

Bola | Jum'at, 11 Oktober 2024 | 16:55 WIB

Pantas Starter! Statistik Malik Risaldi Kalahkan 3 Striker Anak Emas Shin Tae-yong

Pantas Starter! Statistik Malik Risaldi Kalahkan 3 Striker Anak Emas Shin Tae-yong

Bola | Jum'at, 11 Oktober 2024 | 16:41 WIB

Rekam Jejak PNS Arab Omar Al Ali yang Jadi Wasit Cina vs Timnas Indonesia

Rekam Jejak PNS Arab Omar Al Ali yang Jadi Wasit Cina vs Timnas Indonesia

Bola | Jum'at, 11 Oktober 2024 | 16:31 WIB

Terkini

Tak Bisa Dibantah! STY Masih Jadi Pelatih Terbaik bagi Timnas Indonesia

Tak Bisa Dibantah! STY Masih Jadi Pelatih Terbaik bagi Timnas Indonesia

Your Say | Senin, 10 Agustus 2026 | 18:10 WIB

Melon 'Berwajah' Pejuang di Sleman, Cara Petani Muda Rayakan Kemerdekaan

Melon 'Berwajah' Pejuang di Sleman, Cara Petani Muda Rayakan Kemerdekaan

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 18:01 WIB

Pemerintah Bidik Pajak Kontrakan: Ancaman Baru bagi Hunian Terjangkau

Pemerintah Bidik Pajak Kontrakan: Ancaman Baru bagi Hunian Terjangkau

Your Say | Senin, 10 Agustus 2026 | 18:00 WIB

Diduga Ada Siswi Tertabrak di Jurangmangu, KRL Palmerah-Rangkasbitung Alami Gangguan

Diduga Ada Siswi Tertabrak di Jurangmangu, KRL Palmerah-Rangkasbitung Alami Gangguan

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 17:59 WIB

Mensesneg Buka Suara soal Isu Reshuffle Kabinet Jelang 17 Agustus

Mensesneg Buka Suara soal Isu Reshuffle Kabinet Jelang 17 Agustus

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 17:58 WIB

Promo Khusus KPR Renovasi BRI dengan Suku Bunga Spesial

Promo Khusus KPR Renovasi BRI dengan Suku Bunga Spesial

Bisnis | Senin, 10 Agustus 2026 | 17:57 WIB

Stok Beras Bulog Capai 5,25 Juta Ton, Tersebar di Berbagai Gudang Indonesia

Stok Beras Bulog Capai 5,25 Juta Ton, Tersebar di Berbagai Gudang Indonesia

Bisnis | Senin, 10 Agustus 2026 | 17:57 WIB

Viral ASN PPPK Paruh Waktu DPUTR Bandung Barat Live TikTok, Singgung Fee Proyek

Viral ASN PPPK Paruh Waktu DPUTR Bandung Barat Live TikTok, Singgung Fee Proyek

Jabar | Senin, 10 Agustus 2026 | 17:56 WIB

Tak Perlu Transit, TransNusa Buka Penerbangan Langsung Jakarta-Bangkok 2 Kali Sehari

Tak Perlu Transit, TransNusa Buka Penerbangan Langsung Jakarta-Bangkok 2 Kali Sehari

Lifestyle | Senin, 10 Agustus 2026 | 17:55 WIB

WALHI: Sebutan "Bencana Alam" Tak Boleh Menutupi Kerusakan Ekologis

WALHI: Sebutan "Bencana Alam" Tak Boleh Menutupi Kerusakan Ekologis

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 17:55 WIB

×