Media Vietnam: Gelombang Pemain Naturalisasi Bikin Asnawi Mangkualam Semakin Dilupakan STY

Pebriansyah Ariefana

Rabu, 16 Oktober 2024 | 17:03 WIB
Media Vietnam: Gelombang Pemain Naturalisasi Bikin Asnawi Mangkualam Semakin Dilupakan STY
Asnawi Mangkualam saat berhadapan dengan Garnacho di laga FIFA match day bulan Juni 2023 (pssi.org)

Suara.com - Di awal Timnas Indonesia dengan pelatih Shin Tae-yong, Asnawi Mangkualam menjadi sosok paling diandalkan. Namun kini Asnawi Mangkualam semakin kehilangan peran sebagai kapten Timnas Indonesia karena gelombang penambahan pemain keturunan atau naruralisasi.

Hal itu diulas media Vietnam Soha. Menurut Soha, STY lebih suka memberikan ban kapten ke pemain naturalisasi seperti Jay Idzes.

"Namun dalam setahun terakhir, Asnawi perlahan kehilangan perannya di tim Indonesia. Alasan terpenting adalah gelombang pemain naturalisasi," kata Soha.

Asnawi menjadi salah pemain yang buruk saat Timnas Indonesia vs China. Nama Asnawi Mangkualam mendadak menjadi perbincangan hangat di jagat maya, khususnya di platform X.

Pemain belakang andalan Timnas Indonesia ini menjadi sorotan setelah penampilannya yang kurang mengesankan dalam laga melawan China.

Setelah absen dalam beberapa pertandingan sebelumnya, Asnawi akhirnya kembali dipercaya pelatih untuk mengisi posisi starter dan bahkan dipercayakan ban kapten.

Asnawi Mangkualam tegaskan ingin terus abroad. (Instagram/@asnawi_bhr)
Asnawi Mangkualam tegaskan ingin terus abroad. (Instagram/@asnawi_bhr)

Namun, ekspektasi tinggi yang disematkan kepadanya tak sebanding dengan performa yang ditunjukkan di lapangan.

Sepanjang pertandingan, Asnawi terlihat kesulitan mengontrol permainan. Aksi individu yang terlalu sering ia lakukan justru menghambat serangan tim.

Beberapa kali, ia terlihat memaksakan diri untuk melewati lawan meski ada opsi umpan yang lebih baik kepada rekan setim.

baca juga

Selain itu, lini belakang Timnas Indonesia juga tampak rapuh akibat kurang padunya kerjasama antara Asnawi dan bek tengah, Mees Hilgers.

Jarak yang terlalu jauh antara keduanya membuat lini pertahanan mudah ditembus oleh serangan balik cepat lawan.

Gol kedua China yang bersarang ke gawang Indonesia menjadi bukti nyata dari lemahnya koordinasi di lini belakang.

Kegagalan Asnawi dalam menutup pergerakan lawan memberikan ruang bagi pemain China untuk mencetak gol.

Kendati demikian, perjalanan Timnas Indonesia masih panjang. Masih ada beberapa laga sisa yang dapat dimanfaatkan untuk memperbaiki kesalahan dan meraih hasil yang lebih baik.

Semoga dengan evaluasi yang tepat, Timnas Indonesia dapat bangkit dan mencapai target untuk lolos ke babak berikutnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penampakan Cedera Mees Hilgers, Pantas Diganti Shin Tae-yong saat Lawan Cina

Penampakan Cedera Mees Hilgers, Pantas Diganti Shin Tae-yong saat Lawan Cina

Bola | Rabu, 16 Oktober 2024 | 16:51 WIB

Tak Patah Arang, Shin Tae-yong akan Siapkan Timnas Indonesia Lebih Matang

Tak Patah Arang, Shin Tae-yong akan Siapkan Timnas Indonesia Lebih Matang

Your Say | Rabu, 16 Oktober 2024 | 16:51 WIB

Ragnar Oratmangoen Kesal Timnas Indonesia Dikalahkan China: Saya Tidak Bangga...

Ragnar Oratmangoen Kesal Timnas Indonesia Dikalahkan China: Saya Tidak Bangga...

Bola | Rabu, 16 Oktober 2024 | 16:21 WIB

Terkini

Petani Rumput Laut Takalar Naik Kelas! Catat Usaha Lewat HP, Akses Modal Makin Gampang

Petani Rumput Laut Takalar Naik Kelas! Catat Usaha Lewat HP, Akses Modal Makin Gampang

Sulsel | Jum'at, 25 September 2026 | 05:41 WIB

Program 1 Polis 1 Mangrove Generali Tembus 20.000 Pohon

Program 1 Polis 1 Mangrove Generali Tembus 20.000 Pohon

Foto | Jum'at, 25 September 2026 | 05:00 WIB

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 23:37 WIB

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

Jabar | Kamis, 24 September 2026 | 23:31 WIB

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 23:11 WIB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:57 WIB

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 22:45 WIB

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

News | Kamis, 24 September 2026 | 22:08 WIB

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:01 WIB

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:59 WIB

×