'Dosa' Ragnar Oratmangoen Ganjel di Pikiran Pelatih Striker Timnas Indonesia: Kamu Tidak Bisa...

Pebriansyah Ariefana

Rabu, 04 Desember 2024 | 18:55 WIB
'Dosa' Ragnar Oratmangoen Ganjel di Pikiran Pelatih Striker Timnas Indonesia: Kamu Tidak Bisa...
Ragnar Oratmangoen gagal cetak gol. (Instagram/@timnasindonesia)

Suara.com - Pelatih striker atau lini serang timnas Indonesia, Yeom Ki-hun, memberikan perhatian khusus kepada Ragnar Oratmangoen usai kegagalannya mencetak gol saat melawan Jepang di Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.

Ragnar Oratmangoen sempat memiliki peluang emas ketika berhadapan langsung dengan kiper Jepang, Zion Suzuki.

Namun, momen itu berakhir tanpa gol, yang membuat Indonesia kehilangan kesempatan untuk unggul.

Kegagalan tersebut berdampak pada permainan Skuad Garuda, yang semakin kesulitan membangun serangan dan harus lebih bertahan menghadapi dominasi Jepang.

Pertandingan berakhir dengan skor 0-4, menjadi kekalahan kedua bagi Indonesia di fase ini.

Yeom Ki-hun menyoroti bahwa tekanan yang dirasakan pelatih striker semakin berat, terutama saat melawan tim-tim kuat.

Menurutnya, setiap peluang bisa menjadi penentu hasil pertandingan, dan kesalahan kecil dapat berujung pada hilangnya momentum.

Penyerang Timnas Indonesia, Ragnar Oratmangoen berduel dengan pemain Bahrain dalam matchday ketiga Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia di Stadion Nasional Bahrain, Kamis (10/10/2024) malam WIB. [Dok [PSSI]
Penyerang Timnas Indonesia, Ragnar Oratmangoen berduel dengan pemain Bahrain dalam matchday ketiga Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia di Stadion Nasional Bahrain, Kamis (10/10/2024) malam WIB. [Dok [PSSI]

"Saya merasakan tekanan yang cukup besar karena para penyerang tidak bisa mencetak gol dalam peluang yang sempurna," kata Yeom Ki-hun dalam kanal YouTube The Football Bohemian.

Salah satu evaluasi penting adalah situasi yang dihadapi Ragnar Oratmangoen saat berduel dengan kiper Jepang.

baca juga

"Saya harus lebih banyak berbicara dengan mereka dan juga Ragnar Oratmangoen, yang melewatkan peluang satu lawan satu."

Dalam kondisi seperti itu, pelatih menilai fokus tinggi dan strategi penempatan bola sangat krusial.

Ragnar Oratmangoen diharapkan dapat memanfaatkan celah dengan lebih efektif, seperti menggunakan gerakan tipuan atau menunggu kiper bergerak terlebih dahulu sebelum melepaskan tembakan.

Yeom juga menegaskan pentingnya membaca pergerakan kaki kiper dalam situasi sempit.

Dengan memahami sudut yang terbuka dan memanfaatkan waktu yang tepat, peluang mencetak gol bisa lebih besar.

Ia mengakui bahwa timnas membutuhkan waktu lebih banyak untuk melatih detail seperti ini, namun keterbatasan waktu menjadi tantangan besar.

Setelah kekalahan dari Jepang, Yeom menyatakan bahwa tekanan untuk meningkatkan performa lini serang semakin besar.

Sebagai pelatih, ia bertanggung jawab penuh untuk memperbaiki kinerja para pemain depan.

Ia berharap para pemain terus belajar dari setiap kesalahan dan meningkatkan kemampuan memanfaatkan peluang.

Selain itu, ia berkomitmen untuk membangun lini depan yang lebih solid dan tajam dalam menghadapi semua lawan di masa mendatang.

"Sejujurnya kami tidak memiliki banyak waktu untuk berlati," kata Yeom Ki-hun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Elkan Baggott: Senang Akhirnya Bisa Kembali Lagi...

Elkan Baggott: Senang Akhirnya Bisa Kembali Lagi...

Bola | Rabu, 04 Desember 2024 | 15:16 WIB

Agen Mees Hilgers: Belum Ada Kemajuan, Masih Terlalu Dini

Agen Mees Hilgers: Belum Ada Kemajuan, Masih Terlalu Dini

Bola | Rabu, 04 Desember 2024 | 06:59 WIB

Ragnar Oratmangoen: Saya Mau Keluar...

Ragnar Oratmangoen: Saya Mau Keluar...

Bola | Rabu, 04 Desember 2024 | 06:19 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Health | Senin, 21 September 2026 | 23:37 WIB

Dari Pesantren ke Layar Lebar, Syakir Daulay Ingin Santri Kuasai Dunia Film

Dari Pesantren ke Layar Lebar, Syakir Daulay Ingin Santri Kuasai Dunia Film

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 23:31 WIB

4 Kreasi Minuman Unik, Dipadukan Serai, Jahe hingga Cabai

4 Kreasi Minuman Unik, Dipadukan Serai, Jahe hingga Cabai

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 23:16 WIB

Erick Thohir Semangati Atlet Indonesia, Emas Asian Games Diganjar Rp3 Miliar

Erick Thohir Semangati Atlet Indonesia, Emas Asian Games Diganjar Rp3 Miliar

Video | Senin, 21 September 2026 | 23:10 WIB

vivo X500 Bikin Pangling, Modul Kamera Kini Lebih Kecil dan Bodi Bisa Berkilau

vivo X500 Bikin Pangling, Modul Kamera Kini Lebih Kecil dan Bodi Bisa Berkilau

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 23:02 WIB

FIS Unimed Jadi Tuan Rumah Rapat Tahunan HISPISI 2026 di Danau Toba

FIS Unimed Jadi Tuan Rumah Rapat Tahunan HISPISI 2026 di Danau Toba

Sumut | Senin, 21 September 2026 | 22:53 WIB

Kasus Video Asusila Viral di Bogor Terbongkar: 2 Tersangka Bikin 20 Konten, Positif HIV

Kasus Video Asusila Viral di Bogor Terbongkar: 2 Tersangka Bikin 20 Konten, Positif HIV

Bogor | Senin, 21 September 2026 | 22:52 WIB

Gandeng PPM Manajemen, AAJI Dirikan 'Pusat Keunggulan' Asuransi Jiwa

Gandeng PPM Manajemen, AAJI Dirikan 'Pusat Keunggulan' Asuransi Jiwa

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 22:45 WIB

Bukan Ultra Lagi, vivo X500 Pro Max Jadi Flagship Tertinggi dengan Kamera 200MP

Bukan Ultra Lagi, vivo X500 Pro Max Jadi Flagship Tertinggi dengan Kamera 200MP

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 22:44 WIB

Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Korban Tragedi 65: Sangat-Sangat Tidak Layak

Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Korban Tragedi 65: Sangat-Sangat Tidak Layak

News | Senin, 21 September 2026 | 22:42 WIB

×