PSSI soal Naturalisasi Mitchel Bakker: Kalau Mau Diproses, Sayang Juga

Pebriansyah Ariefana, Adie Prasetyo Nugraha

Kamis, 23 Januari 2025 | 18:51 WIB
PSSI soal Naturalisasi Mitchel Bakker: Kalau Mau Diproses, Sayang Juga
Mitchel Bakker (Instagram/@mittchelb)

Suara.com - Upaya naturalisasi fullback kiri LOSC Lille, Mitchel Bakker, harus menemui jalan buntu. Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Arya Sinulingga, mengungkapkan bahwa sang pemain tidak memenuhi persyaratan untuk menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) sesuai regulasi yang berlaku.

Berdasarkan informasi yang diperoleh PSSI, garis keturunan Indonesia Bakker berasal dari generasi ketiga.

Menurut aturan FIFA, proses naturalisasi hanya dapat dilakukan jika hubungan keluarga pemain dengan negara yang bersangkutan tidak melebihi generasi kedua, yaitu maksimal dari kakek atau nenek.

"Bakker tidak eligible dan berat untuk diambil. Itu informasi sepintas, meski kami belum detail. Tapi, kami kalau sudah dapat informasi, setelah itu baru kami ambil dokumen yang namanya dokumen pasti," kata Arya.

"Dokumen pengadilan baru bisa diproses lebih lanjut. Kalau sudah buyutnya, susah. Kalau mau diproses, sayang juga," pungkasnya.

Arya menyampaikan bahwa situasi ini membuat peluang Bakker untuk memperkuat Timnas Indonesia menjadi sangat kecil. 

Pihak PSSI telah melakukan kajian terhadap riwayat keturunan sang pemain dan menemukan bahwa garis keluarganya sudah terlalu jauh dari batas yang diperbolehkan.

Lebih lanjut, Arya menjelaskan bahwa aturan tersebut juga telah menjadi hambatan bagi negara lain dalam upaya naturalisasi pemain. 

Ia mencontohkan kasus Malaysia yang gagal merekrut pemain dengan garis keturunan serupa.

baca juga

Bakker dianggap sebagai pemain yang memiliki kualitas tinggi dan akan menjadi tambahan berharga bagi skuad Garuda. 

Namun, keterbatasan regulasi membuat proses naturalisasinya tidak memungkinkan untuk dilanjutkan.

Menurut Arya, proses naturalisasi memerlukan dokumen resmi seperti dokumen pengadilan untuk memastikan keabsahan keturunan pemain.

Dalam kasus Bakker, jika hubungan darahnya sudah berada pada generasi ketiga, maka proses tersebut tidak dapat diproses lebih lanjut.

Dengan situasi ini, PSSI menyatakan bahwa mereka akan lebih selektif dalam mempertimbangkan pemain keturunan yang ingin dinaturalisasi agar sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Figo Dennis dan Ferre Murari Tercoret dari Timnas Indonesia U-20

Figo Dennis dan Ferre Murari Tercoret dari Timnas Indonesia U-20

Bola | Kamis, 23 Januari 2025 | 18:48 WIB

Makna "Indonesia Pusaka" dalam Jersey Baru Timnas Indonesia

Makna "Indonesia Pusaka" dalam Jersey Baru Timnas Indonesia

Bola | Kamis, 23 Januari 2025 | 18:11 WIB

Marselino Ferdinan: Ada Tekanan

Marselino Ferdinan: Ada Tekanan

Bola | Kamis, 23 Januari 2025 | 17:32 WIB

Terkini

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Jawa Tengah | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:50 WIB

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:49 WIB

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:21 WIB

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:11 WIB

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:04 WIB

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

×