Tak Terima Diganjar Kartu Merah, Ciro Alves Semprot Wasit: PSSI Tolong

Galih Prasetyo, Adie Prasetyo Nugraha

Sabtu, 03 Mei 2025 | 17:45 WIB
Tak Terima Diganjar Kartu Merah, Ciro Alves Semprot Wasit: PSSI Tolong
Ciro Alves bicara peluang back to back juara Persib Bandung. (persib.co.id)

Suara.com - Pemain Persib Bandung Ciro Alves tidak terima diganjar kartu merah langsung oleh wasit saat pertandingan melawan Malut United, Jumat (2/5/2025). Pemain asal Brasil itu merasa tidak layak diusir wasit.

Ciro Alves terpaksa mandi lebih cepat pada menit ke-72 setelah wasit mengeluarkan kartu merah. Mantan pemain Persikabo 1927 itu dianggap melakukan pelanggaran serius terhadap pemain Malut United.

Melalui akun Instagram miliknya, Ciro Alves mengeluarkan unek-uneknya. Ia merasa apa yang dilakukannya tidak layak diberi kartu merah oleh wasit.

Ciro mengaku selama di Indonesia selalu menghormati lawan di setiap pertandingan. Ia tidak pernah menunjukkan perilaku emosional.

Pesepak bola Persib Bandung Ciro Alves (kanan) melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang Dewa United pada pertandingan BRI Liga 1 di Stadion Indomilk Arena, Tangerang, Banten, Minggu (26/11/2023). Dewa United kalah dari tamunya Persib Bandung dengan skor 1 - 5. (ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal/nym.)
Pesepak bola Persib Bandung Ciro Alves (kanan) melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang Dewa United pada pertandingan BRI Liga 1 di Stadion Indomilk Arena, Tangerang, Banten, Minggu (26/11/2023). Dewa United kalah dari tamunya Persib Bandung dengan skor 1 - 5. (ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal/nym.)

"Saya ingin mengatakan bahwa selama saya berada di Indonesia, saya selalu menghormati lawan, bukan sifat saya untuk diusir keluar lapangan," kata Ciro dilansir dari Instagram miliknya, Sabtu (3/5/2025).

"Ini adalah pertama kalinya hal ini terjadi secara tidak adil, saya sangat sedih dan kecewa, saya tidak pernah cedera dan saya selalu melakukan semua yang saya bisa untuk berada di lapangan."

"Kami mengalami musim yang sulit, dengan beberapa pemain yang cedera, dan saya selalu ada di sana, bahkan saat kesakitan, siap membantu."

Bagi Ciro hukuman kepada dirinya keluarkan kartu merah terlalu berat. Bahkan, ia mendapat pernyataan serupa ketika berbincang dengan pemain-pemain Malut United.

Ia tidak menyangka wasit mengusirnya dari lapangan. Semula ia mengira pengecekan VAR dilakukan untuk melihat potensi penalti.

baca juga

"Bahkan para pemain Malut mengatakan bahwa saya tidak pantas mendapatkannya, saya benar-benar tidak pantas mendapatkannya, ketika dia memanggil VAR, semua orang mengira itu adalah untuk melihatnya apakah itu penalti atau bukan pada Beckham."

"Ketika dia datang dengan kartu merah, saya terkejut, saya tidak mengerti, itu adalah salah satu perasaan terburuk yang pernah saya rasakan karena ketidakadilan," terangnya.

Kartu merah ini memang sangat merugikan untuk Ciro Alves mengingat Liga 1 hanya tinggal tiga pertandingan lagi. Sang pemain berpotensi absen sampai dengan akhir musim.

Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA), merujuk syarat perpindahan asosiasi, melarang Ciro Alves untuk membela Timnas Indonesia dalam waktu dekat. [Dok. IG Ciro Alves]
Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA), merujuk syarat perpindahan asosiasi, melarang Ciro Alves untuk membela Timnas Indonesia dalam waktu dekat. [Dok. IG Ciro Alves]

Itu artinya, laga melawan Malut United adalah pertandingan terakhirnya bersama Maung Bandung. Sebelumnya, Ciro Alves sudah mengumumkan berpisah dengan tim kesayangan Bobotoh tersebut.

Tentu akan semakin menyakitkan mengingat Persib selangkah lagi menjadi kampiun Liga 1 2024/2025. Tentu sedih perasaan sang pemain jika tidak bermain di atas lapangan.

Lebih lanjut, Ciro Alves berharap PSSI dan berbagai pihak terkait bisa evaluasi pertandingan ini. Sang pemain mengaku sama sekali tidak ada niat bermain kasar kepada pemain-pemain Malut United.

"Tolong, wasit, itu bukan niat saya, semua orang melihatnya. Sekarang saya keluar dari permainan yang akan sangat berarti bagi saya, ini adalah salah satu perasaan terburuk, ketidakadilan dan tidak melakukan apa pun untuk mengubahnya," jelasnya.

"Tolong, saya meminta dari lubuk hati saya agar federasi menyelidiki hal ini, saya akan selalu mendukung permainan yang adil," tutupnya.

Saat ini, Persib Bandung tetap bertengger di puncak klasemen sementara Liga 1 dengan perolehan 64 poin dari 31 pertandingan. Itu setelah hasil kekalahan dari Malut United di laga tadi malam.

Di belakang mereka, Dewa United yang sempat menjadi pesaing ketat telah kehilangan peluang usai hanya bermain imbang 1-1 melawan Barito Putera.

Tambahan satu poin itu membuat Dewa United mengoleksi 54 poin, dan dengan hanya tiga pertandingan tersisa, poin maksimal yang bisa mereka raih adalah 63—tidak cukup untuk menyalip Persib.

Malut United yang saat ini duduk di posisi ketiga dengan 53 poin, juga tak memiliki peluang juara. Jika mereka menang di tiga laga sisa, mereka hanya bisa menutup musim dengan 62 poin.

Satu-satunya tim yang masih memiliki peluang menyalip Persib adalah Persebaya Surabaya. Saat ini Bajul Ijo menempati posisi keempat dengan koleksi 53 poin dan memiliki satu pertandingan lebih banyak dibandingkan Persib.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Paul Munster Berkaca pada Sejarah, Persebaya Pantang Remehkan Persik Kediri

Paul Munster Berkaca pada Sejarah, Persebaya Pantang Remehkan Persik Kediri

Your Say | Sabtu, 03 Mei 2025 | 16:35 WIB

7 Pelatih Belum Dipecat dari Liga 1 Sejak Awal Musim, Salah Satunya Juru Taktik Lokal!

7 Pelatih Belum Dipecat dari Liga 1 Sejak Awal Musim, Salah Satunya Juru Taktik Lokal!

Bola | Sabtu, 03 Mei 2025 | 14:02 WIB

Perbandingan Prestasi Djadjang Nurdjaman dengan Bojan Hodak, Kini Bersatu di Persib Bandung

Perbandingan Prestasi Djadjang Nurdjaman dengan Bojan Hodak, Kini Bersatu di Persib Bandung

Bola | Sabtu, 03 Mei 2025 | 17:32 WIB

Fakta Menarik Kekalahan Persib Bandung dari Malut United

Fakta Menarik Kekalahan Persib Bandung dari Malut United

Bola | Sabtu, 03 Mei 2025 | 12:08 WIB

Bojan Hodak Tak Terima Persib Gagal Kunci Juara di Kandang Malut United!

Bojan Hodak Tak Terima Persib Gagal Kunci Juara di Kandang Malut United!

Bola | Sabtu, 03 Mei 2025 | 11:52 WIB

Terkini

Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi

Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana

Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Kita Cari! Bahar bin Smith Geruduk The Sounds Project Buru Pelaku Hafalan Quran Hadiah Miras

Kita Cari! Bahar bin Smith Geruduk The Sounds Project Buru Pelaku Hafalan Quran Hadiah Miras

Entertainment | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:22 WIB

Konvoi Usai Menang Futsal Berujung Petaka, 9 Pelajar Diamankan Polisi di Solo

Konvoi Usai Menang Futsal Berujung Petaka, 9 Pelajar Diamankan Polisi di Solo

Jawa Tengah | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:13 WIB

Polresta Cirebon Sita 6.964 Butir Obat Keras Ilegal, Tiga Pengedar Ditangkap

Polresta Cirebon Sita 6.964 Butir Obat Keras Ilegal, Tiga Pengedar Ditangkap

Jabar | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Kolaborasi Kampus dan Industri Dinilai Penting untuk Bangun Kota Berkelanjutan

Kolaborasi Kampus dan Industri Dinilai Penting untuk Bangun Kota Berkelanjutan

Jabar | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:03 WIB

Mahasiswa Tersangka Tabrak Lari di Bandung Mengemudi dalam Kondisi Mabuk

Mahasiswa Tersangka Tabrak Lari di Bandung Mengemudi dalam Kondisi Mabuk

Jabar | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:58 WIB

Kasus Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Sound Project Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya

Kasus Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Sound Project Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:50 WIB

Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci

Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:44 WIB

Donald Trump Ingin 3 Periode, Bakal Tabrak Konstitusi AS?

Donald Trump Ingin 3 Periode, Bakal Tabrak Konstitusi AS?

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:43 WIB

×