Roda Berputar, Pelatih Korban STY Kini Pimpin Timnas Irak

Arief Apriadi

Senin, 12 Mei 2025 | 16:09 WIB
Roda Berputar, Pelatih Korban STY Kini Pimpin Timnas Irak
Pelatih Australia Graham Arnold memberikan instruksi kepada para pemainnya dari pinggir lapangan selama pertandingan sepak bola Grup D Piala Dunia 2022 Qatar antara Prancis dan Australia di Stadion Al-Janoub di Al-Wakrah, selatan Doha pada 22 November 2022. Permata SAMAD / AFP

Suara.com - Pergantian pelatih terjadi di tubuh Timnas Irak jelang dua laga krusial kualifikasi Piala Dunia 2026. Asosiasi Sepak Bola Irak (IFA) resmi mengumumkan penunjukan Graham Arnold sebagai pelatih baru tim nasional pada Jumat, 9 Mei 2025, melalui akun media sosial mereka.

Arnold, yang sebelumnya menangani Australia, kini dihadapkan pada misi berat membawa Irak kembali ke panggung tertinggi sepak bola dunia.

Pelatih berpengalaman berusia 61 tahun ini menggantikan Jesus Casas, yang dipecat setelah Irak menelan kekalahan mengejutkan dari Palestina pada Maret lalu.

Dalam laga tersebut, Irak harus menyerah dengan skor 1-2, hasil yang membuat mereka tercecer di peringkat ketiga Grup B.

Saat ini, Irak berada dalam posisi yang cukup sulit. Mereka tertinggal empat poin dari pemuncak klasemen Korea Selatan dan satu poin dari Yordania yang ada di posisi kedua.

Padahal, hanya dua tim teratas dari grup ini yang otomatis meraih tiket ke Piala Dunia 2026.

Arnold disambut secara resmi di Baghdad dalam sesi perkenalan bersama para petinggi federasi sepak bola Irak.

Dalam unggahan Instagram-nya, IFA menulis, “Selamat datang di Lions of Mesopotamia,” sebagai sambutan hangat atas kedatangan sang pelatih baru.

Misi Berat di Tengah Persaingan Ketat Grup

baca juga
Pelatih timnas Australia, Graham Arnold (tengah) bereaksi kepada wasit saat Awer Mabil (kiri) dari Australia dan Calvin Verdonk (kanan) dari Timnas Indonesia menunggu selama pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2026 antara Indonesia vs Australia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, pada 10 September 2024. (ADITYA AJI/ AFP)
Pelatih timnas Australia, Graham Arnold (tengah) bereaksi kepada wasit saat Awer Mabil (kiri) dari Australia dan Calvin Verdonk (kanan) dari Timnas Indonesia menunggu selama pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2026 antara Indonesia vs Australia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, pada 10 September 2024. (ADITYA AJI/ AFP)

Tugas pertama Arnold tak main-main. Ia akan melakoni debutnya sebagai pelatih Irak dalam laga krusial melawan Korea Selatan di Basra pada 5 Juni mendatang.

Lima hari kemudian, pada 10 Juni, Irak akan menghadapi Yordania di Amman. Dua pertandingan ini akan menjadi penentu masa depan Irak di jalur kualifikasi.

Irak sendiri memiliki ambisi besar untuk kembali mencicipi atmosfer Piala Dunia. Kali terakhir mereka tampil di turnamen ini adalah pada edisi 1986, sebuah pencapaian yang ingin mereka ulangi bersama pelatih anyar mereka.

Arnold Korban Shin Tae-yong

Penunjukan Arnold menjadi momen penting dalam perjalanan karier sang pelatih.

Setelah sebelumnya mundur dari kursi pelatih Australia menyusul rentetan hasil buruk di awal kualifikasi, kini ia kembali mendapat kesempatan membuktikan kualitasnya.

Saat masih menangani Socceroos, Arnold mendapat tekanan besar usai kalah dari Bahrain dan hanya mampu bermain imbang melawan Indonesia.

Hasil imbang 1-1 kontra Indonesia yang kala itu dilatih Shin Tae-yong menjadi titik balik yang mempercepat keputusannya untuk mundur.

Namun tak bisa dilupakan bahwa Arnold adalah sosok yang pernah membawa Australia lolos ke babak gugur Piala Dunia 2022, sebuah prestasi yang membuktikan kapasitasnya sebagai pelatih level dunia.

Kini roda nasib kembali berputar. Dari seorang pelatih yang sempat jadi korban tekanan usai ditahan imbang Indonesia, Arnold kini memimpin tim yang sedang dalam krisis dan butuh keajaiban.

Irak membutuhkan dua kemenangan penting untuk menjaga harapan lolos langsung ke Piala Dunia.

Persaingan di Grup B sangat ketat, dan setiap kesalahan bisa berakibat fatal. Arnold pun harus segera membangun kekompakan tim serta menanamkan mental juara kepada para pemain.

Tantangan ini akan menjadi ajang pembuktian apakah ia mampu bangkit dan membawa Irak menuju prestasi baru.

Kembalinya Arnold ke kancah internasional bersama Timnas Irak bukan sekadar penunjukan pelatih biasa. Ini adalah pertaruhan besar—bagi Irak yang menginginkan kejayaan, dan bagi Arnold yang ingin menebus kegagalannya bersama Australia.

Akankah ia berhasil menulis cerita manis bersama Lions of Mesopotamia? Jawabannya akan mulai terlihat pada laga kontra Korea Selatan.

Kontributor : Imadudin Robani Adam

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemain Keturunan Rp38 Miliar Sembuh dari Cedera Panjang, Langsung Bela Timnas Indonesia?

Pemain Keturunan Rp38 Miliar Sembuh dari Cedera Panjang, Langsung Bela Timnas Indonesia?

Bola | Senin, 12 Mei 2025 | 14:49 WIB

3 Pemain Timnas Indonesia di Liga Thailand pada Musim Depan, Shayne Pattynama Menyusul?

3 Pemain Timnas Indonesia di Liga Thailand pada Musim Depan, Shayne Pattynama Menyusul?

Bola | Senin, 12 Mei 2025 | 16:01 WIB

3 Kerugian Shayne Pattynama Jika Gabung Buriram United, Karier Semakin Meredup?

3 Kerugian Shayne Pattynama Jika Gabung Buriram United, Karier Semakin Meredup?

Bola | Senin, 12 Mei 2025 | 14:13 WIB

Terkini

Ironi FIFA: Kampanye Ramah Lingkungan, Bosnya Terbang 50.000 Km dalam 66 Jam

Ironi FIFA: Kampanye Ramah Lingkungan, Bosnya Terbang 50.000 Km dalam 66 Jam

Bola | Senin, 29 Juni 2026 | 02:35 WIB

Pyswar Ala Hajime Moriyasu, Sebut Negara Ini Lebih Hebat dari Brasil

Pyswar Ala Hajime Moriyasu, Sebut Negara Ini Lebih Hebat dari Brasil

Bola | Senin, 29 Juni 2026 | 02:12 WIB

Portugal Ingin Menangkan Piala Dunia 2026 untuk Diogo Jota

Portugal Ingin Menangkan Piala Dunia 2026 untuk Diogo Jota

Bola | Senin, 29 Juni 2026 | 01:40 WIB

Penampakan Jari Patah Kiper Argentina Emiliano Martnez Jelang Lawan Tanjung Verde

Penampakan Jari Patah Kiper Argentina Emiliano Martnez Jelang Lawan Tanjung Verde

Bola | Senin, 29 Juni 2026 | 00:38 WIB

Borneo FC All Out! Dari Winger Brasil hingga Gelandang Argentina Dirumorkan Merapat

Borneo FC All Out! Dari Winger Brasil hingga Gelandang Argentina Dirumorkan Merapat

Bola | Senin, 29 Juni 2026 | 00:28 WIB

Harapan Bos Persija Jakarta Usai Victor Dethan Merapat ke Macan Kemayoran

Harapan Bos Persija Jakarta Usai Victor Dethan Merapat ke Macan Kemayoran

Bola | Senin, 29 Juni 2026 | 00:21 WIB

Jose Mourinho Pasang Badan untuk Arteta! Sebut Kritik ke Arsenal Hal Tak Masuk Akal

Jose Mourinho Pasang Badan untuk Arteta! Sebut Kritik ke Arsenal Hal Tak Masuk Akal

Bola | Minggu, 28 Juni 2026 | 17:28 WIB

Pesan Terakhir Istri Pemain Argentina Sebelum Ditemukan Tewas Bersama Anak di Gempa Venezuela

Pesan Terakhir Istri Pemain Argentina Sebelum Ditemukan Tewas Bersama Anak di Gempa Venezuela

Bola | Minggu, 28 Juni 2026 | 17:20 WIB

Ada Final Kepagian! Ini Jadwal Lengkap 32 Besar Piala Dunia 2026

Ada Final Kepagian! Ini Jadwal Lengkap 32 Besar Piala Dunia 2026

Bola | Minggu, 28 Juni 2026 | 16:44 WIB

Dari Anime ke Dunia Nyata: Duel Jepang vs Brasil Seperti Episode Terakhir Captain Tsubasa

Dari Anime ke Dunia Nyata: Duel Jepang vs Brasil Seperti Episode Terakhir Captain Tsubasa

Bola | Minggu, 28 Juni 2026 | 16:38 WIB

×