Awas, Sering Dianggap Remeh! Ini Alasan Hepatitis A Jauh Lebih Berbahaya pada Orang Dewasa

Dinda Rachmawati

Kamis, 13 Agustus 2026 | 10:17 WIB
Awas, Sering Dianggap Remeh! Ini Alasan Hepatitis A Jauh Lebih Berbahaya pada Orang Dewasa
Ilustrasi Hepatitis Akut (Pixabay)
baca 10 detik
  • PT Etana Biotechnologies Indonesia mengadakan edukasi dan vaksinasi hepatitis A di FK-KMK UGM untuk memperingati Hari Hepatitis Sedunia 2026.
  • Sebanyak 375 dosis vaksin diberikan kepada dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa dalam kegiatan puncak di UGM tersebut.
  • Infeksi hepatitis A yang ditularkan melalui makanan terkontaminasi ini diketahui menimbulkan gejala lebih berat pada orang dewasa.

Suara.com - Hepatitis A sering kali dianggap sebagai penyakit yang hanya berkaitan dengan kebersihan makanan dan minuman. Padahal, ada hal yang belum banyak diketahui: infeksi hepatitis A pada orang dewasa dapat menimbulkan gejala yang lebih berat dibandingkan pada anak-anak. 

Kondisi ini membuat perlindungan melalui perilaku hidup bersih dan sehat serta vaksinasi menjadi penting, termasuk bagi kelompok usia produktif dan mahasiswa.

Hepatitis A merupakan infeksi pada organ hati yang umumnya ditularkan melalui makanan atau air yang telah terkontaminasi virus. 

Jalur penularan tersebut membuat lingkungan dengan aktivitas makan dan minum bersama, sanitasi yang kurang baik, maupun kebersihan tangan yang tidak terjaga dapat menjadi salah satu faktor risiko.

Kelompok mahasiswa juga perlu mendapat perhatian karena berada pada usia yang berdekatan dengan jalur penularan tersebut. Selain beraktivitas di lingkungan kampus, mahasiswa kerap memiliki mobilitas tinggi dan mengonsumsi makanan dari berbagai tempat.

Dalam rangka memperingati Hari Hepatitis Sedunia 2026 dengan tema global “Let’s Break It Down”, PT Etana Biotechnologies Indonesia (Etana) menggelar rangkaian edukasi dan vaksinasi hepatitis A di sejumlah institusi pendidikan kesehatan dan rumah sakit. 

Hingga pelaksanaan di Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FK-KMK) Universitas Gadjah Mada (UGM), sebanyak 570 peserta telah mendapatkan vaksinasi, dengan rangkaian kegiatan yang masih berlanjut.

Puncak kegiatan di FK-KMK UGM digelar dalam format seminar sekaligus vaksinasi. Sebanyak 375 dosis diberikan kepada sivitas akademika yang terdiri atas dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa.

“Kelompok usia mahasiswa dekat dengan jalur penularan hepatitis A yang umumnya berasal dari makanan dan air yang terkontaminasi. Secara klinis, hepatitis A pada kelompok dewasa cenderung menimbulkan gejala yang lebih berat dibandingkan pada anak-anak,” demikian disampaikan dalam rangkaian kegiatan tersebut.

baca juga

Director Anti-Infectious and Vaccine Business Unit Etana, Indra Lamora, mengatakan perlindungan terhadap hepatitis A membutuhkan kolaborasi berbagai pihak, bukan hanya mengandalkan fasilitas kesehatan.

“Kebutuhan perlindungan terhadap hepatitis A memang nyata, dan kami percaya edukasi serta vaksinasi tidak bisa dikerjakan sendirian. Karena itu Etana selalu terbuka berkolaborasi dengan siapa pun yang memiliki kepedulian yang sama, mulai dari rumah sakit, perguruan tinggi, organisasi profesi, komunitas olahraga, hingga pemerintah daerah,” ujar Indra.

Menurutnya, upaya pencegahan juga menjadi bagian dari penguatan ketahanan kesehatan masyarakat. “Program vaksinasi ini merupakan bagian dari komitmen Etana untuk memperluas akses masyarakat terhadap vaksin sekaligus mendukung program pemerintah dalam memperkuat ketahanan kesehatan dan kemandirian industri farmasi dalam negeri,” tambahnya.

Wakil Dekan Bidang Kerja Sama, Alumni, dan Pengabdian kepada Masyarakat UGM, Dr. dr. Sudadi, SpAn-TI, Subsp.N.An(K), Subsp.An.R(K), menilai lingkungan kampus memiliki peran strategis dalam meningkatkan kesadaran kesehatan generasi muda.

“Hepatitis masih menjadi persoalan kesehatan yang perlu ditangani di Indonesia, dan kampus dapat berperan lebih dari sekadar tempat belajar. Edukasi menjadi bentuk percontohan dan vaksin menjadi investasi jangka panjang untuk melindungi generasi selanjutnya,” ujarnya.

Peringatan Hari Hepatitis Sedunia menjadi momentum untuk mengingat bahwa hepatitis bukan sekadar persoalan individu. Pencegahan melalui kebersihan, keamanan pangan, edukasi, serta vaksinasi dapat menjadi langkah penting untuk mengurangi risiko penularan sekaligus melindungi masyarakat, terutama kelompok yang memiliki mobilitas tinggi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Review Hepaherb, Suplemen Herbal untuk Mendukung Kesehatan Hati pada Penderita Hepatitis

Review Hepaherb, Suplemen Herbal untuk Mendukung Kesehatan Hati pada Penderita Hepatitis

Health | Selasa, 14 Juli 2026 | 12:00 WIB

Piala Dunia 2026 Dihantui Penyebaran Penyakit Menular dari Campak, Hepatitis Hingga Ebola

Piala Dunia 2026 Dihantui Penyebaran Penyakit Menular dari Campak, Hepatitis Hingga Ebola

Bola | Selasa, 19 Mei 2026 | 11:43 WIB

Ternyata Gejala Hepatitis A,  Jessica Iskandar Kira Dirinya Cuma Demam

Ternyata Gejala Hepatitis A, Jessica Iskandar Kira Dirinya Cuma Demam

Video | Minggu, 19 April 2026 | 09:00 WIB

Terkini

Viral JPO Dewi Sartika, Pramono Anung Tagih Tanggung Jawab Pengembang

Viral JPO Dewi Sartika, Pramono Anung Tagih Tanggung Jawab Pengembang

News | Selasa, 08 September 2026 | 19:06 WIB

Implementasi B50 Banyak Kendalanya

Implementasi B50 Banyak Kendalanya

Bisnis | Selasa, 08 September 2026 | 19:02 WIB

Menko Zulhas Akui MBG Gagal: Anggaran Besar, Dua Tahun Berjalan, Banyak Masalah!

Menko Zulhas Akui MBG Gagal: Anggaran Besar, Dua Tahun Berjalan, Banyak Masalah!

Bisnis | Selasa, 08 September 2026 | 19:00 WIB

Review Novel Last Minute in Manhattan: Romansa Manis Berlatar di California

Review Novel Last Minute in Manhattan: Romansa Manis Berlatar di California

Your Say | Selasa, 08 September 2026 | 19:00 WIB

Harga Motor Honda September 2026: Dari Skutik Lincah hingga Motor Sport Gagah

Harga Motor Honda September 2026: Dari Skutik Lincah hingga Motor Sport Gagah

Otomotif | Selasa, 08 September 2026 | 19:00 WIB

6 Fakta Hilangnya Speedboat Jurnalis di Selat Sunda

6 Fakta Hilangnya Speedboat Jurnalis di Selat Sunda

Banten | Selasa, 08 September 2026 | 18:55 WIB

Ida Nurlaela Kritik Pemerintah Soal Dana Desa untuk Bayar Utang Kopdes: Itu Uang Rakyat

Ida Nurlaela Kritik Pemerintah Soal Dana Desa untuk Bayar Utang Kopdes: Itu Uang Rakyat

News | Selasa, 08 September 2026 | 18:52 WIB

Others: Ketika Pagar Pemisah Justru Mengajarkan Arti Kemanusiaan

Others: Ketika Pagar Pemisah Justru Mengajarkan Arti Kemanusiaan

Your Say | Selasa, 08 September 2026 | 18:50 WIB

Ribuan Penyuling Minyak Muba Tuntut Kepastian Hukum, Usaha Puluhan Tahun Terancam

Ribuan Penyuling Minyak Muba Tuntut Kepastian Hukum, Usaha Puluhan Tahun Terancam

Sumsel | Selasa, 08 September 2026 | 18:48 WIB

Kebakaran TPA Galuga Padam, Bupati Bogor: Tinggal Sisa Asap Tebal

Kebakaran TPA Galuga Padam, Bupati Bogor: Tinggal Sisa Asap Tebal

Bogor | Selasa, 08 September 2026 | 18:40 WIB

×