Direkrut Parma, Carlos Cuesta Jadi Pelatih Termuda dalam Sejarah Liga Italia

Ronald Seger Prabowo

Jum'at, 20 Juni 2025 | 11:55 WIB
Direkrut Parma, Carlos Cuesta Jadi Pelatih Termuda dalam Sejarah Liga Italia
Parma resmi menunjuk Carlos Cuesta sebagai pelatih kepala baru mereka pada Jumat (20/6/2025). [Instagram Parma]

Suara.com - Parma resmi menunjuk Carlos Cuesta sebagai pelatih kepala baru mereka pada Jumat (20/6/2025).

Cuesta akan menggantikan Cristian Chivu yang hengkang di akhir musim dan berlabuh ke Inter Milan.

Uniknya, posisi itu menjadikan sosok asal Spanyol tersebut sebagai pelatih termuda dalam sejarah Liga Italia pada usia 29 tahun.

"Parma Calcio dengan senang hati mengumumkan bahwa, mulai 1 Juli, Carlos Cuesta akan menjadi pelatih tim utama putra," demikian pernyataan resmi klub dikutip dari laman Parma.

Bersama Gialloblu, Cuesta diikat kontrak berdurasi dua tahun.

I

a bergabung ke Parma dari Arsenal, tempat ia sempat menjabat sebagai asisten pelatih Mikel Arteta sejak 2020.

Sebelumnya, ia juga sempat melatih tim muda Juventus selama dua tahun.

Pelatih kelahiran Mallorca yang akan genap berusia 30 tahun pada Juli ini, juga menjadi pelatih termuda yang aktif di antara seluruh pelatih liga top Eropa (Inggris, Spanyol, Italia, Jerman, dan Prancis).

baca juga

Parma baru saja kembali promosi ke strata tertinggi Liga Italia dan sempat terpuruk di peringkat ke-18 saat Cristian Chivu ditunjuk sebagai pelatih pada Februari.

Dalam 13 pertandingan perdananya sebagai pelatih tim senior, Chivu mencatat tiga kemenangan, tiga kekalahan, dan tujuh hasil imbang, yang cukup untuk membawa Parma bertahan di posisi ke-16 klasemen akhir Serie A.

Chivu kemudian meninggalkan Parma untuk kembali ke Inter Milan, klub tempat ia pernah bermain selama enam musim.

Carlos Cuesta disebut-sebut media Italia mengungguli sejumlah kandidat pelatih asal Italia seperti Daniele De Rossi, Alberto Gilardino, dan Paolo Vanoli.

Musim baru Liga Italia akan dimulai pada 23 Agustus, namun Cuesta merupakan pelatih kesembilan yang ditunjuk klub Liga Italia pada musim panas ini.

Saat ini, masih ada dua dari 20 klub Liga Italia yang belum memiliki pelatih kepala.

Di sisi lain, sepak bola Italia sendiri tak bisa dilepaskan dari sederet pelatih muda.

Bahkan Timnas Itala pun menunjuk Gennaro Gattuso sebagai pelatih.

Hampir dua dekade setelah kesuksesannya mengangkat trofi Piala Dunia 2006 bersama timnas Italia, Gattuso kembali ke pusat panggung.

Tapi kali ini perannya bukan sebagai gelandang perusak serangan lawan, melainkan sebagai pelatih kepala yang diberi tanggung jawab untuk membangun kembali Azzurri — timnas Italia — yang tengah terluka dan membutuhkan cahaya harapan.

Gattuso bukan nama biasa. Sosoknya melambangkan determinasi, loyalitas, dan kerja keras tanpa kenal menyerah.

Bersama AC Milan, Gattuso merengkuh dua trofi Liga Champions dan dua gelar Serie A, menjadi pilar penting dari era emas Rossoneri yang disegani di Eropa.

Selain di level klub, Gattuso juga menjadi bagian penting dari skuad Italia yang sukses menjadi yang terbaik di Piala Dunia 2006.

Dalam tim tersebut, Gattuso bergandengan erat bersama Andrea Pirlo — satu diberkahi visi dan kreativitas, satu lagi diberkahi tenaga dan semangat pantang menyerah — sebuah kombinasi yang sulit diberhentikan oleh lawan.

Usai gantung sepatu pada 2013, Gattuso tak langsung mencapai puncak karier kepelatihan.

Langkahnya dimulai dari bawah, melatih Sion di Liga Super Swiss, kemudian OFI Crete di Yunani, dan Pisa — yang saat itu tengah bergelut di Serie C — lalu mampu dibawanya promosi ke Serie B, meskipun dengan sumber daya yang serba terbatas.

Ketika kembali ke AC Milan, Gattuso memang tak memberikan gelar, tetapi kepemimpinannya mampu menjaga stabilitas ruang ganti dan menjaga motivasi para pemain.

Keberhasilannya yang paling tampak terjadi saat melatih Napoli, saat Gattuso mampu membawa tim tersebut menjadi juara Piala Italia 2020.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sempat Tertikung Udinese, Jay Idzes Tetap Menjadi Buruan Utama Klub Mapan Liga Italia

Sempat Tertikung Udinese, Jay Idzes Tetap Menjadi Buruan Utama Klub Mapan Liga Italia

Your Say | Kamis, 19 Juni 2025 | 17:52 WIB

Jay Idzes Bakal Jadi Pemain Termahal Timnas Indonesia, Mees Hilgers Makin Ketinggalan

Jay Idzes Bakal Jadi Pemain Termahal Timnas Indonesia, Mees Hilgers Makin Ketinggalan

Bola | Senin, 16 Juni 2025 | 10:49 WIB

1 Detik Jay Idzes Jadi Pemain Udinese Langsung Cetak Sejarah Liga Italia

1 Detik Jay Idzes Jadi Pemain Udinese Langsung Cetak Sejarah Liga Italia

Bola | Senin, 16 Juni 2025 | 07:03 WIB

Terkini

Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya

Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya

Bola | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:45 WIB

Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi

Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana

Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Kita Cari! Bahar bin Smith Geruduk The Sounds Project Buru Pelaku Hafalan Quran Hadiah Miras

Kita Cari! Bahar bin Smith Geruduk The Sounds Project Buru Pelaku Hafalan Quran Hadiah Miras

Entertainment | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:22 WIB

Konvoi Usai Menang Futsal Berujung Petaka, 9 Pelajar Diamankan Polisi di Solo

Konvoi Usai Menang Futsal Berujung Petaka, 9 Pelajar Diamankan Polisi di Solo

Jawa Tengah | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:13 WIB

Polresta Cirebon Sita 6.964 Butir Obat Keras Ilegal, Tiga Pengedar Ditangkap

Polresta Cirebon Sita 6.964 Butir Obat Keras Ilegal, Tiga Pengedar Ditangkap

Jabar | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Kolaborasi Kampus dan Industri Dinilai Penting untuk Bangun Kota Berkelanjutan

Kolaborasi Kampus dan Industri Dinilai Penting untuk Bangun Kota Berkelanjutan

Jabar | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:03 WIB

Mahasiswa Tersangka Tabrak Lari di Bandung Mengemudi dalam Kondisi Mabuk

Mahasiswa Tersangka Tabrak Lari di Bandung Mengemudi dalam Kondisi Mabuk

Jabar | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:58 WIB

Kasus Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Sound Project Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya

Kasus Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Sound Project Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:50 WIB

Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci

Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:44 WIB

×