Timur Tengah Memanas! Aturan FIFA Gagalkan Arab Saudi dan Qatar Jadi Tuan Rumah Ronde 4

Galih Prasetyo

Rabu, 25 Juni 2025 | 10:42 WIB
Timur Tengah Memanas! Aturan FIFA Gagalkan Arab Saudi dan Qatar Jadi Tuan Rumah Ronde 4
Timur Tengah Memanas! Aturan FIFA Gagalkan Arab Saudi dan Qatar Jadi Tuan Rumah Ronde 4 [Tangkap layar X]

Suara.com - Rumor panas menyelimuti Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Eskalasi konflik Timur Tengah memicu spekulasi pencoretan Arab Saudi dan Qatar sebagai tuan rumah babak keempat.

Di tengah ketidakpastian kondisi geopolitik di Timur Tengah, rumor kencang berembus bahwa Arab Saudi dan Qatar terancam batal menjadi tuan rumah babak keempat kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.

Babak keempat kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia merupakan jalur play-off yang mempertemukan peringkat ketiga dan keempat dari tiga grup di babak ketiga.

Formatnya direncanakan akan dibagi menjadi dua grup, di mana juara grup akan langsung lolos ke Piala Dunia.

AFC sebelumnya telah menunjuk Arab Saudi dan Qatar sebagai tuan rumah untuk masing-masing grup dalam format turnamen terpusat.

Federasi Sepak Bola Asia (AFC) kembali membuat keputusan kontroversial menjelang babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026. [Bolatimes.com]
Federasi Sepak Bola Asia (AFC) kembali membuat keputusan kontroversial menjelang babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026. [Bolatimes.com]

Namun, penunjukan ini kini berada di bawah evaluasi serius seiring dengan memanasnya eskalasi konflik di kawasan tersebut.

Ketegangan yang melibatkan Israel dan Iran di Timur Tengah menimbulkan kekhawatiran besar mengenai aspek keamanan dan netralitas, dua pilar utama yang tidak bisa ditawar dalam penyelenggaraan event sekelas kualifikasi Piala Dunia.

Terbaru, Iran melancarkan serangan militer yang menyasar ke pangkalan militer Amerika Serikat di Qatar. 

Analisis Risiko: Mengapa FIFA dan AFC Khawatir?

baca juga

Kekhawatiran utama FIFA dan AFC berpusat pada jaminan keselamatan bagi seluruh tim peserta, ofisial, media, dan suporter.

Konflik regional yang sedang berlangsung menciptakan potensi risiko keamanan yang signifikan. Lebih dari itu, isu netralitas menjadi sangat pelik.

Misalnya, jika ada negara peserta yang memiliki hubungan diplomatik yang tegang dengan negara tuan rumah, atau dengan sekutu negara tuan rumah, maka akan timbul masalah besar.

Kehadiran tim dari negara tertentu bisa menjadi pemicu insiden keamanan atau setidaknya menciptakan atmosfer pertandingan yang tidak kondusif dan sarat akan muatan politis.

"Keselamatan dan prinsip fair play adalah prioritas tertinggi kami. Setiap keputusan yang diambil harus memastikan bahwa semua tim dapat bertanding di lingkungan yang aman dan adil," bunyi pernyataan standar dari pejabat FIFA dalam situasi serupa, menekankan bahwa faktor non-teknis tidak boleh mengintervensi jalannya kompetisi.

Situasi ini memaksa FIFA dan AFC untuk memikirkan ulang keputusan mereka.

Mempertahankan Arab Saudi dan Qatar sebagai tuan rumah bisa dianggap sebagai sebuah pertaruhan besar yang berisiko merusak integritas seluruh proses kualifikasi.

Serangan AS ke Iran juga berpotensi membangkitkan jaringan radikalisme dan terorisme.(IST)
Serangan AS ke Iran juga berpotensi membangkitkan jaringan radikalisme dan terorisme.(IST)

Langkah Darurat: Skenario Netral di Meja FIFA dan AFC

Menghadapi potensi krisis ini, beberapa skenario darurat kemungkinan besar sedang dipertimbangkan secara serius oleh para pemangku kebijakan di Zurich dan Kuala Lumpur.

Opsi yang paling logis dan paling sering diambil dalam situasi serupa adalah memindahkan venue ke negara netral.

Kawasan Asia Tenggara sering kali menjadi pilihan utama karena dianggap relatif stabil dan memiliki infrastruktur yang memadai.

Negara seperti Malaysia atau Thailand, yang punya pengalaman menggelar turnamen AFC, bisa menjadi kandidat kuat sebagai tuan rumah pengganti.

Pemindahan ke negara netral akan menghilangkan kekhawatiran terkait keamanan dan netralitas yang disebabkan oleh konflik regional.

Ini akan memastikan semua tim peserta, dari negara mana pun, dapat datang dan bertanding tanpa merasa terancam atau berada di bawah tekanan politik.

Langkah lainnya, meskipun kurang ideal, adalah tetap menyelenggarakannya di Timur Tengah, tetapi di negara yang dianggap lebih netral dalam konflik saat ini, seperti Uni Emirat Arab atau Oman.

Namun, opsi ini tetap membawa risiko karena kedekatan geografis dengan pusat konflik.

Keputusan akhir akan sangat bergantung pada laporan intelijen keamanan dan asesmen risiko yang dilakukan oleh komite khusus FIFA dan AFC.

Bagi tim-tim yang berlaga di babak ketiga, termasuk Timnas Indonesia yang berjuang untuk lolos, ketidakpastian ini menjadi variabel tambahan yang harus diwaspadai.

Lokasi babak play-off akan sangat memengaruhi persiapan logistik, aklimatisasi, dan bahkan strategi tim yang berhasil melaju ke sana.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

2 Negara ASEAN Bisa Jadi Tuan Rumah Round 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026

2 Negara ASEAN Bisa Jadi Tuan Rumah Round 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026

Bola | Rabu, 25 Juni 2025 | 09:16 WIB

Link Streaming Piala Dunia Antar-klub FIFA 2025, Gratis dan legal

Link Streaming Piala Dunia Antar-klub FIFA 2025, Gratis dan legal

Bola | Selasa, 24 Juni 2025 | 19:25 WIB

Sempat Kacau Tak Karuan, Thom Haye Kirim Pesan ke Skuad Timnas Indonesia

Sempat Kacau Tak Karuan, Thom Haye Kirim Pesan ke Skuad Timnas Indonesia

Bola | Selasa, 24 Juni 2025 | 18:04 WIB

Kekuatan Timnas Indonesia 'Dilucuti' AFC, Rekor Garuda Jadi Tak Berarti di Ronde 4

Kekuatan Timnas Indonesia 'Dilucuti' AFC, Rekor Garuda Jadi Tak Berarti di Ronde 4

Bola | Selasa, 24 Juni 2025 | 18:40 WIB

Andai Nihil Pemain Naturalisasi Baru, Prediksi Komposisi Timnas Indonesia di Ronde 4

Andai Nihil Pemain Naturalisasi Baru, Prediksi Komposisi Timnas Indonesia di Ronde 4

Bola | Selasa, 24 Juni 2025 | 18:37 WIB

Terkini

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:26 WIB

×