Andai Nihil Pemain Naturalisasi Baru, Prediksi Komposisi Timnas Indonesia di Ronde 4

Pebriansyah Ariefana

Selasa, 24 Juni 2025 | 18:37 WIB
Andai Nihil Pemain Naturalisasi Baru, Prediksi Komposisi Timnas Indonesia di Ronde 4
Masuknya Patrick Kluivert sebagai pelatih kepala Timnas Indonesia membawa warna baru dalam skema permainan skuad Garuda. [Dok. IG Kevin Diks]

Suara.com - Masuknya Patrick Kluivert sebagai pelatih kepala Timnas Indonesia membawa warna baru dalam skema permainan skuad Garuda.

Dari empat laga yang telah dijalani bersama Indonesia, mantan striker legendaris Belanda ini menunjukkan kecenderungan kuat menggunakan formasi tiga bek sejajar, sebuah formasi yang terbilang jarang digunakan di era sebelumnya.

Menariknya, formasi ini berhasil membawa dua kemenangan dari empat pertandingan yang telah dilalui.

Timnas Indonesia. (Dok. PSSI)
Timnas Indonesia. (Dok. PSSI)

Hanya satu kali Kluivert menurunkan formasi empat bek, yakni saat menghadapi Australia.

Sisanya, formasi tiga bek sejajar lebih sering dipilih dan memberikan hasil yang memuaskan.

Dengan kecenderungan ini, diprediksi formasi 3-4-3 akan kembali menjadi andalan di laga-laga selanjutnya.

Jika formasi tiga bek kembali diterapkan, nama-nama seperti Jay Idzes, Rizky Ridho, dan Justin Hubner hampir pasti mengisi posisi di jantung pertahanan.

Ketiganya telah menunjukkan chemistry yang solid serta pemahaman taktik yang mumpuni selama menjalani laga bersama.

Mereka bukan hanya kuat dalam duel satu lawan satu, tapi juga cerdas dalam membaca arah serangan lawan.

baca juga

Untuk posisi bek sayap, Kevin Diks di sisi kanan dan Calvin Verdonk di kiri menjadi dua opsi terbaik.

Pemain keturunan Timnas Indonesia, Kevin Diks jadi korban perang Irak - Israel. (IG Kevin Diks)
Pemain keturunan Timnas Indonesia, Kevin Diks jadi korban perang Irak - Israel. (IG Kevin Diks)

Performa keduanya cukup stabil, terutama dalam menjalankan tugas ganda sebagai bek bertahan sekaligus pendukung serangan dari sisi sayap.

Diks dan Verdonk dikenal punya kemampuan umpan silang yang akurat, serta rajin naik turun membantu pertahanan.

Bergeser ke lini tengah, formasi 3-4-3 hanya menyisakan dua slot utama untuk posisi gelandang tengah.

Dua nama yang cukup menonjol dalam skema ini adalah Thom Haye dan Joey Pelupessy.

Keduanya punya kapabilitas mengatur tempo permainan, sekaligus memiliki kemampuan defensif yang cukup baik untuk meredam tekanan dari lawan.

Lini depan Indonesia juga cukup menjanjikan.

Trisula penyerang yang terdiri dari Ragnar Oratmangoen, Ole Romeny, dan Marselino Ferdinan diprediksi akan jadi andalan utama.

Ketiganya punya kecepatan, kreativitas, dan insting mencetak gol yang tinggi.

Marselino, khususnya, tampil menonjol sebagai playmaker sekaligus finisher yang piawai memanfaatkan peluang.

Meski formasi 3-4-3 terlihat dominan, tidak menutup kemungkinan Kluivert akan mencoba variasi lain seperti 3-5-2 atau 3-4-2-1, tergantung kebutuhan taktik dan lawan yang dihadapi.

Dalam skema ini, posisi gelandang bisa lebih padat.

Pemain seperti Ricky Kambuaya dan Yakob Sayuri dapat menjadi opsi tambahan untuk memperkuat lini tengah dengan peran box-to-box atau gelandang sayap.

Selain nama-nama yang telah disebutkan, pemain lain seperti Mees Hilgers, Dean James, dan Egy Maulana Vikri juga bisa menjadi bagian dari rotasi skuad.

Peluang mereka tergantung pada kondisi kebugaran, performa latihan, serta kecocokan dengan strategi yang dirancang pelatih.

Satu lagi sektor yang menarik untuk dicermati adalah penjaga gawang.

Persaingan antara Maarten Paes dan Emil Audero Mulyadi cukup ketat.

Keduanya tampil impresif ketika diberi kesempatan bermain.

Audero unggul dalam pengalaman dan ketenangan, sementara Paes menunjukkan refleks cepat dan distribusi bola yang efektif.

Secara keseluruhan, Timnas Indonesia di bawah arahan Kluivert menunjukkan arah pembangunan skuad yang jelas dan progresif.

Strategi fleksibel, kedalaman skuad yang merata, serta kombinasi pemain naturalisasi dan lokal menjadi kekuatan utama untuk menatap kompetisi besar di depan mata, termasuk Kualifikasi Piala Dunia dan Piala Asia.

Adaptasi Kluivert terhadap karakter pemain Indonesia juga menjadi poin penting.

Ia tampak berusaha menyeimbangkan strategi Eropa dengan gaya main khas Asia Tenggara.

Jika konsistensi ini bisa terus dijaga, bukan tidak mungkin Timnas Indonesia akan menjadi kekuatan yang makin disegani di kancah Asia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lawan Menarik Diri, Timnas Indonesia U-23 Batal Gelar Uji Coba

Lawan Menarik Diri, Timnas Indonesia U-23 Batal Gelar Uji Coba

Bola | Selasa, 24 Juni 2025 | 16:02 WIB

Perang Iran-Israel, Timnas Indonesia Justru Rugi Andai Qatar Batal Tuan Rumah Ronde 4

Perang Iran-Israel, Timnas Indonesia Justru Rugi Andai Qatar Batal Tuan Rumah Ronde 4

Bola | Selasa, 24 Juni 2025 | 15:37 WIB

Timur Tengah Tidak Aman, 3 Negara Ini Bisa Jadi Opsi Tuan Rumah Round 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026

Timur Tengah Tidak Aman, 3 Negara Ini Bisa Jadi Opsi Tuan Rumah Round 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026

Bola | Selasa, 24 Juni 2025 | 15:10 WIB

Terkini

Perempuan Tak Punya Pilihan Berhenti Haid, Pajak Pembalut 11 Persen Dinilai Nodai Keadilan Gender

Perempuan Tak Punya Pilihan Berhenti Haid, Pajak Pembalut 11 Persen Dinilai Nodai Keadilan Gender

Jogja | Jum'at, 06 November 2026 | 17:46 WIB

Ria Ricis Sebut Karhutla Wahana Kidzania: Etika Menguap Demi Konten?

Ria Ricis Sebut Karhutla Wahana Kidzania: Etika Menguap Demi Konten?

Your Say | Jum'at, 06 November 2026 | 17:45 WIB

Antam Memang Diminta ESDM Ambil Alih Tambang di Nabire

Antam Memang Diminta ESDM Ambil Alih Tambang di Nabire

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 17:39 WIB

MilkLife Kickers Raih Dua Kemenangan di Hari Kedua Singa Cup 2026

MilkLife Kickers Raih Dua Kemenangan di Hari Kedua Singa Cup 2026

Surakarta | Jum'at, 06 November 2026 | 17:38 WIB

Pemerintah Tetapkan PT DSI Sebagai Perantara Tunggal Ekspor SDA Strategis, Berlaku 1 Januari 2027

Pemerintah Tetapkan PT DSI Sebagai Perantara Tunggal Ekspor SDA Strategis, Berlaku 1 Januari 2027

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 17:37 WIB

Keluarga Hartono Modal Rp 7 T, Ambisi Besar Mirwan Suwarso: Bawa Como 1907 Jadi Klub Elite Dunia

Keluarga Hartono Modal Rp 7 T, Ambisi Besar Mirwan Suwarso: Bawa Como 1907 Jadi Klub Elite Dunia

Bola | Jum'at, 06 November 2026 | 17:36 WIB

Persija dan PSM Masuk Daftar 24 Klub Penunggak Gaji Pemain Versi Data Terbaru APPI

Persija dan PSM Masuk Daftar 24 Klub Penunggak Gaji Pemain Versi Data Terbaru APPI

Bola | Jum'at, 06 November 2026 | 17:36 WIB

Tak Cukup Pasal Penyadapan, Polri Didesak Dalami Dugaan Makar dalam Kasus Listyo Sigit Cs

Tak Cukup Pasal Penyadapan, Polri Didesak Dalami Dugaan Makar dalam Kasus Listyo Sigit Cs

News | Jum'at, 06 November 2026 | 17:36 WIB

Kota Jogja Vs Gunungkidul: Jarak Kualitas Hidup Ini Ternyata Masih Jauh!

Kota Jogja Vs Gunungkidul: Jarak Kualitas Hidup Ini Ternyata Masih Jauh!

Jogja | Jum'at, 06 November 2026 | 17:34 WIB

Bukan Cuma Produksi Listrik, Keselamatan Pembangkit Panas Bumi Jadi Prioritas

Bukan Cuma Produksi Listrik, Keselamatan Pembangkit Panas Bumi Jadi Prioritas

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 17:33 WIB

×