Analisis Kans Kevin Diks Jadi Kapten Gladbach dan Pemain Kesayangan Gerardo Seoane

Galih Prasetyo Suara.Com
Rabu, 25 Juni 2025 | 12:51 WIB
Analisis Kans Kevin Diks Jadi Kapten Gladbach dan Pemain Kesayangan Gerardo Seoane
Update Cedera 3 Penggawa Timnas Indonesia: MRI Tentukan Nasib Kevin Diks [Instagram Kevin Diks]

Suara.com - Kedatangan Kevin Diks dari FC Copenhagen ke Borussia Monchengladbach bukan hanya dilihat sebagai solusi defensif, tetapi juga sebagai jawaban atas kekosongan figur pemimpin di lapangan.

Untuk memahami mengapa Kevin Diks adalah pemain ideal untuk Gladbach, kita harus membedah filosofi pelatih Gerardo Seoane.

Pelatih asal Swiss ini dikenal dengan pendekatan taktis yang sangat fleksibel, gemar mengubah sistem permainan antara 4-2-3-1 dan formasi dengan tiga bek, bahkan saat pertandingan sedang berjalan.

Kunci dari sistemnya adalah pemain yang cerdas secara taktis dan serba bisa.

Musim lalu, salah satu masalah terbesar Gladbach adalah transisi dari menyerang ke bertahan. Mereka terlalu mudah kebobolan lewat serangan balik.

Media Jerman Soroti Liburan Kevin Diks: Ada Sentuhan Indonesia [Instagram Kevin Diks]
Media Jerman Soroti Liburan Kevin Diks: Ada Sentuhan Indonesia [Instagram Kevin Diks]

Seoane membutuhkan bek yang tidak hanya kuat dalam duel satu lawan satu, tetapi juga memiliki kecerdasan untuk membaca permainan dan vokal dalam mengorganisir rekan-rekannya.

"Seorang pelatih membangun tim dari tulang punggungnya, dan bagi Seoane, tulang punggung itu dimulai dari seorang bek yang bisa memimpin," ujar seorang analis sepak bola Jerman.

Di sinilah kebutuhan Seoane bertemu dengan profil Kevin Diks. Seoane membutuhkan seorang general lapangan di lini belakang, dan dengan kapten utama, Jonas Omlin, yang rentan cedera, pintu untuk pemimpin baru terbuka sangat lebar.

Analisis Karakter dan Skill Kevin Diks: Profil Kapten Modern

Baca Juga: Punya Nama Jawa Banget, Kiper Keturunan Indonesia Ini Jadi Rekan Setim Cucu Franz Beckenbauer

Kevin Diks, di usianya yang 28 tahun, telah berevolusi menjadi bek yang komplet.

Pengalamannya bermain di berbagai liga top Eropa—Eredivisie (Vitesse), Serie A (Fiorentina), hingga Superliga Denmark (FC Copenhagen)—telah menempanya menjadi pemain yang matang secara mental dan taktis.

Versatilitas Taktis: Ini adalah atribut terkuat Diks. Ia bisa bermain sama baiknya sebagai bek kanan dalam formasi empat bek, bek sayap dalam sistem lima bek, atau sebagai bek tengah sisi kanan dalam skema tiga bek.

Kemampuannya ini seperti sebuah anugerah bagi pelatih seperti Seoane yang gemar melakukan eksperimen taktis.

Kevin Diks memberikan Seoane kebebasan untuk mengubah sistem tanpa harus melakukan pergantian pemain.

Karakter Pemimpin: Di FC Copenhagen, Diks adalah salah satu figur paling senior dan dihormati di ruang ganti.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI