Erick Thohir Sindir Arab Saudi dan Qatar: Pasti Tuan Rumah Menguntungkan

Ronald Seger Prabowo

Sabtu, 05 Juli 2025 | 10:31 WIB
Erick Thohir Sindir Arab Saudi dan Qatar: Pasti Tuan Rumah Menguntungkan
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menyindir status Arab Saudi dan Qatar sebagai tuan rumah babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026. [Instagram @qfa]

Suara.com - Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menyindir status Arab Saudi dan Qatar sebagai tuan rumah babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Seperti diketahui, AFC mengeluarkan keputusan kontroversial dengan menunjuk dua negara itu sebagai host.

Penyebabnya, Arab Saudi dan Qatar juga peserta babak keempat, sehingga keputusan tuan itu dinilai banyak pihak tak adil.

Erick memaparkan, faktor menjadi tuan rumah akan sangat menguntungkan tim kontestan.

"Kami berusaha (raih hasil maksimal). Kita bermain di (Arab) Saudi dan Qatar (tuan rumah putaran keempat-red)," kata Erick Thohir melansir ANTARA, Sabtu (5/7/2025).

"Statement saya, pasti tuan rumah menguntungkan," tambah dia.

Dua negara Asia Barat, yakni Arab Saudi dan Qatar, resmi ditunjuk oleh AFC untuk menjadi tuan rumah pertandingan-pertandingan putaran keempat kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia yang berlangsung pada Oktober 2025.

Penunjukan Arab Saudi dan Qatar sebagai tuan rumah sempat memicu protes dari tim-tim kontestan lainnya.

Namun, Erick meminta agar keputusan AFC itu dihormati dan memilih mengalihkan fokus kepada persiapan Timnas Indonesia saat merespons keputusan tersebut.

baca juga

Sebagai persiapan, timnas Indonesia akan memainkan pertandingan uji coba melawan Kuwait dan Lebanon pada September 2025.

Kali ini, Erick pun kembali menegaskan bahwa masih ada beberapa jalur agar timnas Indonesia dapat tampil di Piala Dunia 2026.

"Babak menuju Piala Dunia itu, ada putaran keempat, putaran kelima, dan play-off seterusnya. Kita pernah menjalani hal yang sama ketika kita mencoba lolos ke Olimpiade," paparnya.

"Ketika kita play-off melawan Guinea waktu itu, main di Perancis. Yang penting kita jangan jadi bangsa yang menyerah sebelum berjuang. Untuk itu, persiapannya harus baik," tegas pria yang juga menjabat sebagai Menteri BUMN itu.

Menanggapi kemungkinan pelatih tim nasional Indonesia, Patrick Kluivert, tidak memenuhi target meloloskan timnas ke Piala Dunia 2026, Erick menekankan pentingnya kesabaran dalam membangun sepak bola nasional. Ia mengajak publik untuk tidak buru-buru menghakimi.

"Kan, semua usaha. Sama (seperti) coach Mochi (pelatih timnas putri Indonesia Satoru Mochizuki-red) berusaha. Kita mempersiapkan para pemain muda kemarin dengan beberapa pemain diaspora yang U-19. Dan pemain yang berikutnya akan bergabung usia U-23 itu buat tahun depan," kata Erick.

Dia menegaskan, membangun sepak bola nasional butuh kesabaran, seperti halnya ketika PSSI memberikan kesempatan selama lima tahun untuk pelatih timnas Indonesia sebelumnya, Shin Tae-yong.

"Coach Patrick (Kluivert) ada kontrak dua tahun. Ya, kita tunggu. Coach Mochi juga ada kontrak dua tahun, kita tunggu. Semua tidak usah kesusu (terburu-buru-red)," tutur Erick.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Timnas Indonesia Gagal di Ronde Keempat, Kluivert Bakal Dipecat? Erick Thohir: Ojo Kesusu

Timnas Indonesia Gagal di Ronde Keempat, Kluivert Bakal Dipecat? Erick Thohir: Ojo Kesusu

Bola | Sabtu, 05 Juli 2025 | 10:03 WIB

Momen Prabowo Beri Sesuatu ke Pengawal Arab Saudi, Gestur Akrab dan Hangat Disorot

Momen Prabowo Beri Sesuatu ke Pengawal Arab Saudi, Gestur Akrab dan Hangat Disorot

Video | Sabtu, 05 Juli 2025 | 08:00 WIB

Erick Thohir Jawab Usulan Piala Indonesia, Serahkan Wewenang ke PT LIB

Erick Thohir Jawab Usulan Piala Indonesia, Serahkan Wewenang ke PT LIB

Your Say | Sabtu, 05 Juli 2025 | 08:26 WIB

Terkini

Rayakan 10 Tahun di Indonesia, Big Bad Wolf Kembali Hadir 24 Jam di ICE BSD

Rayakan 10 Tahun di Indonesia, Big Bad Wolf Kembali Hadir 24 Jam di ICE BSD

Lifestyle | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 00:03 WIB

Spill Lagunya di SNADA Indonesia 2026, Anggun Dukung Inisiatif Sosial 3T: Mereka Tidak Sendiri

Spill Lagunya di SNADA Indonesia 2026, Anggun Dukung Inisiatif Sosial 3T: Mereka Tidak Sendiri

Entertainment | Kamis, 08 Oktober 2026 | 23:35 WIB

Rumah Perwira TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online

Rumah Perwira TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online

Video | Kamis, 08 Oktober 2026 | 23:05 WIB

RUU Pemilu 2029 Mulai Dibahas, DPR Buka Pintu Masukan Publik

RUU Pemilu 2029 Mulai Dibahas, DPR Buka Pintu Masukan Publik

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Imigrasi Sumut Petakan Risiko Hukum Penanganan Pengungsi

Imigrasi Sumut Petakan Risiko Hukum Penanganan Pengungsi

Sumut | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:53 WIB

Reses Bukan Hambatan DPR Tindaklanjuti Putusan MK soal Gibran

Reses Bukan Hambatan DPR Tindaklanjuti Putusan MK soal Gibran

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:53 WIB

2.399 Unit Huntap untuk Korban Bencana di Aceh Tamiang Ditargetkan Rampung 2026

2.399 Unit Huntap untuk Korban Bencana di Aceh Tamiang Ditargetkan Rampung 2026

Sumut | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Kebakaran di Kawasan Pemukiman Padat Penduduk Kramat Pulo, 30 Mobil Damkar Dikerahkan

Kebakaran di Kawasan Pemukiman Padat Penduduk Kramat Pulo, 30 Mobil Damkar Dikerahkan

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:42 WIB

Tak Perlu Angket, DPR Bisa Gunakan Putusan MK sebagai Dasar Pemakzulan Gibran

Tak Perlu Angket, DPR Bisa Gunakan Putusan MK sebagai Dasar Pemakzulan Gibran

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:34 WIB

Essential Oil Indonesia Dibawa ke Pasar Beauty Timur Tengah

Essential Oil Indonesia Dibawa ke Pasar Beauty Timur Tengah

Lifestyle | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:24 WIB

×