Suara.com - Mantan petinggi J League alias Liga Jepang Takeyuki Oya akan berusaha membuat tim-tim papan atas Liga 1 seperti Persib Bandung bisa bersaing di turnamen antarklub Asia.
Seperti diketahui saat ini tim-tim Tanah Air selalu kerepotan ketika tampil di level internasional.
Takeyuki Oya kini mengisi jabatan sebagai General Manager Kompetisi dan Operasional PT Liga Indonesia Baru (LIB), operator liga di Tanah Air.
Kehadirannya diharapkan bisa membuat adanya peningkatan level kompetisi Tanah Air.
Karena kurangnya bersaing di level Asia inilah yang membuat slot tim yang bisa berlaga di kasta tertinggi tak ada.
Adapun turnamen tertinggi Asia adalah AFC Champions League Elite, AFC Champions League 2, dan terakhir AFC Challenge League.
Nah, Takeyuki merasa tim-tim Indonesia seharusnya minimal bisa berlaga di babak play-off AFC Champions League Elite, dan selalu masuk putaran final AFC Champions League 2.
"Ya, Jadi menurut saya tim teratas Liga Indonesia seharusnya memainkan kompetisi yang lebih baik di AFC," kata Takeyuki saat konferensi pers di Jakarta, Senin (7/7/2025).
"Jadi sekarang (wakil Indonesia) hanya ACL 2 dan ACL Challenge. Tapi seharusnya setidaknya satu tim seharusnya di kualifikasikan ke play off ACL Elite."
"Dan selalu seperti finalis ACL 2. Jadi saya ingin kelompok teratas lebih kompetitif di kompetisi kelompok AFC," jelasnya.
Lebih dari itu, lelaki asal Jepang tersebut menilai banyak klub-klub Tanah Air punya potensi bersaing di level Asia.
Seperti Persib Bandung, Persija Jakarta, dan Bali United punya kans bisa bersaing di level Asia.
"Tentu saja Persib Bandung, juara Liga 1. Lalu Persija Jakarta, Bali United," ucapnya.
"Itu klub yang seharusnya lebih kompetitif di Asia Tenggara," pungkas mantan match commisionner AFC itu.
Alasan Mau ke Indonesia
Takeyuki Oya mengungkap salah satu alasannya mau bekerja di PT LIB adalah adanya potensi besar di sepak bola Indonesia.
Takeyuki Oya sosok penting di J League. Ia sangat berpengalaman karena ada di operator liga sepak bola Jepang selama sekitar 16 tahun.
"Jadi alasan utamanya ada dua. Pertama adalah potensi yang besar, saya melihat enggak ada yang perlu didebatkan bahwa negara ini punya populasi yang besar dan negara ini sangat suka sepak bola," ujarnya.
"Ada banyak kesempatan dari potensi-potensi yang ada di sini. dan seperti Pak Fery sampaikan, butuh bantuan untuk mengembangkan sepak bola. Itu adalah alasan pertama," tambah dia.
Indonesia bukan satu-satunya negara yang berminat menggunakan jasanya karena ada beberapa negara Asia Tenggara yang juga berkomunikasi dengannya.
"Alasan utama yang kedua adalah komitmen dari Pak Erick (Thohir, Ketua Umum PSSI) dan Pak Ferry. Saya bicara dengan beberapa negara lain di Asia Tenggara," ungkap Oya.
"Tapi hanya Indonesia yang saat ini orang-orangnya komitmen untuk perkembangan (sepak bola) negara ini. Itu sangat menginspirasi saya, jadi itu adalah alasannya," jelas dia menambahkan.
Takeyuki Oya siap memberikan yang terbaik untuk sepak bola Indonesia.
Ia berjanji akan bekerja sama dengan baik bersama semua pihak di PT LIB dan PSSI, terutama meningkatkan kualitas kompetisi.
"Saya sangat senang dan excited di sini, memulai perjalanan saya, terima kasih Pak Erick, Pak Ferry, dan Pak Asep (Saputra) untuk kesempatan ini," ungkap Takeyuki Oya.
"Saya sudah bekerja di J-League selama 16 tahun, saya juga pernah di match com FIFA," tandas sosok asal Jepang itu.
