Nama Patrick Kluivert Dibawa-bawa, APPI Kritik Regulasi 11 Pemain Asing di Super League

Arief Apriadi, Adie Prasetyo Nugraha

Rabu, 09 Juli 2025 | 11:08 WIB
Nama Patrick Kluivert Dibawa-bawa, APPI Kritik Regulasi 11 Pemain Asing di Super League
Presiden APPI Andritany Ardhiyasa (kanan) saat ditemui di GBK Arena, Jakarta, Selasa (25/6/2024). (Suara.com/Adie Prasetyo Nugraha).

"Jika setiap klub Super League memaksimalkan kuota 11 pemain asing, maka akan ada 198 pemain lokal yang akan kehilangan pekerjaan atau pindah ke Championship (sebelumnya Liga 2)."

"Yang berarti akan ada 198 pemain Championship yang akan kehilangan pekerjaannya atau beralih menjadi pemain amatir di Liga 3," demikian keterangan APPI.

Keputusan 11 Pemain Asing

Keputusan ini didapat setelah digelarnya Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT Liga Indonesia Baru di Jakarta, Senin (7/7/2025). Ada beberapa keputusan salah satunya mengenai aturan pendaftaran pemain asing.

Ini ada peningkatan dari musim lalu di mana delapan pemain dikontrak, tetapi cuma enam saja bisa bermain dalam suatu pertandingan.

"Regulasi tadi sudah dikomunikasikan sama semua pemilik klub, pemegang saham agak lumayan keras tadi, jadi musim depan pemain asing adalah 8 yang main," kata Ferry Paulus, direktur utama I Legue, usai RUPS.

"Kemudian di DSP (daftar susunan pemain) tetap 8, tetapi klub boleh mendaftarkan menjadi 11. 8 yang main, 8 di DSP, tapi boleh mendaftarkan 11."

"Kalau klub hanya mau mendaftarkan 8 ya enggak apa-apa," sambung mantan bos Persija Jakarta itu.

Ferry berharap regulasi ini menjadi permanen tidak ada perubahan ke depan. Pasalnya, regulasi ini dimaksud kan buat meningkatkan kualitas kompetisi.

baca juga

"Intinya bahwa regulasi ini akan terus menjadi regulasi, mudah-mudahan terus tetap dan gak bergeser lagi," ucapnya.

"Jadi 8 yang main, di DSP 8, kemudian 11 yang didaftarkan. 8 yang main di DSP 8 yang didaftarkan adalah 11."

Meski begitu, saat pergantian pemain, sosok asing tersebut wajib diganti oleh pemain lokal.

"Jadi untuk pemain yang 8 asing tadi, jika ingin digantikan enggak bisa digantikan sama pemain asing lagi. Tapi digantikan oleh pemain lokal," terangnya.

Regulasi pertandingan lainnya adalah berkaitan dengan pemain U-23. Setiap tim wajib mendaftarkan 5 pemain asing, di mana satu orang harus tampil 45 menit.

"Nah regulasi lain kaitannya dengan pemain asing, runutan untuk under 23, kelahiran 2003 bermain 45 menit yang didaftarkan adalah 5 pemain," jelasnya.

Lebih lanjut Ferry menjelaskan mengapa ada penambahan untuk pemain asing. Ini sudah disetujui seluruh klub karena merasa 6 pemain asing nanggung.

"Memang kalau liat regulasi musim lalu 6-8, klub merasa bahwa 'jadi nanggung'. Apalagi kami punya keinginan, tanpa mengesampingkan lokal, mau menuhin Asia 11," jelasnya.

"Kuota lokal istilahnya gak terlalu terdegradasi dr jumlah lalu karena hanya 8 yang boleh main dan 8 di DSP," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Aturan 11 Pemain Asing di Super League, Persib Singgung Soal Pemain Lokal

Aturan 11 Pemain Asing di Super League, Persib Singgung Soal Pemain Lokal

Bola | Selasa, 08 Juli 2025 | 20:15 WIB

Semen Padang Kental Aroma Portugal, CEO Klub Ungkap Alasan

Semen Padang Kental Aroma Portugal, CEO Klub Ungkap Alasan

Bola | Selasa, 08 Juli 2025 | 19:50 WIB

3 Dampak Negatif Regulasi dari Klub Super League Boleh Daftarkan 11 Pemain Asing

3 Dampak Negatif Regulasi dari Klub Super League Boleh Daftarkan 11 Pemain Asing

Bola | Selasa, 08 Juli 2025 | 20:50 WIB

Terkini

Rekor Mandalika Pecah, Raul Fernandez Kuasai Practice MotoGP

Rekor Mandalika Pecah, Raul Fernandez Kuasai Practice MotoGP

Foto | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 06:00 WIB

Blibli Buka PO iPhone 18 Pro di 5 Kawasan Perkantoran Jakarta

Blibli Buka PO iPhone 18 Pro di 5 Kawasan Perkantoran Jakarta

Foto | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 05:00 WIB

Investasi Mulai Rp100.000, BRI Hadirkan Tiga Produk Reksa Dana Eastspring

Investasi Mulai Rp100.000, BRI Hadirkan Tiga Produk Reksa Dana Eastspring

Kalbar | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 22:42 WIB

Dukung Diversifikasi Portofolio, BRI Tambah 3 Pilihan Reksa Dana Eastspring

Dukung Diversifikasi Portofolio, BRI Tambah 3 Pilihan Reksa Dana Eastspring

Sulsel | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 22:39 WIB

335 Sekolah Ditutup akibat Kabut Asap Indonesia, ASEAN Didesak Gelar Rapat Darurat

335 Sekolah Ditutup akibat Kabut Asap Indonesia, ASEAN Didesak Gelar Rapat Darurat

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 22:22 WIB

Mengapa Pandangan yang Tepat Tentang Emas Tetap Bisa Berujung Rugi

Mengapa Pandangan yang Tepat Tentang Emas Tetap Bisa Berujung Rugi

Bisnis | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 22:09 WIB

Kode Voucher Belanja 10.10 di Shopee dari BRI, Ada Diskon Tambahan!

Kode Voucher Belanja 10.10 di Shopee dari BRI, Ada Diskon Tambahan!

Bri | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 22:07 WIB

BRI Gandeng Eastspring Indonesia, Tambah Pilihan Investasi bagi Nasabah

BRI Gandeng Eastspring Indonesia, Tambah Pilihan Investasi bagi Nasabah

Sumbar | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 22:06 WIB

BRI Luncurkan Tiga Reksa Dana Baru, Investasi Awal Mulai Rp100.000

BRI Luncurkan Tiga Reksa Dana Baru, Investasi Awal Mulai Rp100.000

Sumsel | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 22:03 WIB

Keresahan Publik Diabaikan, Sosiolog UGM Khawatir Masyarakat Berubah Jadi Apatis dan Marah

Keresahan Publik Diabaikan, Sosiolog UGM Khawatir Masyarakat Berubah Jadi Apatis dan Marah

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 22:00 WIB

×