Buat Pasangan Jay Idzes, Kenapa PSSI Tak Coba Lobi Pemain Keturunan Rp 347 Miliar untuk Ronde 4

Pebriansyah Ariefana

Rabu, 16 Juli 2025 | 19:36 WIB
Buat Pasangan Jay Idzes, Kenapa PSSI Tak Coba Lobi Pemain Keturunan Rp 347 Miliar untuk Ronde 4
Kenapa PSSI tidak coba lagi lobi pemain keturunan grade A Ryan Flamingo untuk mau dinaturalisasi menjadi teman duet dengan Jay Idzes?(Instagram/@ryanflamingo)

Suara.com - Timnas Indonesia butuh tambahan bek andal untuk memperkuat pertahanan di ronde 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026. Kenapa PSSI tidak coba lagi lobi pemain keturunan grade A Ryan Flamingo untuk mau dinaturalisasi menjadi teman duet dengan Jay Idzes?

Bek muda yang berdarah Indonesia ini tampil impresif bersama PSV Eindhoven musim lalu, menarik perhatian banyak klub besar termasuk The Reds Liverpool.

Nama Ryan Flamingo makin bersinar setelah penampilan luar biasanya di laga melawan Sporting Lisbon dalam ajang UEFA Champions League. Ia sukses meredam serangan striker tajam Viktor Gyökeres, sesuatu yang langsung menjadi sorotan para pencari bakat Premier League, khususnya Liverpool FC.

Ryan Flamingo Dianggap Tak Layak Bela Belanda, Kalau Bela Timnas Indonesia? [Tangkap layar X]
Ryan Flamingo Dianggap Tak Layak Bela Belanda, Kalau Bela Timnas Indonesia? [Tangkap layar X]

Nilai pasar Ryan Flamingo kini melejit, mencapai sekitar Rp347 miliar, menjadikannya sebagai salah satu pemain keturunan Indonesia dengan valuasi tertinggi di dunia sepak bola. Kenaikan ini menunjukkan betapa besar potensi yang dimilikinya dan seberapa tingginya minat klub-klub elite terhadapnya.

Liverpool Siap Tambah Amunisi Belanda, Flamingo Bisa Jadi Yang Kelima

Jika transfer ini terwujud, Ryan Flamingo akan menjadi pemain Belanda kelima dalam skuad Liverpool saat ini. Sebelumnya sudah ada Virgil van Dijk, Jeremie Frimpong, Ryan Gravenberch, dan Cody Gakpo, yang semuanya adalah pilar penting The Reds.

Fakta ini tentu bisa memudahkan adaptasi Flamingo di Liverpool. Dengan adanya rekan-rekan senegara, proses transisi ke Premier League akan jauh lebih mulus, apalagi jika melihat kesamaan kultur bermain dan bahasa di antara mereka.

Bagi Liverpool, menambah satu lagi bek muda bertalenta asal Belanda bisa menjadi investasi jangka panjang. Sementara dari sisi pemain, tawaran bermain di salah satu klub terbesar di dunia tentu bukan hal yang mudah ditolak.

Ngaku Tak Bahagia Pasca Bela Belanda, Ryan Flamingo Mau Jadi Penggawa Timnas Indonesia?[Instagram Ryan Flamingo]
Ngaku Tak Bahagia Pasca Bela Belanda, Ryan Flamingo Mau Jadi Penggawa Timnas Indonesia?[Instagram Ryan Flamingo]

Impian Timnas Indonesia Dapat Pemain Naturalisasi Lagi Terancam

Di sisi lain, ketertarikan Liverpool menjadi sinyal negatif bagi peluang Timnas Indonesia untuk menaturalisasi Ryan Flamingo. Karier yang semakin menanjak di Eropa menjadikan opsi memperkuat Timnas Belanda lebih masuk akal secara profesional bagi sang pemain.

PSSI sebelumnya memang sempat dikabarkan memantau Ryan Flamingo sebagai calon pemain naturalisasi. Namun hingga kini, tidak ada pernyataan resmi atau sinyal konkret dari sang pemain untuk membela Timnas Garuda.

baca juga

Apalagi jika benar ia bergabung ke Liverpool. Jadwal padat dan ekspektasi tinggi di Liga Inggris bisa membuat proses naturalisasi ke Indonesia kian sulit, baik dari sisi administrasi maupun prioritas pribadi Flamingo sendiri.

Faktor Nilai Pasar dan Profesionalisme Jadi Penghambat

Dengan valuasi hampir Rp350 miliar, Ryan Flamingo kini berada di level pemain top Eropa. Proses naturalisasi tidak hanya menyangkut administrasi dan dokumen, tapi juga menyentuh aspek karier jangka panjang dan ekspektasi klub terhadap performa sang pemain.

Bergabung dengan klub sebesar Liverpool membuat semua fokus tertuju pada adaptasi dan performa maksimal. Memikirkan proses naturalisasi tentu bukan prioritas utama bagi pemain dengan target tampil reguler di Premier League dan kompetisi Eropa lainnya.

Kondisi ini memperjelas tantangan yang dihadapi Timnas Indonesia dalam membujuk pemain keturunan untuk bergabung. Ketika seorang pemain telah menembus level tertinggi sepak bola dunia, keputusannya akan lebih banyak ditentukan oleh karier, bukan faktor emosional atau sentimental.

Pemain keturunan Indonesia, Ryan Flamingo saat mencetak gol ke gawang Girona pada matchday ke-4 Liga Champions [X @OptaJoe]
Pemain keturunan Indonesia, Ryan Flamingo saat mencetak gol ke gawang Girona pada matchday ke-4 Liga Champions [X @OptaJoe]

Pelajaran Penting Bagi PSSI dalam Proyek Naturalisasi

Kisah Ryan Flamingo bisa menjadi bahan evaluasi penting bagi PSSI dalam menyusun strategi naturalisasi ke depan. Tidak semua pemain keturunan mudah diajak bergabung, terutama jika mereka sudah meniti jalur profesional bersama klub-klub elite Eropa.

Perlu pendekatan yang cerdas, terstruktur, dan dimulai sejak usia muda untuk menarik minat pemain keturunan. Mengandalkan ketertarikan pribadi semata atau sentimen asal-usul saja tidak cukup, apalagi saat pemain sedang dalam fase emas kariernya.

Untuk itu, PSSI mungkin harus mempertimbangkan pembinaan jangka panjang dan membentuk jaringan dengan akademi-akademi di Eropa yang memiliki talenta berdarah Indonesia. Langkah ini bisa meningkatkan peluang menemukan pemain yang benar-benar bersedia memperkuat Merah Putih.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Debut di Laga vs Brunei, Ternyata Begini 3 Pakem Permainan Gerald Vanenburg Bersama Timnas U-23

Debut di Laga vs Brunei, Ternyata Begini 3 Pakem Permainan Gerald Vanenburg Bersama Timnas U-23

Your Say | Rabu, 16 Juli 2025 | 15:26 WIB

Lancar Bahasa Indonesia dan Jawa, Brandon Scheunemann Keturunan Mana?

Lancar Bahasa Indonesia dan Jawa, Brandon Scheunemann Keturunan Mana?

Bola | Rabu, 16 Juli 2025 | 15:07 WIB

Manajer Ungkap Dua Lawan 'Mudah' Timnas Indonesia di Babak Keempat

Manajer Ungkap Dua Lawan 'Mudah' Timnas Indonesia di Babak Keempat

Bola | Rabu, 16 Juli 2025 | 15:06 WIB

Terkini

Harry Kane Sah Jadi Raja Gol Inggris di Piala Dunia, Rekor Legendaris Ini Tumbang

Harry Kane Sah Jadi Raja Gol Inggris di Piala Dunia, Rekor Legendaris Ini Tumbang

Bola | Minggu, 28 Juni 2026 | 11:57 WIB

Inggris Hadapi Kongo di 32 Besar, Thomas Tuchel Tengil: Semua Orang Menikmatinya

Inggris Hadapi Kongo di 32 Besar, Thomas Tuchel Tengil: Semua Orang Menikmatinya

Bola | Minggu, 28 Juni 2026 | 11:44 WIB

Hasil MLSC All-Stars 2026: Tekuk Yogyakarta, Surabaya Rebut Tempat Ketiga

Hasil MLSC All-Stars 2026: Tekuk Yogyakarta, Surabaya Rebut Tempat Ketiga

Bola | Minggu, 28 Juni 2026 | 11:32 WIB

Tampang Kapten Tanjung Verde yang Dituduh Pemerkosa Begini Kata FIFA

Tampang Kapten Tanjung Verde yang Dituduh Pemerkosa Begini Kata FIFA

Bola | Minggu, 28 Juni 2026 | 11:06 WIB

Gagal di Piala Dunia 2026, Arab Saudi Inginkan Jesus sebagai Juru Selamat

Gagal di Piala Dunia 2026, Arab Saudi Inginkan Jesus sebagai Juru Selamat

Bola | Minggu, 28 Juni 2026 | 10:57 WIB

Brasil vs Jepang di Piala Dunia 2026, Zico: Kalau Vinicius Cs Kalah Saya Tidak Sedih

Brasil vs Jepang di Piala Dunia 2026, Zico: Kalau Vinicius Cs Kalah Saya Tidak Sedih

Bola | Minggu, 28 Juni 2026 | 10:50 WIB

Lakon Aneh Piala Dunia 2026: Aljazair dan Austria Main Mata untuk Singkirkan Iran?

Lakon Aneh Piala Dunia 2026: Aljazair dan Austria Main Mata untuk Singkirkan Iran?

Bola | Minggu, 28 Juni 2026 | 10:42 WIB

Skenario Ronaldo vs Messi di Piala Dunia 2026: Final atau Perebutan Juara 3

Skenario Ronaldo vs Messi di Piala Dunia 2026: Final atau Perebutan Juara 3

Bola | Minggu, 28 Juni 2026 | 10:34 WIB

Cetak Sejarah di Piala Dunia 2026, Tanjung Verde Viralkan Nyanyian 1 Persen

Cetak Sejarah di Piala Dunia 2026, Tanjung Verde Viralkan Nyanyian 1 Persen

Bola | Minggu, 28 Juni 2026 | 10:25 WIB

Steve Clarke Resmi Mundur usai Skotlandia Tersingkir dari Piala Dunia 2026

Steve Clarke Resmi Mundur usai Skotlandia Tersingkir dari Piala Dunia 2026

Bola | Minggu, 28 Juni 2026 | 10:21 WIB

×