3 Alasan Indra Sjafri Cocok Latih Timnas Indonesia U-23 di SEA Games 2025

Arief Apriadi

Minggu, 03 Agustus 2025 | 10:11 WIB
3 Alasan Indra Sjafri Cocok Latih Timnas Indonesia U-23 di SEA Games 2025
Plt Direktur Teknik PSSI, Indra Sjafri dianggap cocok menggantikan Gerald Vanenburg untuk memimpin Timnas Indonesia U-23 di SEA Games 2025. (pssi.org)

Suara.com - Indra Sjafri dikabarkan bakal menggantikan Gerald Vanenburg sebagai pelatih Timnas Indonesia U-23.

Namun, bukan menjadi pengganti sepenuhnya. Indra disebut akan menjadi pelatih Timnas U-23 saat gelaran SEA Games 2025 mendatang di Thailand.

Setelah dipastikan bahwa Gerald Vanenburg tidak akan mendampingi skuad Garuda Muda di ajang dua tahunan tersebut, sejumlah nama mencuat sebagai kandidat penggant

Meskipun belum ada pengumuman resmi dari PSSI, berbagai media nasional mengabarkan bahwa Indra menjadi opsi utama.

Mantan pelatih Timnas Indonesia U-19, Indra Sjafri membantah jika dirinya kini menjabat sebagai Direktur Teknik atau Dirtek PSSI. [Suara.com/dok]
Mantan pelatih Timnas Indonesia U-19, Indra Sjafri membantah jika dirinya kini menjabat sebagai Direktur Teknik atau Dirtek PSSI. [Suara.com/dok]

Hal ini diperkuat oleh pernyataan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, yang menyebut pihaknya tidak melupakan kontribusi para pelatih yang sudah berjasa, termasuk Indra Sjafri.

Indra memang bukan nama asing di sepak bola Indonesia, khususnya di kelompok usia muda. Ia pernah menangani Timnas U-19, U-20, hingga U-23. Kiprahnya terbilang cemerlang, terutama dalam mencetak prestasi di kawasan Asia Tenggara.

Berikut tiga alasan kuat mengapa Indra Sjafri layak kembali dipercaya menukangi Timnas Indonesia U-23 di SEA Games 2025 mendatang.

1. Punya Rekam Jejak Juara di SEA Games

Indra Sjafri adalah sosok yang membawa Indonesia meraih medali emas SEA Games 2023 di Kamboja. Prestasi itu menjadi sangat bersejarah karena Indonesia terakhir kali naik podium tertinggi pada edisi 1991.

Dengan pengalaman langsung menjuarai turnamen yang sama, Indra tentu tahu medan, tekanan, dan pola permainan yang dibutuhkan untuk menang.

baca juga

Kemenangan tersebut juga membuktikan bahwa Indra bukan hanya mampu membentuk tim, tapi juga menghadirkan hasil nyata di turnamen dengan tensi tinggi seperti SEA Games.

Hal ini tak bisa dianggap remeh, mengingat tidak semua pelatih mampu tampil maksimal di ajang multievent yang jadwalnya padat dan pendek.

2. Spesialisasi di Sepak Bola Usia Muda

Sejak awal karier kepelatihannya, Indra memang dikenal sebagai spesialis tim nasional usia muda. Ia membawa Timnas U-19 juara Piala AFF U-19 pada 2013 dan 2024.

Tak hanya itu, ia juga sukses mempersembahkan gelar AFF U-22 pada tahun 2019. Dalam konteks sepak bola Asia Tenggara, nama Indra sangat disegani.

Pengalamannya membina pemain muda Indonesia selama lebih dari satu dekade menjadi nilai tambah yang besar.

Ia mengenal karakter pemain lokal, tahu bagaimana membangun fondasi permainan, dan mengerti cara memaksimalkan potensi talenta muda. Dengan pondasi ini, ia tidak butuh waktu lama untuk membentuk tim yang solid.

3. Pendekatan Humanis dan Bangun Mental Pemain

Salah satu kekuatan terbesar Indra Sjafri adalah pendekatannya yang humanis dan fokus pada pembentukan karakter pemain.

Ia dikenal dekat dengan para pemain dan mampu membangun chemistry tim dalam waktu singkat. Pendekatan ini terbukti berhasil membentuk kekompakan saat SEA Games 2023, di mana Indonesia tampil konsisten dan percaya diri.

Dalam konteks SEA Games yang jadwalnya padat, kemampuan mengelola mental dan emosi pemain jadi sangat penting. Indra bukan hanya pelatih secara teknis, tapi juga mentor yang memahami kebutuhan psikologis anak-anak muda yang ia latih.

Kombinasi pendekatan teknis dan emosional ini menjadi senjata utama Indra dalam menghadapi tekanan turnamen pendek seperti SEA Games.

Selain faktor teknis dan mental, Indra juga masih aktif memantau perkembangan tim nasional muda meski kini menjabat sebagai Direktur Teknik PSSI. Dengan demikian, ia tidak perlu adaptasi terlalu lama karena sudah tahu siapa saja pemain potensial yang bisa dibawa ke SEA Games 2025.

Apalagi, sebagian besar pemain Timnas U-23 saat ini adalah nama-nama yang pernah bermain di bawah asuhan Indra Sjafri sebelumnya. Hal ini akan mempermudah proses seleksi dan penyesuaian taktik, karena kedua belah pihak sudah saling mengenal.

Kontributor: Aditia Rizki

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dalih Dokter Vietnam U-23 yang Dituduh Curangi Robi Darwis di Final Piala AFF U-23 2025

Dalih Dokter Vietnam U-23 yang Dituduh Curangi Robi Darwis di Final Piala AFF U-23 2025

Bola | Sabtu, 02 Agustus 2025 | 20:05 WIB

Kata Kadek Arel Soal Kans Timnas Indonesia Juara Grup Kualifikasi Piala Asia U-23

Kata Kadek Arel Soal Kans Timnas Indonesia Juara Grup Kualifikasi Piala Asia U-23

Bola | Sabtu, 02 Agustus 2025 | 11:28 WIB

Mohon Maaf, Andalan Timnas Indonesia U-23 Undur Diri Dulu

Mohon Maaf, Andalan Timnas Indonesia U-23 Undur Diri Dulu

Bola | Sabtu, 02 Agustus 2025 | 14:05 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×