Tak Hormati Wasit, Yuran Fernandes Kena Skorsing, Begini Kata Pengamat

Arief Apriadi, Adie Prasetyo Nugraha

Senin, 29 September 2025 | 14:53 WIB
Tak Hormati Wasit, Yuran Fernandes Kena Skorsing, Begini Kata Pengamat
Yuran Fernandes dijatuhi sanksi Komdis PSSI usai menolak berjabat tangan saat tos koin. [Dok. IG Yuran Fernandes]
baca 10 detik
  • Yuran Fernandes dijatuhi sanksi Komdis PSSI usai menolak berjabat tangan saat tos koin.
  • Pengamat Kesit Budi Handoyo menilai hukuman itu sudah sesuai aturan.
  • Ini bukan pertama kalinya Yuran bermasalah dengan disiplin di Liga Indonesia.

Suara.com - Sanksi Komite Disiplin (Komdis) PSSI terhadap kapten PSM Makassar, Yuran Fernandes, mendapat dukungan dari pengamat sepak bola nasional, Kesit Budi Handoyo.

Ia menilai hukuman itu wajar mengingat tindakan sang pemain dianggap tidak menghormati perangkat pertandingan.

Insiden bermula ketika PSM Makassar menjamu Persija Jakarta dalam lanjutan Super League 2025/2026 pada 21 September lalu.

Yuran menolak berjabat tangan dengan perangkat pertandingan saat momen tos koin sebelum laga dimulai.

Keputusan Komdis kemudian menjatuhkan skorsing empat pertandingan kepada bek asal Cape Verde itu.

"Itu memang konsekuensi yang harus diterima oleh Yuran Fernandes karena tingkah langkunya dianggap tidak menghargai perangkat pertandingan diantaranya memang wasit dalam pertandingan yang sebelumnya akan dimainkan oleh PSM," kata Kesit kepada Suara.com.

Menurut Kesit, aturan sudah jelas dan hukuman itu sejalan dengan kode disiplin.

"Jadi saya kira kalau ditanya apakah hukuman itu tepat atau tidak ya menurut saya tepat sih, memang aturannya seperti itu, sekurang-kurangnya memang empat pertandingan," ujarnya.

Sanksi ini bukan yang pertama bagi Yuran Fernandes. Sebelumnya, ia pernah mendapat hukuman skorsing tiga bulan setelah mengunggah kritik keras terhadap kompetisi di akun Instagram pribadinya.

baca juga

Kesit menilai, pemain boleh mengajukan protes, namun tetap harus menjaga etika terhadap perangkat pertandingan.

"Ketika itu yang dianggap ya buruklah menurut dia di musim lalu pada saat itu kalau nggak salah PSM akan menghadapi atau usai pertandingan melawan Sleman kalau nggak salah," tuturnya.

Lebih jauh, Kesit mengingatkan bahwa rekam jejak buruk Yuran bisa saja menjadi pertimbangan tambahan Komdis.

"Tapi itu kan perbuatan yang pernah dia lakukan dan boleh jadi apa yang diputuskan oleh Komdis terkait dengan dia diskursi untuk empat pertandingan gitu ya itu juga mungkin sebelumnya mengacu pada apa yang pernah dilakukan oleh pemain yang sama," jelasnya.

Meski mendukung sanksi tersebut, Kesit menegaskan Yuran tetap punya hak untuk membela diri.

"Jadi saya pikir ya wajarlah hukuman yang diberikan terhadap Yuran Fernandes. Kalau dia mau melakukan banding saya pikir kesempatan itu ada ya untuk melakukan banding," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tolak Salami Wasit, Yuran Fernandes Diskors 4 Laga oleh Komdis PSSI

Tolak Salami Wasit, Yuran Fernandes Diskors 4 Laga oleh Komdis PSSI

Bola | Senin, 29 September 2025 | 13:29 WIB

Mauricio Souza Kritik Keras Kinerja Wasit Setelah Persija Takluk 1-3 Lawan Borneo FC

Mauricio Souza Kritik Keras Kinerja Wasit Setelah Persija Takluk 1-3 Lawan Borneo FC

Bola | Senin, 29 September 2025 | 14:05 WIB

Pelatih Brasil Soroti Kepemimpinan Wasit Usai Persija Jakarta Dipecundangi Borneo FC

Pelatih Brasil Soroti Kepemimpinan Wasit Usai Persija Jakarta Dipecundangi Borneo FC

Bola | Senin, 29 September 2025 | 10:56 WIB

Terkini

Cuma Hari Ini! KAI Obral Tiket Kereta, Bayar 81 Persen Rayakan HUT Ke-81

Cuma Hari Ini! KAI Obral Tiket Kereta, Bayar 81 Persen Rayakan HUT Ke-81

News | Senin, 28 September 2026 | 09:19 WIB

Jokowi Tunjukkan KTA PSI, Analis: Partai Lain Mulai Hitung Ulang Peta Politik 2029

Jokowi Tunjukkan KTA PSI, Analis: Partai Lain Mulai Hitung Ulang Peta Politik 2029

News | Senin, 28 September 2026 | 09:15 WIB

6 Pasangan Shio yang Paling Cocok Menikah dan Bikin Rezeki Suami Istri Melimpah

6 Pasangan Shio yang Paling Cocok Menikah dan Bikin Rezeki Suami Istri Melimpah

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 09:15 WIB

Kebijakan Saham Rp1 Berlaku, IHSG Ambruk ke Level 6.209 Pagi Ini

Kebijakan Saham Rp1 Berlaku, IHSG Ambruk ke Level 6.209 Pagi Ini

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 09:14 WIB

Dugaan Pencatutan Nama Presiden Bayangi Muktamar NU, Klaim Transaksi Suara Capai Rp400 Miliar

Dugaan Pencatutan Nama Presiden Bayangi Muktamar NU, Klaim Transaksi Suara Capai Rp400 Miliar

Jatim | Senin, 28 September 2026 | 09:07 WIB

Peluang Emas Buat UMKM: Jangan Batasi Pasar 'Modest Fashion' Cuma di Segmen Muslim!

Peluang Emas Buat UMKM: Jangan Batasi Pasar 'Modest Fashion' Cuma di Segmen Muslim!

Your Say | Senin, 28 September 2026 | 09:05 WIB

Grace Natalie Buka Suara soal Rumor Jokowi Jadi Ketua Dewan Pembina PSI

Grace Natalie Buka Suara soal Rumor Jokowi Jadi Ketua Dewan Pembina PSI

News | Senin, 28 September 2026 | 09:02 WIB

BI Pertahankan BI-Rate 5,75 Persen di Tengah Tekanan Global

BI Pertahankan BI-Rate 5,75 Persen di Tengah Tekanan Global

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 09:00 WIB

WNI Terjebak di Hotel saat Banjir Besar di Bangkok

WNI Terjebak di Hotel saat Banjir Besar di Bangkok

News | Senin, 28 September 2026 | 08:51 WIB

OKX Ungkap Cadangan Kripto US$27,4 Miliar, Klaim Lindungi 690 Ribu Pengguna

OKX Ungkap Cadangan Kripto US$27,4 Miliar, Klaim Lindungi 690 Ribu Pengguna

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 08:51 WIB

×