Kumpulan Modal Timnas Indonesia Kalahkan Arab Saudi dan Irak

Pebriansyah Ariefana

Rabu, 08 Oktober 2025 | 11:23 WIB
Kumpulan Modal Timnas Indonesia Kalahkan Arab Saudi dan Irak
Timnas Indonesia (AFC)
baca 10 detik
  • Patrick Kluivert memiliki peluang besar membawa Timnas Indonesia lolos Piala Dunia 2026 pertama sejak merdeka.

  • Performa dan Peringkat FIFA terbaru Timnas Indonesia jauh lebih unggul dari Arab Saudi dan Irak.

  • Skuad Garuda diperkuat pemain liga top Eropa yang dapat jadi kunci di Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Suara.com - Timnas Indonesia kini berada di ambang penciptaan sejarah baru dalam kancah sepak bola internasional, berjuang untuk meraih satu tempat di putaran final Piala Dunia 2026.

Mimpi besar ini diemban di pundak pelatih kawakan asal Belanda, Patrick Kluivert, yang berpotensi mengikuti jejak kompatriotnya seperti Guus Hiddink dan Bert van Marwijk, yang sukses membawa tim Asia berlaga di pentas dunia.

Prestasi ini akan terasa istimewa, sebab kelolosan akan menjadi yang pertama bagi Timnas Indonesia sejak kemerdekaan pada 17 Agustus 1945, sebuah momen langka yang menyatukan romantisme dan nasionalisme.

Skuad Garuda harus berjuang keras di babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026, menghadapi dua tim kuat yang sudah berpengalaman tampil di putaran final, yakni Irak dan Arab Saudi.

Irak tercatat pernah merasakan atmosfer Piala Dunia pada tahun 1986, sementara Arab Saudi merupakan langganan dengan enam penampilan dari delapan edisi terakhir.

Tantangan Berat di Kandang Lawan

Pasukan Jay Idzes dkk. dihadapkan pada tugas super berat, karena pertandingan awal akan digelar di Jeddah, Arab Saudi, di mana mereka tidak hanya melawan tuan rumah tetapi juga dihadapkan pada tantangan non-teknis yang berpotensi mengganggu irama permainan.

Setelah menghadapi Saudi pada Kamis dini hari, Garuda harus langsung bersiap melawan Irak pada Senin dini hari pekan berikutnya.

Namun, patut dicermati bahwa secara performa, Timnas Indonesia justru menunjukkan grafik peningkatan kualitas permainan yang jauh lebih impresif jika dibandingkan dengan Arab Saudi dan Irak.

baca juga

Perkembangan tim asuhan Patrick Kluivert sangat menarik untuk disaksikan, terutama dari laju Peringkat FIFA dan peningkatan mutu permainan.

Memang benar bahwa Irak berhasil menundukkan Indonesia dua kali pada babak kedua Kualifikasi Piala Dunia 2026, termasuk kemenangan 0-2 di Jakarta pada 6 Juni 2024, yang melanjutkan rekor tak terkalahkan Irak dalam sembilan pertemuan.

Meski demikian, setelah kemenangan tersebut, grafik performa Irak justru tidak begitu meyakinkan, walaupun catatan mereka sedikit lebih baik dalam 11 pertandingan terakhir babak kualifikasi dibandingkan Indonesia.

Indonesia memiliki catatan 4 kali menang, 3 kali seri, dan 4 kali kalah, sedangkan Irak mencatatkan 5 kali menang, 3 kali seri, dan 3 kali kalah.

Statistik ini menjadi luar biasa mengingat Timnas Indonesia berada dua kali di bawah Peringkat FIFA Irak, dan merupakan tim dengan peringkat terendah sejak babak kedua kualifikasi.

Di babak ketiga, Garuda bahkan harus bersaing di grup yang berisi dua dari empat tim teratas Asia (Jepang dan Australia), sementara tim lain seperti Saudi, Bahrain, dan China juga memiliki peringkat jauh di atas Indonesia.

Sebaliknya, Irak, yang berada di Peringkat FIFA tujuh Asia, hanya berhadapan dengan satu tim di atasnya, yaitu Korea Selatan, dan selalu dikalahkan oleh tim tersebut sepanjang babak ketiga.

Keunggulan Indonesia terlihat karena tim mampu mengalahkan tim-tim yang memiliki Peringkat FIFA di atas mereka, termasuk Arab Saudi yang selevel dengan Irak.

Keunggulan Data Performa Terbaru

Fakta menarik lainnya adalah catatan lima pertandingan terakhir Indonesia yang terlihat lebih menjanjikan dengan 4 kali menang dan 1 kali kalah.

Perbandingan ini kontras dengan Irak yang hanya meraih 1 kali menang, 1 kali seri, dan 3 kali kalah, bahkan sempat takluk dari Arab Saudi di Piala Teluk.

Indonesia juga memanfaatkan jeda kompetisi dengan menggelar dua laga persahabatan melawan Taiwan dan Lebanon, sementara Irak tidak mengadakan pertandingan pemanasan setelah putaran ketiga selesai.

Konsistensi Timnas Indonesia dalam meraih hasil positif, terutama melawan tim-tim berperingkat lebih tinggi, terlihat jelas karena Peringkat FIFA mereka melonjak dari 134 menjadi 119 dalam setahun terakhir.

Sementara itu, peringkat Arab Saudi asuhan Herve Renard justru stagnan di kisaran 58-59, dan mereka hanya memetik dua kemenangan dari laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 sejak dikalahkan Indonesia pada 19 November 2024.

Catatan lima laga terakhir Arab Saudi juga kurang mengesankan: sekali menang, dua kali seri, dan dua kali kalah, termasuk hasil seri 1-1 melawan Trinidad & Tobago, tim berperingkat 102, di Piala Emas Concacaf.

Semua data ini menjadi alasan kuat bagi Timnas Indonesia untuk optimis dapat berbuat banyak saat kembali bersua Arab Saudi dan Irak di babak krusial ini.

Arab Saudi bahkan gagal mengalahkan Indonesia dalam dua pertemuan terakhir, termasuk sekali kekalahan, padahal mereka hampir selalu menang dalam 12 pertemuan sebelumnya.

Jika Saudi saja bisa dikalahkan oleh tim asuhan Patrick Kluivert, muncul keyakinan bahwa Irak juga bisa merasakan nasib yang sama seperti yang dialami Saudi pada kekalahan 2-0 di Gelora Bung Karno.

Faktor Materi Pemain Eropa

Faktor determinan lain yang memperkuat keyakinan adalah kualitas materi pemain Timnas Indonesia.

Saat ini, skuad Garuda diperkuat oleh pemain-pemain yang berkompetisi di tujuh dari sebelas liga sepak bola terkemuka di dunia, meliputi Serie A Italia, Bundesliga Jerman, Ligue 1 Prancis, Pro League Belgia, Liga Championship Inggris, MLS Amerika Serikat, dan Eredivisie Belanda.

Setidaknya ada sepuluh pemain yang merumput di liga-liga elite tersebut, termasuk Jay Idzes di Sassuolo (Serie A) dan Calvin Verdonk di Lille (Ligue 1).

Klub mereka saat ini tengah bersaing di papan tengah klasemen, hanya terpaut beberapa poin dari puncak, menunjukkan kualitas kompetisi yang mereka hadapi.

Empat pemain lainnya memperkuat tim-tim papan tengah Eredivisie, seperti Justin Hubner di Fortuna Sittard dan Dean James di Go Ahead Eagles.

Keberadaan pemain-pemain inti Liga Indonesia, seperti Rizky Ridho, dan Liga Thailand yang sudah lama bermain bersama juga menunjang kekompakan tim secara keseluruhan.

Pengalaman bermain di iklim kompetitif Eropa yang dibawa oleh para pemain ini diharapkan dapat ditularkan di lapangan, membuat tiket Piala Dunia 2026 menjadi target yang realistis.

Skuad Patrick Kluivert akan melawan dua tim yang sebagian besar pemainnya berasal dari liga domestik, meskipun pamor Saudi Pro League kini mulai naik daun.

Namun, kewaspadaan tetap wajib dijaga, tidak hanya terhadap muka lama seperti Aymen Hussein di Irak, tetapi juga pemain baru seperti Marwan Al Sahafi dan Saud Abdulhamid di skuad Saudi.

Di kubu Irak, selain bek Frans Putros (Persib), perlu diwaspadai pula Zidane Iqbal, mantan gelandang Manchester United yang kini menjadi rekan setim Miliano Jonathans di Utrecht.

Mentalitas underdog harus dipegang teguh oleh pemain Timnas Indonesia di bawah arahan Patrick Kluivert, apalagi jika mereka mampu mencetak gol lebih dulu, yang bisa menjadi momentum emas untuk mengendalikan permainan.

Potensi lolos ke putaran final Piala Dunia 2026 bukan sekadar impian, melainkan sebuah peluang emas yang didukung oleh data performa dan kualitas skuad, yang berpotensi membawa Garuda terbang tinggi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Patrick Kluivert Andalkan Mentalitas Eropa saat Timnas Indonesia Tantang Arab Saudi

Patrick Kluivert Andalkan Mentalitas Eropa saat Timnas Indonesia Tantang Arab Saudi

Bola | Rabu, 08 Oktober 2025 | 11:17 WIB

Pengamat Arab Saudi Justru Prediksi Timnas Indonesia yang Lolos Otomatis ke Piala Dunia 2026

Pengamat Arab Saudi Justru Prediksi Timnas Indonesia yang Lolos Otomatis ke Piala Dunia 2026

Bola | Rabu, 08 Oktober 2025 | 11:09 WIB

Ancam Arab Saudi, Jay Idzes Bongkar Beda Timnas Indonesia Dulu dan Sekarang

Ancam Arab Saudi, Jay Idzes Bongkar Beda Timnas Indonesia Dulu dan Sekarang

Bola | Rabu, 08 Oktober 2025 | 11:05 WIB

Terkini

Kabut Asap Karhutla Kepung Palangka Raya

Kabut Asap Karhutla Kepung Palangka Raya

Foto | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 17:36 WIB

Pemain Timnas Indonesia Pernah Dipantau Como 1907, Tak Ada yang Lolos Standar Cesc Fabregas

Pemain Timnas Indonesia Pernah Dipantau Como 1907, Tak Ada yang Lolos Standar Cesc Fabregas

Bola | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 17:27 WIB

Jalan Pintas Penuhi Target PLTS 30 GW, Andalkan Kawasan Industri

Jalan Pintas Penuhi Target PLTS 30 GW, Andalkan Kawasan Industri

Bisnis | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 17:19 WIB

Harga Mercedes-Benz 300 SLR Uhlenhaut Coup Jadi Standar Kemewahan yang Tak Masuk Akal

Harga Mercedes-Benz 300 SLR Uhlenhaut Coup Jadi Standar Kemewahan yang Tak Masuk Akal

Otomotif | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 17:15 WIB

Profil Raja Harald V, Raja Eropa Paling Bersejarah Bawa Norwegia ke Era Modern

Profil Raja Harald V, Raja Eropa Paling Bersejarah Bawa Norwegia ke Era Modern

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 17:13 WIB

Hair Dryer vs Air-Dry: Cara Mana yang Lebih Aman untuk Rambut?

Hair Dryer vs Air-Dry: Cara Mana yang Lebih Aman untuk Rambut?

Your Say | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 17:08 WIB

Cerita Siswa MA Pejompongan Dianiaya Kelompok Ngaku Intel, Dipukul Pakai Besi di Depan Rumah

Cerita Siswa MA Pejompongan Dianiaya Kelompok Ngaku Intel, Dipukul Pakai Besi di Depan Rumah

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 17:06 WIB

Lebih Murah! Yamaha R2 Resmi Mengaspal, Usung Mesin DOHC: Intip Bedanya dengan R15

Lebih Murah! Yamaha R2 Resmi Mengaspal, Usung Mesin DOHC: Intip Bedanya dengan R15

Otomotif | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 17:06 WIB

Anak Penerima Pekerja Upah Masih Ditanggung JKN, Begini Syaratnya

Anak Penerima Pekerja Upah Masih Ditanggung JKN, Begini Syaratnya

Bisnis | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 16:59 WIB

Polisi Disebut Berhasil Tangkal 'Angsa Hitam' di Demo 27 Agustus, Begini Analisanya

Polisi Disebut Berhasil Tangkal 'Angsa Hitam' di Demo 27 Agustus, Begini Analisanya

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 16:57 WIB

×