Kata-kata Calvin Verdonk Jadi Spesialis Sepak Pojok Lille

Pebriansyah Ariefana

Rabu, 29 Oktober 2025 | 13:38 WIB
Kata-kata Calvin Verdonk Jadi Spesialis Sepak Pojok Lille
Calvin Verdonk (Lille)
baca 10 detik
  • Verdonk baru menjadi eksekutor sepak pojok di Lille, bukan inisiatif pribadi.

  • Pelatih Genesio menunjuk Verdonk karena kualitas umpan silangnya dinilai baik.

  • Bek ini merasa sangat nyaman bermain di sisi kiri dengan Mathias Fernandez Pardo.

Suara.com - Calvin Verdonk, bek kiri yang memperkuat Lille, tiba-tiba menarik perhatian karena kontribusi luar biasa dalam skema bola mati.

Pemain ini mencatatkan dua momen krusial dari tendangan sudut saat Lille ditaklukkan PAOK Thessaloniki dengan skor 4-3 pada lanjutan fase grup Liga Europa 2025/26.

Meskipun kalah, dua sepak pojok dari kakinya berujung gol, membuktikan kemampuan baru yang sebelumnya tidak terpakai.

Saat sesi konferensi pers menjelang pertandingan Ligue 1 melawan Nice, Verdonk memberikan klarifikasi seputar penunjukannya sebagai penendang sudut.

Dia menegaskan bahwa peran sebagai eksekutor bola mati bukan keahlian utamanya, bahkan ketika masih berseragam NEC Nijmegen.

Sejak bergabung dengan Lille, Verdonk baru menorehkan asis pertamanya dari situasi bola mati, meski totalnya sudah membukukan delapan asis saat di NEC Nijmegen (sejak Agustus 2021).

Semua asis sebelumnya dihasilkan melalui skema permainan terbuka, bukan dari tendangan bebas maupun sudut.

Transformasi ini dipicu oleh keputusan pelatih Lille, Bruno Genesio, yang melihat adanya potensi ancaman dari umpan silang Verdonk.

Gol pertama Lille dicetak pada menit ke-58 oleh Benjamin Andre, yang berhasil memanfaatkan asis matang dari sepak pojok yang dilepaskan Verdonk.

baca juga

Selang sembilan menit kemudian, tendangan sudut Verdonk kembali menjadi awal dari gol kedua, di mana Thomas Meunier menyambutnya dengan sundulan, yang kemudian diteruskan oleh Hamza Igamane menjadi gol.

Verdonk mengakui bahwa inisiatif menjadi eksekutor korner murni berasal dari kebijakan taktis Bruno Genesio.

"Saya tidak pernah mengambil tendangan sudut di klub lama saya, tapi, saya tahu saya punya umpan silang yang bagus."

"Jadi saya tahu saya bisa mengambil tendangan sudut, dan ya, saya beruntung yang pertama, Benjamin, melakukan sundulan yang hebat, dan yang kedua agak terlalu pendek, tetapi Thomas memberikannya kepada Hamza, dan kemudian dia mencetak gol," ujar Verdonk.

Verdonk menyampaikan bahwa meskipun bukan peran lama, ia kini siap bertanggung jawab atas tendangan sudut tim.

"Sebenarnya, ini pertama kalinya, karena di klub saya sebelumnya, bukan saya yang mengambil tendangan sudut."

"Saya tahu saya punya kemampuan umpan silang yang bagus, jadi saya bertanggung jawab untuk itu."

Keputusan pelatih tampaknya didasari oleh kualitas umpan silang yang dimiliki sang pemain.

Di luar tugas barunya sebagai eksekutor bola mati, Verdonk mengungkapkan kenyamanan mendalam saat bermain di sektor kiri pertahanan.

Sinergi yang terbangun dengan pemain sayap, Mathias Fernandez Pardo, diakui berjalan sangat baik dan efektif.

"Saya merasa sangat nyaman bermain dengan dia di sisi kiri, karena dia pemain yang sangat bagus, sangat cepat."

"Saya pikir banyak bek sayap memiliki masalah dengan kecepatan."

"Jadi saya hanya memberinya bola, dan membiarkannya bergerak," jelasnya tentang kolaborasi di lapangan.

Verdonk merasa bahwa kecepatan Pardo sering merepotkan bek lawan.

"Bahkan, saya merasa sangat nyaman bermitra dengan Mathias Fernandez Pardo, dan bermain di sisi kiri."

"Dia pemain yang sangat bagus, dia sangat, sangat cepat."

"Dia sering merepotkan bek lawan, dan saya mencoba mendistribusikan bola yang bagus kepada dia, dan membiarkannya melakukan sisanya."

Kombinasi antara kemampuan baru sebagai spesialis bola mati dan sinergi yang solid di sisi kiri menunjukkan potensi besar Verdonk.

Peran yang diberikan oleh Bruno Genesio ini membuka dimensi baru dalam permainan Lille, terutama untuk skema serangan set-piece.

Kepercayaan pelatih kepada kualitas umpan silang Verdonk menjadi faktor kunci perubahan peran.

Pengakuan Verdonk tentang kenyamanannya dengan Fernandez Pardo di sisi lapangan memperkuat kinerja sektor kiri Lille.

Meski hasil akhir melawan PAOK adalah kekalahan, kontribusi asis Verdonk menjadi poin positif yang layak disoroti.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mantan Klub Calvin Verdonk Ingin Selamatkan Karier Mees Hilgers, Endingnya Pelik

Mantan Klub Calvin Verdonk Ingin Selamatkan Karier Mees Hilgers, Endingnya Pelik

Bola | Rabu, 29 Oktober 2025 | 10:10 WIB

Terbongkar! Klub Eropa Ini Mau Selamatkan Karier Mees Hilgers tapi Ditolak FC Twente

Terbongkar! Klub Eropa Ini Mau Selamatkan Karier Mees Hilgers tapi Ditolak FC Twente

Bola | Selasa, 28 Oktober 2025 | 18:07 WIB

Klasemen Liga Prancis: Marseille Tumbang, PSG Melaju, Calvin Verdonk Absen di Pesta Gol Lille

Klasemen Liga Prancis: Marseille Tumbang, PSG Melaju, Calvin Verdonk Absen di Pesta Gol Lille

Bola | Senin, 27 Oktober 2025 | 14:43 WIB

Terkini

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:57 WIB

Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien

Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:23 WIB

Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI

Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:05 WIB

Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard

Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard

Video | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:00 WIB

Curi Perhatian Owi/Butet, 16 Atlet Raih Super Tiket Audisi Umum PB Djarum 2026 di Makassar

Curi Perhatian Owi/Butet, 16 Atlet Raih Super Tiket Audisi Umum PB Djarum 2026 di Makassar

Sport | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 18:56 WIB

Urgen, Mengubah Keahlian Individual Manajemen Pengetahuan di Setjen DPR Jadi Kekuatan Institusional

Urgen, Mengubah Keahlian Individual Manajemen Pengetahuan di Setjen DPR Jadi Kekuatan Institusional

DPR | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 18:54 WIB

×