- Pemerintah Iran menyatakan mustahil berpartisipasi Piala Dunia 2026 karena konflik dengan Amerika Serikat.
- Menteri Olahraga Iran menyebut keamanan tim tidak terjamin setelah insiden menewaskan pemimpin tertinggi negara.
- Pertandingan Iran dijadwalkan di Amerika Serikat, namun FIFA dan Presiden AS tetap mengundang mereka hadir.
Suara.com - Timnas Iran terancam tidak tampil di Piala Dunia 2026 setelah pemerintah menyatakan mustahil berpartisipasi di tengah konflik dengan Amerika Serikat.
Menteri Olahraga Iran, Ahmad Donyamali, menegaskan keputusan itu diambil setelah serangan yang disebut menewaskan pemimpin tertinggi Iran, Ali Khamenei.
“Dengan mempertimbangkan bahwa rezim korup ini telah membunuh pemimpin kami, dalam keadaan apa pun kami tidak bisa berpartisipasi di Piala Dunia,” kata Donyamali kepada televisi pemerintah seperti dilansir dari Aljazeera.
Selain itu, Donyamali menyebut situasi keamanan tidak memungkinkan Iran mengirim tim ke turnamen yang digelar di Amerika Serikat.
Piala Dunia 2026 sendiri akan diselenggarakan bersama oleh Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
![Tim Nasional Iran resmi menetapkan Kino Sports Complex, Tucson, Arizona, sebagai pusat pemusatan latihan (training camp) mereka dalam persiapan menuju Piala Dunia 2026. [Wanaen.com]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/01/26/17811-timnas-iran.jpg)
Semua pertandingan fase grup Iran dijadwalkan berlangsung di kota-kota AS seperti Los Angeles dan Seattle, yang membuat situasi semakin sensitif di tengah konflik militer.
Donyamali menegaskan keselamatan warga menjadi alasan utama.
“Anak-anak kami tidak aman dan secara mendasar kondisi untuk berpartisipasi tidak ada. Mereka memaksa dua perang kepada kami dan ribuan rakyat kami menjadi korban,” ujarnya.
Pernyataan itu menjadi sikap resmi pertama pemerintah Iran sejak pecahnya perang pada 28 Februari.
Baca Juga: Iran Mundur dari Piala Dunia 2026, Eks Pejabat FIFA Beberkan Aturan Mengejutkan Soal Tim Pengganti
Sebelumnya, Presiden Federasi Sepak Bola Iran, Mehdi Taj, juga meragukan timnas bisa tampil di turnamen tersebut.
“Setelah serangan ini, kami tidak bisa berharap Piala Dunia berjalan normal. Siapa yang waras akan mengirim tim nasional ke tempat seperti itu?” kata Taj dalam wawancara televisi.
Di sisi lain, Presiden FIFA, Gianni Infantino, mengatakan Iran tetap diundang untuk tampil.
Ia mengungkap bahwa Presiden AS, Donald Trump, menegaskan tim Iran tetap diterima di turnamen tersebut.
“Presiden Trump menegaskan bahwa tim Iran tentu saja dipersilakan berkompetisi di Piala Dunia di Amerika Serikat,” tulis Infantino setelah pertemuan membahas persiapan turnamen.
Iran sebenarnya menjadi negara pertama yang memastikan tiket ke Piala Dunia 2026.