Bukan Jeje, Pengakuan Orang Dekat STY Sejak Awal Sudah Ragu dengan Kemampuan Patrick Kluivert

Pebriansyah Ariefana

Senin, 03 November 2025 | 12:55 WIB
Bukan Jeje, Pengakuan Orang Dekat STY Sejak Awal Sudah Ragu dengan Kemampuan Patrick Kluivert
Patrick Kluivert (ileague)
baca 10 detik
  • Ricky Riskandi sayangkan pemecatan STY di tengah performa Timnas yang menanjak.

  • Eks asisten STY ragu Kluivert sukses karena waktu singkat dan fondasi sudah hilang.

  • STY dianggap punya peluang sukses lebih besar karena fondasi tim adalah proyeknya.

Suara.com - Mantan asisten teknis yang mendampingi Shin Tae-yong (STY) pada masa awal kepemimpinannya di Timnas Indonesia, Ricky Riskandi menilai sudah meragukan dengan kemampuan Patrick Kluivert mencapai target lolos ke Piala Dunia 2026.

Ricky, yang sebelumnya dipercaya PSSI sebagai sekretaris Timnas Indonesia untuk mengurus berbagai keperluan non-teknis dan administrasi STY, mengaku terkejut ketika mendengar kabar pemutusan kontrak pelatih asal Korea Selatan tersebut.

Pelatih berusia 43 tahun ini menilai bahwa langkah federasi sepak bola nasional untuk mendepak STY demi menunjuk Kluivert terkesan diambil terlalu tergesa-gesa.

Keputusan tersebut muncul di tengah kondisi skuad Garuda yang sebenarnya mulai menunjukkan tren peningkatan kualitas dan performa di bawah arahan STY.

Potret Alex Pastoor dan Patrick Kluivert (Instagram/alex.pastoor)
Potret Alex Pastoor dan Patrick Kluivert (Instagram/alex.pastoor)

Ricky Riskandi menyampaikan kekecewaannya mendalam atas kebijakan PSSI yang dianggap tidak tepat waktu.

“Saya sangat kaget dan sangat menyayangkan saat Coach STY diberhentikan. Karena, dia yang sudah membangun dari awal. Otomatis pekerjaannya di Timnas Indonesia kan belum tuntas,” kata Ricky di kanal YouTube Bicara Bola.

Eks Sekretaris Timnas Indonesia tersebut menambahkan bahwa kondisi ini ibarat pekerjaan yang belum selesai dan disia-siakan.

“Istilahnya, saat belum matang, tetapi bunganya sudah mulai mekar. Sama seperti masyarakat Indonesia, ini sungguh sangat disayangkan. Jadi seperti layu sebelum berkembang.”

Saat Kluivert ditunjuk, Ricky secara pribadi sempat merasa ragu terhadap kemampuan mantan pemain AC Milan itu, meskipun dia mengakui bahwa juru taktik Belanda dan stafnya pasti memiliki kelebihan dalam aspek tertentu.

baca juga

Keraguan tersebut bukan terletak pada kompetensi taktik Kluivert, melainkan pada waktu adaptasi yang sangat singkat.

Shin Tae-yong. (Instagram/@shintaeyong7777)
Shin Tae-yong. (Instagram/@shintaeyong7777)

“Kalau bicara soal teknik maupun secara taktik, mungkin saya tidak begitu yakin ketika Patrick Kluivert ditunjuk. Secara pribadi saya tidak yakin. Memang setiap pelatih memiliki kelebihannya masing-masing,” katanya.

Ricky menegaskan bahwa STY punya nilai tambah signifikan dibandingkan penggantinya.

Keunggulan utama STY adalah dia telah membangun pondasi skuad Timnas Indonesia selama lima tahun dan sangat memahami seluk beluk serta karakter para pemainnya.

Asisten pelatih Sriwijaya FC itu tetap menghormati Kluivert, namun ia menyayangkan hilangnya fondasi yang telah dibangun STY.

“Saya tetap respek, mungkin Patrick punya kelebihan, STY juga punya kelebihan. Tetapi, yang menurut saya disayangkan ialah yang membangun fondasi adalah STY. Dan itu tidak sebentar,” kata dia.

Permasalahan terbesar yang disoroti Ricky bukanlah kemampuan taktik Kluivert, melainkan keterbatasan waktu yang dimilikinya.

“Sebetulnya, saya tidak yakin bukan masalah taktiknya. Namun, yang menjadi pertanyaan, apakah Patrick bisa dengan waktu yang sangat singkat? Sedangkan STY membangun fondasi dengan waktu lima tahun. Karena prosesnya itulah yang membuat tidak yakin,” lanjut dia.

Timnas Indonesia. (pssi.org)
Timnas Indonesia. (pssi.org)

Ricky Riskandi juga mengomentari potensi keberhasilan yang bisa diraih Shin Tae-yong andai mendapatkan kesempatan kembali melatih Timnas Indonesia.

Meskipun Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, sempat menyatakan pintu tertutup bagi kembalinya pelatih asal Korea Selatan itu.

Ricky menyadari bahwa sepak bola tidak bisa dihitung secara pasti seperti matematika.

“Kalau bicara apakah STY akan sukses jika ditunjuk lagi, saya tidak ingin munafik karena sepak bola bukan hitungan matematika. Soal kesuksesan ini, mungkin juga berhubungan dengan rezeki,” kata dia.

Namun, ia meyakini bahwa STY memiliki peluang besar untuk sukses karena tidak perlu lagi beradaptasi dengan komposisi skuad.

Sebagian besar pemain, termasuk yang dinaturalisasi, merupakan hasil seleksi dan proyek yang telah ia rintis sejak lama.

“Tetapi, kalau misalnya bicara peluang STY untuk meneruskan pekerjaannya lagi, kesempatan suksesnya itu ada. Karena tidak perlu beradaptasi lama. Dalam tanda kutip, ini kan proyeknya Coach STY yang sudah menata sejak lama,” ucap dia.

Kegagalan Kluivert mencapai target Piala Dunia 2026 seakan menjadi konfirmasi keraguan Ricky Riskandi sejak awal penunjukan tersebut.

Hal ini menjadi pembelajaran penting bagi federasi dalam mengambil keputusan strategis di masa depan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hadapi Timnas Indonesia U-17 di Laga Pertama, Pelatih Zambia: Kami Tidak Takut

Hadapi Timnas Indonesia U-17 di Laga Pertama, Pelatih Zambia: Kami Tidak Takut

Bola | Senin, 03 November 2025 | 12:53 WIB

Coret Pemain Keturunan Norwegia, Ini Penjelasan Nova Arianto

Coret Pemain Keturunan Norwegia, Ini Penjelasan Nova Arianto

Bola | Senin, 03 November 2025 | 12:42 WIB

Timnas Indonesia U-17 Janji Bikin Kejutan di Piala Dunia, Faldy Alberto Tak Gentar dengan Brasil

Timnas Indonesia U-17 Janji Bikin Kejutan di Piala Dunia, Faldy Alberto Tak Gentar dengan Brasil

Bola | Senin, 03 November 2025 | 12:37 WIB

Terkini

4 Pore Tightening Toner Atasi Tekstur Kasar dan Bruntusan Kulit Berminyak

4 Pore Tightening Toner Atasi Tekstur Kasar dan Bruntusan Kulit Berminyak

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 19:35 WIB

Demi Penuhi Standar, Kendal Tornado FC Bantu Lampu Stadion Sriwedari Rp 1 Miliar

Demi Penuhi Standar, Kendal Tornado FC Bantu Lampu Stadion Sriwedari Rp 1 Miliar

Surakarta | Sabtu, 26 September 2026 | 19:34 WIB

Dari Kuliner hingga Hiburan, Travel Agent Bandung Mulai Lirik Kawasan Wisata Ini di Ibu Kota

Dari Kuliner hingga Hiburan, Travel Agent Bandung Mulai Lirik Kawasan Wisata Ini di Ibu Kota

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 19:13 WIB

Akademisi Diajak Kontribusikan Gagasan untuk Jakarta Vision

Akademisi Diajak Kontribusikan Gagasan untuk Jakarta Vision

Bisnis | Sabtu, 26 September 2026 | 19:06 WIB

Ada Perbaikan Jalan, Akses Jalan Kunir Kota Tua Ditutup Mulai Minggu Malam! Ini Rute Alternatifnya

Ada Perbaikan Jalan, Akses Jalan Kunir Kota Tua Ditutup Mulai Minggu Malam! Ini Rute Alternatifnya

News | Sabtu, 26 September 2026 | 19:05 WIB

Buku All The Bright Places, Meruntuhkan Stigma Negatif Isu Mental Health

Buku All The Bright Places, Meruntuhkan Stigma Negatif Isu Mental Health

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 19:00 WIB

Bebas Bersyarat Bechi Dinilai Janggal, Komnas Perempuan Desak Transparansi Data

Bebas Bersyarat Bechi Dinilai Janggal, Komnas Perempuan Desak Transparansi Data

Video | Sabtu, 26 September 2026 | 19:00 WIB

Buntut 198 Siswa dan Guru Tumbang Usai Santap MBG, SPPG di Tulungagung Disetop 20 Hari

Buntut 198 Siswa dan Guru Tumbang Usai Santap MBG, SPPG di Tulungagung Disetop 20 Hari

Jatim | Sabtu, 26 September 2026 | 18:59 WIB

Ketika Data PISA Berbicara, Narasi Keberhasilan Pendidikan Dipertanyakan

Ketika Data PISA Berbicara, Narasi Keberhasilan Pendidikan Dipertanyakan

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 18:55 WIB

Sinopsis Between Steps: Cinta di Tengah Dunia Robotika, Tayang 5 Oktober

Sinopsis Between Steps: Cinta di Tengah Dunia Robotika, Tayang 5 Oktober

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 18:50 WIB

×