Kutukan Piala Dunia 1938: Indonesia dan Kuba Senasib Sepenanggungan

Galih Prasetyo Suara.Com
Rabu, 19 November 2025 | 19:51 WIB
Kutukan Piala Dunia 1938: Indonesia dan Kuba Senasib Sepenanggungan
Piala Dunia 2030: 6 Negara, 3 Benua, 4 Kota Terancam Gagal Jadi Tuan Rumah [fifa.com]
Baca 10 detik
  • Indonesia dan Kuba mengalami nasib serupa di Piala Dunia, yakni sama-sama pernah tampil pada edisi 1938 namun gagal lolos lagi hingga sekarang.
  • Indonesia menjadi pionir Asia di Piala Dunia, meski tampil di tengah konflik internal antara PSSI dan federasi kolonial
  • Kuba mencatat kejutan besar dengan mencapai perempat final 1938 

Suara.com - Fakta sejarah menyakitkan dialami dua negara yang dulu jadi konsestan Piala Dunia 1938.

Indonesia dan Kuba tercatat sebagai dua negara yang pernah tampil di Piala Dunia sebelum Perang Dunia II, namun tidak pernah lagi lolos ke putaran final hingga hari ini.

Keduanya sama-sama tampil pada edisi 1938 di Prancis dan sejak itu gagal menembus putaran final dalam total 27 kali kualifikasi.

Indonesia, yang saat itu masih bernama Hindia Belanda, mengukir sejarah sebagai negara Asia pertama yang tampil di Piala Dunia.

Meski hadir di tengah situasi dunia yang sedang dilanda perang, partisipasi tersebut menjadi tonggak penting sepak bola Asia dan Indonesia.

Tim Hindia Belanda di Piala Dunia 1938 di Prancis. (Historia.id)
Tim Hindia Belanda di Piala Dunia 1938 di Prancis. (Historia.id)

Jejak Indonesia di Piala Dunia 1938

Pada edisi 1938, Hindia Belanda lolos tanpa memainkan satu pun laga kualifikasi setelah Jepang mundur karena perang dengan Cina.

Meski demikian, perjalanan ke Prancis tidak berjalan mudah.

Di dalam negeri, pecah konflik antara PSSI yang dipimpin Soeratin Sosrosugondo dengan federasi sepak bola bentukan pemerintah kolonial.

Baca Juga: Ivar Jenner Pasang Badan untuk Indra Sjafri, Kenapa?

PSSI menolak mengirim pemain sebagai bentuk protes karena menginginkan pertandingan penentu antara kedua kubu untuk menentukan siapa layak mewakili Hindia Belanda.

Akibatnya, skuad yang berangkat terdiri dari kombinasi pemain pribumi, keturunan Tionghoa, dan beberapa pemain Belanda.

Pada 5 Juni 1938, Hindia Belanda berjumpa raksasa Eropa, Hongaria, di babak pertama yang langsung menerapkan sistem gugur.

Meski sempat bertahan selama 12 menit, Indonesia kalah 0-6 dalam laga yang disaksikan sekitar 9.000 penonton.

Hungaria kemudian melaju hingga final sebelum dikalahkan Italia 2-4.

Meski kalah telak, nama Indonesia tetap tercatat sebagai pelopor Asia di Piala Dunia.

Kisah Kuba: Kejutan yang Tak Terulang

Kuba tidak berpartisipasi pada dua edisi sebelumnya, namun mereka tampil mengejutkan ketika akhirnya lolos ke Prancis pada 1938.

Tim yang kala itu dilatih Jose Tapia menurunkan sederetan pemain lokal dari berbagai klub di Havana.

Di babak 16 besar, Kuba menghadapi Rumania dalam pertandingan yang dramatis.

Laga pertama berakhir imbang 3–3 setelah perpanjangan waktu.

Gol-gol Kuba dicetak Hector Socorro (dua gol) dan Jose Magriná.

Pertandingan ulang digelar empat hari kemudian, dan Kuba berhasil menang 2–1 lewat gol Socorro dan Carlos Oliveira.

Kemenangan ini mengantar mereka melaju ke perempat final untuk pertama dan satu-satunya dalam sejarah.

Namun petualangan itu berakhir pahit. Berhadapan dengan Swedia, Kuba kalah telak 0–8 di Antibes.

Walaupun menyakitkan, pencapaian mencapai delapan besar tetap menjadi prestasi terbesar Kuba dalam sejarah sepak bola mereka.

Hingga kini, Kuba sudah 22 kali menjalani siklus kualifikasi Piala Dunia, namun tak pernah lagi lolos sejak 1938.

Beberapa kali mereka tidak mengikuti kualifikasi atau mundur karena alasan administratif dan politik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP dengan Kunci Jawaban dan Penjelasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Fiksi dan Eksposisi dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Geometri dan Pengukuran Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI