- Gelandang Timnas Indonesia, Ivar Jenner, santer dikabarkan pindah ke Persija Jakarta karena kontraknya di FC Utrecht akan berakhir.
- Jenner pernah mengeluhkan hilangnya privasi dan kesulitan adaptasi budaya saat berada di Jakarta kepada media Belanda.
- Kepindahan ini terjadi karena Jenner tidak memperpanjang kontrak akibat minimnya kesempatan bermain di tim utama Utrecht.
Suara.com - Bursa transfer Januari memanas dengan rumor kepindahan gelandang Timnas Indonesia, Ivar Jenner, yang santer dikaitkan dengan klub ibu kota, Persija Jakarta.
Isu ini mencuat seiring kepastian masa depan sang pemain yang dikabarkan bakal hengkang dari klub Belanda, FC Utrecht mengingat kontraknya yang akan segera berakhir.
Namun, potensi kepindahan ini memantik kembali ingatan publik pada pengakuan jujur Jenner mengenai sisi lain kehidupannya saat berada di Jakarta yang membuatnya merasa sedikit terkekang.
Jika benar merapat ke Macan Kemayoran, Jenner harus bersiap menghadapi sorotan masif dan fanatisme suporter yang pernah ia keluhkan kepada media Belanda, Algemeen Dagblad, pada 2024.
“Di Jakarta, saya tidak bisa pergi untuk sekadar ke pusat perbelanjaan, sangat berbeda dengan di sini di Belanda,” ungkapnya kala itu mengenai hilangnya privasi.
Selain faktor privasi, ia juga sempat menyinggung kendala bahasa dan adaptasi budaya sebagai tantangan tersendiri.
“Selain dari pengalaman kebudayaan dan memakan banyak makanan Indonesia, saya tidak begitu terkoneksi dengan negara dan saya tidak berbicara bahasanya,” lanjut Jenner.
Jenner sendiri telah menyadari situasinya dan secara terbuka mengonfirmasi bahwa kebersamaannya dengan FC Utrecht akan segera berakhir.
"Situasi saya di klub [FC Utrecht] untuk saat ini sedikit berbeda, ini adalah musim terakhir saya di klub," ujar Ivar Jenner di Bogor pada November lalu.
Baca Juga: Ambisi Besar Persija Jakarta Raih Kemenangan Konsisten Untuk Kejar Persib Bandung dan Borneo FC
Gelandang yang akan berulang tahun ke-22 pada 10 Januari nanti itu menegaskan bahwa minimnya menit bermain menjadi alasan utama perpisahan tersebut.
"Saya masih berada di tim kedua, sehingga, saya tidak memperpanjang kontrak," jelasnya.
Meski pintu ke Indonesia terbuka, media Belanda memprediksi Jenner sejatinya masih memiliki kualitas yang cukup untuk bersaing di kompetisi Eropa.
Algemeen Dagblad menyebut bahwa pelatih Ron Jans masih mengakui kemampuan teknis sang pemain meski tidak masuk dalam rencananya di Utrecht.
“Kontraknya kadaluarsa, Ron Jans memuji kemampuannya mengendalikan bola dan menyebutnya sebagai tambahan bagus untuk tim Keuken Kampioen Divisie atau mungkin sisi kanan Eredivisie,” tulis media tersebut.