- Persija Jakarta akan menghadapi Persijap Jepara pada pekan ke-16 di GBK, Sabtu (3/1/2026) demi tiga poin.
- Kemenangan krusial ini berpotensi membawa Persija ke puncak klasemen Super League 2025/2026 saat ini.
- Pelatih Mauricio Souza menyoroti pemulihan singkat pemain akibat jadwal padat sebelumnya.
Suara.com - Persija Jakarta menatap laga krusial kontra Persijap Jepara dengan tekad penuh. Macan Kemayoran berambisi tampil habis-habisan demi tiga poin yang bisa membuka jalan menuju puncak klasemen Super League 2025/2026.
Pertandingan Persija Jakarta vs Persijap Jepara akan tersaji pada lanjutan pekan ke-16 Super League musim ini di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Sabtu (3/1/2026) sore.
Saat ini Persija berada di posisi ketiga klasemen sementara dengan koleksi 32 poin. Tiga poin yang didapat bisa mengantarkan tim kesayangan Jakmania ini ke puncak.
Namun, Rizky Ridho dan kawan-kawan sambil berharap pesaing di atasnya yaitu Persib Bandung dan Borneo FC Samarinda terpeleset.
Pelatih Persija, Mauricio Souza, menegaskan bahwa timnya menyadari betul pentingnya laga ini.
Ia melihat motivasi tinggi dari para pemain untuk mencapai hasil maksimal demi menjaga kompetisi di jalur juara.
"Kami tahu itu penting pertandingan besok. Saya dapati tim kita motivasi tinggi dalam [menghadapi] kita besok," kata Souza dalam jumpa pers sehari jelang laga.
“Karena kalau kami mau jadi puncak klasemen, kita harus besok dapat hasil maksimal,” tambah eks juru taktik Madura United tersebut.
Meski begitu, Mauricio Souza juga mengakui tantangan besar yang dihadapinya.
Baca Juga: Bekas Penyerang Andalan STY Puji Kualitas Persib dan Persija Jakarta Berebut Juara Super League
Jadwal yang padat membuat Persija hanya memiliki waktu pemulihan yang sangat singkat setelah sebelumnya menghadapi Bhayangkara Presisi Lampung FC pada 29 Desember lalu.
Kondisi tersebut membuat persiapan Persija tidak ideal.
Namun, Souza memastikan tim pelatih telah melakukan berbagai penyesuaian agar kondisi pemain tetap terjaga jelang duel kontra Persijap.
"Tidak banyak waktu buat persiapan. Kita main hari Senin, di Sabtu ini kita sudah balik lagi main. Jadi waktu itu untuk istirahat tidak terlalu lama," terangnya.
"Tapi kita analisis tentang lawannya kita sudah. Kita perjelas lagi apa yang positif yang sudah kita lakukan di lapangan," pungkasnya.