-
Mauricio Souza belum mendapat kepastian resmi mengenai laga Persija melawan Hertha Berlin tahun 2027.
-
Gubernur Jakarta merencanakan laga internasional Persija lawan Hertha Berlin saat HUT Jakarta ke-500.
-
Persija memiliki sejarah panjang mengundang klub luar negeri seperti Espanyol hingga Gamba Osaka.
Walaupun masih ragu namun Souza mengakui bahwa menghadapi tim asal Jerman akan sangat menguntungkan.
Reputasi Hertha Berlin sebagai salah satu kekuatan sepak bola Eropa tentu akan memberi pengalaman berharga.
Pertemuan ini dianggap sebagai duel yang seimbang karena status Persija sebagai tim besar di Indonesia.
“Bagus kalau ada pertandingan itu, benar-benar bagus untuk Persija karena Hertha Berlin itu adalah tim besar di Jerman. Jadi Persija tim besar. Bagus untuk Hertha Berlin datang bermain melawan Persija,” kata pelatih asal Brasil tersebut.
Souza percaya kehadiran klub Bundesliga tersebut akan meningkatkan standar permainan anak asuhnya di masa depan.
Sebelumnya wacana ini muncul ke permukaan berkat pernyataan yang disampaikan oleh Gubernur Jakarta Pramono Anung.
Pramono mengumumkan rencana besar tersebut dalam acara malam perayaan pergantian tahun baru 2026 kemarin.
Pemerintah berencana mengundang klub sepak bola dari luar negeri guna memeriahkan hari jadi Jakarta yang ke-500.
Berdasarkan keterangan gubernur pihak pemerintah telah mencapai kesepakatan awal dengan manajemen Hertha Berlin.
Baca Juga: Persija Jakarta: Persijap Jepara Dulu, Baru Persib Bandung
Rencana ini diharapkan menjadi hadiah spesial bagi seluruh pendukung setia Persija di seluruh penjuru wilayah.
Persija Jakarta memang dikenal memiliki sejarah panjang dalam menjamu klub-klub ternama dari benua luar.
Pada tahun 2015 silam tim ibu kota pernah menguji kekuatan melawan Gamba Osaka dari Jepang.
Dua tahun berselang giliran klub La Liga Spanyol yaitu Espanyol yang bertandang ke markas Macan Kemayoran.
Tradisi mendatangkan tim asing berlanjut pada tahun 2022 saat mereka menghadapi klub Thailand Ratchaburi.
Pengalaman bertanding melawan tim internasional ini menjadi modal penting bagi perkembangan mental pemain lokal.