- Borussia Monchengladbach menunjukkan atmosfer positif di bawah asuhan pelatih baru Eugen Polanski setelah laga perdana.
- Kevin Diks mencetak gol dari titik penalti saat Gladbach memenangkan laga Bundesliga 2026 melawan Augsburg 4-0.
- Pemain cedera Robin Hack menilai Polanski membawa struktur, kejelasan, serta semangat besar dalam tim.
Suara.com - Atmosfer positif mulai terasa di tubuh Borussia Monchengladbach sejak ditangani Eugen Polanski.
Perubahan arah yang dilakukan pelatih berusia 39 tahun itu mendapat respons sangat baik dari para pemain, termasuk dari bintang Gladbach yang tengah cedera, Robin Hack.
Pada laga pembuka Bundesliga 2026, Gladbach tampil meyakinkan saat menjamu FC Augsburg di Borussia Park. Pemain Timnas Indonesia Kevin Diks ikut andil saat Gladbach meraih kemenangan 4-0 atas Augsburg.
Kevin Diks mencetak gol kedua Gladbach pada menit ke-20 lewat eksekusi penalti. Ini menjadi gol ketiga pemain Timnas Indonesia itu di Bundesliga 2025/2026.
Meski belum bisa turun ke lapangan, Robin Hack memberikan penilaian jujur dan tegas mengenai kinerja Polanski.
Berbicara kepada DAZN, winger Gladbach itu menegaskan bahwa sang pelatih diterima dengan sangat baik oleh tim.
“Saya rasa dia sangat cocok dengan tim. Itu terlihat jelas di lapangan, bagaimana kami benar-benar lapar bermain sepak bola. Tim ini punya keinginan besar untuk bermain,” ujar Hack.
Menurutnya, semangat yang ditunjukkan Kevin Diks Cs menjadi bukti nyata perubahan suasana di ruang ganti Gladbach.
Saat diminta membandingkan Polanski dengan pelatih sebelumnya, Gerardo Seoane, Hack memilih tidak menyoroti perbandingan langsung. Namun, ia menegaskan bahwa Polanski membawa sesuatu yang sangat dibutuhkan Gladbach.
Baca Juga: Justin Hubner Bikin Gol Penyelamat Kekalahan, Jennifer Coppen Kirim Pesan Menohok
“Saya tidak ingin membandingkan. Saya hanya ingin berbicara tentang Eugen. Dia membawa struktur dan kejelasan. Itu hal paling penting dalam sebuah tim sepak bola, dan dia berhasil menghadirkannya,” tegas Hack.
Tak hanya secara taktik, Polanski juga dinilai unggul dalam pendekatan personal kepada pemain.
“Ditambah lagi sisi manusianya. Dia masih sangat muda dan sangat diterima oleh tim. Itu terlihat dari bagaimana tim bermain dengan penuh semangat,” lanjutnya.
Kontributor: Azka Putra