- Massa menggelar unjuk rasa di depan Polda DIY pada Selasa (24/2/2026) petang, membongkar water barrier dan mendorong barikade keamanan.
- Puncak aksi terjadi saat gerbang timur Mapolda DIY roboh pukul 18.43 WIB, disertai aksi vandalisme pada tembok luar.
- Aksi massa yang meluap ke jalan menyebabkan pengalihan arus lalu lintas mandiri dan kemacetan panjang di jalur Ring Road Utara.
Suara.com - Sejumlah massa menggelar aksi unjuk rasa di depan Markas Kepolisian Daerah (Polda) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Selasa (24/2/2026) petang.
Berdasarkan pantauan Suara.com di lapangan, massa yang tiba langsung menuju gerbang timur Mapolda DIY. Water barrier yang semula disusun pihak kepolisian langsung dibongkar.
Massa yang terus berdatangan langsung merapat ke pintu gerbang sebelah timur dan melakukan aksi dorong-dorongan dengan barikade keamanan.
Puncaknya, pada pukul 18.43 WIB, pintu gerbang sisi timur Polda DIY sudah berhasil roboh akibat desakan massa yang semakin solid.
Tampak pula sejumlah orang yang mencoret-coret tembok bagian luar Mapolda DIY.
Tulisan seperti 'All Cops Are Bastard' hingga 'Pembunuh' sudah menghiasi tembok.
Aksi ini berdampak signifikan pada arus lalu lintas di jalur Ring Road Utara. Massa yang meluap ke jalan raya melakukan pengalihan arus secara mandiri.

Kendaraan dari arah barat yang menuju ke depan Polda DIY dipaksa memutar balik. Sehingga kemacetan panjang tidak terhindarkan di sekitar simpang empat Condongcatur dan UPN.
Aksi ini merupakan respons kolektif dari berbagai lapisan masyarakat.
Baca Juga: Pakai Pelat Diplomatik Palsu Kedubes Rusia, Avanza Veloz Terjaring di Tol Dalam Kota
Dalam seruan aksinya, diketahui massa menyuarakan kemarahan terhadap dugaan kekerasan aparat dan tindakan negara yang dianggap melanggengkan kekerasan.
Hingga berita ini diturunkan, massa masih bertahan di lokasi aksi dan situasi di depan Polda DIY terpantau masih tegang dengan penjagaan ketat dari personil kepolisian di balik gerbang yang telah roboh.