Eks Bek Arsenal Mengaku Hampir Gabung Inter Milan Nama Erick Thohir Sampai Terseret

Galih Prasetyo Suara.Com
Selasa, 27 Januari 2026 | 22:00 WIB
Eks Bek Arsenal Mengaku Hampir Gabung Inter Milan Nama Erick Thohir Sampai Terseret
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir (pssi.org)
Baca 10 detik
  • Bacary Sagna hampir bergabung Inter Milan 2014 setelah Arsenal, namun batal karena faktor keluarga di Inggris.
  • Sagna mengungkapkan pertemuan resmi dengan Direktur Piero Ausilio dan Presiden Erick Thohir saat itu.
  • Sagna menilai peluang Ange-Yoan Bonny ke Prancis 2026 kecil sebab chemistry tim inti sudah terbangun.

Suara.com - Eks bek Arsenal dan timnas Prancis, Bacary Sagna, mengungkap fakta bahwa dirinya pernah sangat dekat bergabung dengan Inter Milan, klub yang telah ia dukung sejak kecil.

Pernyataan tersebut disampaikan Sagna dalam wawancara bersama SempreInter.com dan The Italian Football Podcast.

Sagna mengungkap bahwa setelah meninggalkan Arsenal pada 2014, ia sempat melakukan pertemuan resmi dengan manajemen Inter Milan.

“Saya sangat dekat bergabung dengan Inter pada 2014 setelah meninggalkan Arsenal. Saya bertemu dengan Piero Ausilio dan Presiden Erick Thohir,” ujar Sagna.

Namun, kepindahan tersebut akhirnya batal karena faktor keluarga dan kenyamanan hidup di Inggris.

“Inggris adalah pilihan utama saya. Memindahkan keluarga ke Milan, anak-anak harus pindah negara, itu cukup rumit. Premier League saat itu adalah Premier League, dan sampai sekarang tetap Premier League,” lanjutnya.

Meski gagal bergabung, Sagna menegaskan kedekatan emosionalnya dengan klub raksasa Italia tersebut.

“Saya suka Inter. Mereka adalah klub favorit saya sejak kecil. Maicon, Zanetti, Ronaldo Brasil—saya ini Interista.”

Selain soal Inter, Sagna juga menyoroti peluang Ange-Yoan Bonny untuk tampil bersama Timnas Prancis di Piala Dunia 2026. Menurutnya, peluang itu sangat kecil, meski Bonny tampil impresif bersama Inter.

Baca Juga: Kabar Buruk Buat Carrick, Patrick Dorgu Menepi 10 Pekan dari Manchester United

“Sulit baginya untuk masuk skuad Prancis. Grup pemain inti sudah terbentuk, mereka sudah saling mengenal dan tampil bersama dalam waktu lama,” kata Sagna.

Ia menekankan bahwa membangun chemistry di tim nasional bukan proses instan.

“Ini bukan soal tampil bagus enam bulan atau satu musim saja. Tim nasional butuh hubungan jangka panjang, pemahaman antar pemain, dan pengalaman hidup bersama dalam tekanan turnamen besar.”

Kontributor: M.Faqih

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Lelah Mental? Cek Seberapa Tingkat Stresmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu SpongeBob, Patrick, Squidward, Mr. Krabs, atau Plankton?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Nge-fans Kamu dengan Lisa BLACKPINK?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Maarten Paes? Kiper Timnas Indonesia yang Direkrut Ajax Amsterdam
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tes Seberapa Tahu Kamu tentang Layvin Kurzawa? Pemain Baru Persib Bandung Eks PSG
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI