-
Indonesia membantai Korea Selatan 5-0 pada laga pembuka Grup A Piala Asia Futsal 2026.
-
Timnas Futsal Indonesia mewaspadai kekuatan fisik dan gaya bermain pragmatis dari tim Kirgizstan.
-
Pelatih Hector Souto mengajak suporter memadati Indonesia Arena demi tiket menuju pentas dunia.
Suara.com - Timnas Futsal Indonesia membuka langkah di Piala Asia Futsal 2026 dengan cara spektakuler. Bermain di Indonesia Arena, Skuad Garuda tampil dominan dan menghajar Korea Selatan dengan skor telak 5-0 pada laga perdana Grup A, Selasa (28/1/2026).
Kemenangan besar tersebut langsung menempatkan Indonesia sebagai salah satu kekuatan yang patut diwaspadai di fase grup.
Hasilnya juga menjadi modal berharga jelang laga krusial melawan Kirgizstan yang akan digelar pada Kamis (29/1/2026) pukul 19.00 WIB.
Penampilan agresif Indonesia menunjukkan efektivitas skema High Intensity Ball Work yang diracikan pelatih Hector Souto. Permainan cepat, tekanan ketat, dan transisi tajam membuat Korea Selatan kesulitan keluar dari tekanan sepanjang pertandingan.
Lima kemenangan gol Indonesia dicetak oleh Mochammad Iqbal Rahmattulah yang memborong dua gol, disusul Rio Pangestu, Israr Megantara, dan Reza Gunawan.
Performa tersebut membuat kepercayaan diri Garuda melonjak, meski tim pelatih menegaskan tak ada ruang untuk lengah.
Indonesia akan menghadapi Kirgizstan yang datang dengan tekanan besar usai kalah 2-4 dari Irak pada laga pembuka.
Kondisi itu justru membuat tim berjuluk The Snow Leopards diprediksi tampil habis-habisan demi menjaga asa lolos dari fase grup.
Kirgizstan dikenal sebagai tim dengan karakter permainan pragmatis, mengandalkan postur tubuh yang kuat, disiplin tinggi, dan duel fisik yang intens.
Baca Juga: Kapan Timnas Futsal Indonesia Main Lagi Usai Gilas Korsel 5-0?
Gaya tersebut dipastikan menjadi ujian berbeda bagi Indonesia yang mengandalkan kecepatan dan intensitas permainan.
Pelatih Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto, menegaskan bahwa kemenangan telak atas Korea Selatan tak lepas dari peran besar suporter yang memadati Indonesia Arena.
“Kemenangan besar di hari pembuka tak lepas dari ribuan suporter yang memadati Indonesia Arena,” kata Hector dalam keterangannya.
Hector berharap atmosfer serupa kembali tercipta saat Indonesia menghadapi Kirgizstan. Menurutnya, dukungan langsung dari tribun bisa menjadi faktor penentu dalam laga penting tersebut.
“Ini bukan sekadar menonton pertandingan; ini adalah tentang menjadi bagian dari sejarah untuk mengantarkan Timnas Futsal Indonesia melangkah ke pentas dunia,” pungkasnya.