- Inter Milan mengalahkan Borussia Dortmund 2-0 di Signal Iduna Park pada Kamis (29/1/2026) melalui gol Dimarco dan Diouf.
- Pelatih Cristian Chivu memuji mentalitas tim dan kerendahan hati para pemain, khususnya pencetak gol termuda.
- Andy Diouf, gelandang rekrutan baru, mencetak gol Liga Champions pertamanya hanya tujuh menit setelah memasuki lapangan.
Suara.com - Inter Milan meraih kemenangan penting di Liga Champions setelah menaklukkan Borussia Dortmund 2-0 di Signal Iduna Park, Kamis (29/1/2026) dini hari WIB.
Kemenangan ini menjadi momen spesial bagi pelatih Inter, Cristian Chivu, yang langsung memberi pujian tinggi kepada pencetak gol muda mereka, Andy Diouf.
Gol Inter dicetak oleh Federico Dimarco melalui tendangan bebas spektakuler pada menit ke-81, disusul gol Andy Diouf di menit ke-94, hanya enam menit setelah ia masuk menggantikan Henrikh Mkhitaryan.
Andy Diouf, gelandang 22 tahun asal Prancis, baru bermain tujuh menit saat diturunkan Chivu.
Namun, kesempatan singkat itu langsung dimanfaatkan secara maksimal untuk mencetak gol pertamanya di Liga Champions bersama Inter.
Diouf didatangkan Inter dari Lens pada Agustus lalu dengan nilai transfer sekitar €25 juta, setelah Inter gagal merekrut Manu Koné dari AS Roma.
Cristian Chivu menegaskan bahwa kunci utama performa Inter saat ini adalah kerendahan hati (humility) dan mentalitas tim.
“Kredit untuk para pemain yang mampu beradaptasi dengan apa yang kami minta. Kata kuncinya adalah kerendahan hati. Ada 25 pemain yang siap jadi protagonis kapan saja,” ujar Chivu kepada Sky Sport.
“Andy Diouf cukup sabar untuk memahami di mana dia berada sekarang, betapa sulitnya mengenakan jersey Inter, dan besarnya ekspektasi di klub ini. Hari ini dia masuk dengan semangat yang tepat dan langsung membuktikan dirinya.”
Baca Juga: Benfica Hajar Real Madrid 4-2, Jose Mourinho Bilang Los Blancos Calon Juara Liga Champions
Chivu juga memuji performa Yann Sommer dan Luis Henrique, serta menyebut timnya kini berada pada fase kedewasaan kolektif yang semakin matang.
Meski Inter berpotensi menghadapi Benfica di babak play-off Liga Champions, yang berarti duel emosional melawan mantan pelatihnya, Jose Mourinho, Chivu menegaskan fokusnya saat ini hanya tertuju ke kompetisi domestik.
“Saya hanya memikirkan pertandingan melawan Davide Nicola dan Cremonese pada hari Minggu. Itu pertandingan terpenting bagi kami. Laga berikutnya selalu yang paling penting,” tegasnya.
Chivu menyebut kemenangan atas Dortmund sebagai big game pertama Inter di Liga Champions musim ini, dan menjadi titik penting dalam perkembangan tim.
“Kami mendapatkan apa yang pantas kami dapatkan. Kami bermain serius dan matang di stadion dengan atmosfer luar biasa. Perkembangan tim dalam dua bulan terakhir sangat besar. Hasil ini memberi kami kepercayaan diri dan keyakinan besar,” tutup Chivu.
Kontributor: Azka Putra