-
Bojan Hodak memastikan aktivitas transfer pemain Persib Bandung untuk musim ini telah selesai.
-
Persib resmi diperkuat Dion Markx dan Layvin Kurzawa serta memulangkan gelandang Dedi Kusnandar.
-
Rumor bergabungnya Ragnar Oratmangoen dibantah tegas oleh Bojan Hodak demi menjaga keseimbangan tim.
Suara.com - Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, memberikan pernyataan resmi mengenai pergerakan tim di bursa transfer.
Juru taktik asal Kroasia tersebut memberikan indikasi kuat bahwa aktivitas belanja pemain telah berakhir.
Sejauh ini, manajemen tim berjuluk Maung Bandung baru saja memperkenalkan dua penggawa anyar.
Sosok Dion Markx dan mantan pemain PSG, Layvin Kurzawa, resmi menjadi bagian dari tim.
Kehadiran mereka diharapkan mampu mendongkrak performa tim dalam mengarungi kompetisi Super League 2025/2026.
Selain mendatangkan tenaga baru, Persib juga memutuskan untuk menarik kembali gelandang senior mereka.
Dedi Kusnandar dipanggil pulang setelah masa peminjamannya bersama klub Bhayangkara FC dinyatakan selesai.
Kini, daftar pemain Persib Bandung tercatat sudah mencapai total 32 nama yang siap bertanding.
Bahkan, slot legiun asing tim kebanggaan Bobotoh ini sudah terisi penuh sebanyak 11 pemain.
Baca Juga: Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Langkah strategis memang sangat diperlukan untuk menjaga stabilitas komposisi tim sepanjang musim berlangsung.
Bojan Hodak menegaskan bahwa manajemen belum memiliki rencana untuk menambah amunisi baru lagi.
Eks pelatih Kuala Lumpur FC ini merasa materi pemain saat ini sudah sangat kompetitif.
Ia percaya diri skuad yang ada mampu berbicara banyak di liga domestik maupun kancah Asia.
Kedalaman lini per lini dinilai lebih mumpuni dibandingkan dengan performa musim kompetisi sebelumnya.
Target besar tim adalah mempertahankan peluang meraih gelar juara serta melaju jauh di ACL 2.
Bojan secara terbuka menutup spekulasi mengenai kemungkinan belanja pemain tambahan untuk putaran kedua nanti.
"Menambah pemain (untuk putaran kedua)? Saya rasa tidak."
Menurut pandangannya, secara kuantitas jumlah pemain yang tersedia saat ini sudah benar-benar mencukupi.
Hodak menyadari bahwa mendatangkan pemain baru akan memaksa tim melakukan penyesuaian taktik kembali.
Beberapa pemain memang sempat mendapatkan kritik tajam terkait kontribusi mereka di lapangan hijau.
Namun, Bojan menilai melepas pemain di tengah kompetisi yang sedang berjalan bukanlah perkara mudah.
Mantan pelatih PSM Makassar ini menekankan konsistensi tim jauh lebih penting daripada terus berganti personel.
Ia kembali menegaskan bahwa tidak akan ada perubahan untuk slot pemain lokal maupun asing.
"Tidak ada penambahan untuk lokal dan asing."
Belakangan ini, nama penggawa Timnas Indonesia, Ragnar Oratmangoen, santer dikaitkan dengan kubu Persib.
Kabar tersebut berhembus kencang di kalangan pendukung yang menginginkan pemain berkualitas di lini serang.
Padahal, Ragnar sendiri saat ini masih memiliki ikatan kontrak resmi dengan klub FCV Dender.
Kontrak pemain tersebut di Liga Belgia baru akan berakhir pada bulan Juni tahun 2026 mendatang.
Persib tentu harus merogoh kocek sangat dalam jika ingin menebus sisa kontrak sang pemain.
Kondisi keuangan klub menjadi pertimbangan serius setelah mendatangkan bintang dunia sekelas Layvin Kurzawa.
Gaji dan biaya transfer Kurzawa diyakini sudah menyedot anggaran yang cukup besar bagi manajemen.
Bojan Hodak sendiri menanggapi rumor ketertarikan terhadap Ragnar dengan nada yang sangat santai.
Ia menganggap isu kepindahan penyerang sayap tersebut hanyalah sekadar kabar burung di media sosial.
Fokus utamanya adalah menjaga harmoni ruang ganti agar tidak terganggu oleh spekulasi luar.
Pelatih kepala Persib ini berulang kali mengingatkan pentingnya menjaga keseimbangan skuad yang sudah terbentuk.
Terlalu banyak melakukan perombakan justru dianggap bisa merusak chemistry yang telah terbangun di lapangan.
Ia ingin para pemain fokus sepenuhnya pada latihan dan pertandingan mendatang tanpa gangguan isu transfer.
Bojan bahkan mengaku tidak mengetahui sama sekali mengenai adanya negosiasi dengan pihak Ragnar Oratmangoen.