Infantino Sebut Maroko Kandidat Juara Piala Dunia 2026, Achraf Hakimi Cs Bukan Lagi Kuda Hitam

Arief Apriadi

Jum'at, 06 Februari 2026 | 08:23 WIB
Infantino Sebut Maroko Kandidat Juara Piala Dunia 2026, Achraf Hakimi Cs Bukan Lagi Kuda Hitam
Infantino Sebut Maroko Kandidat Juara Piala Dunia 2026, Achraf Hakimi Cs Bukan Lagi Kuda Hitam. [@equipedumaroc]
baca 10 detik
  • Presiden FIFA, Gianni Infantino, menyatakan Maroko sebagai kandidat juara Piala Dunia 2026 melalui Instagram resmi.
  • Infantino merujuk pencapaian semifinal 2022 dan juara Piala Dunia U-20 sebagai bukti perkembangan solid.
  • Stabilitas organisasi, kepemimpinan federasi, serta dukungan Raja Maroko menjadi kunci kebangkitan sepak bola mereka.

Suara.com - Presiden FIFA, Gianni Infantino, secara terbuka menyebut Maroko sebagai salah satu kandidat juara Piala Dunia 2026.

Infantino menyampaikan pandangannya dalam sesi tanya jawab melalui akun Instagram resminya.

Menjawab pertanyaan penggemar soal peluang Maroko menjuarai Piala Dunia, Infantino menjawab tegas.

“Ya, Maroko bisa memenangkan Piala Dunia berikutnya,” kata Infantino dilansir dari Moroccoworldnews

Ia menyinggung pencapaian bersejarah Maroko yang lolos ke semifinal Piala Dunia 2022 di Qatar, sekaligus keberhasilan mereka menjuarai Piala Dunia U-20.

Menurut Infantino, dua pencapaian tersebut bukan kebetulan.

“Maroko tidak hanya berkembang secara teknis di lapangan, tetapi juga memiliki keyakinan bahwa mereka adalah salah satu kekuatan besar sepak bola dunia. Dan itu benar-benar sudah mereka capai,” ujarnya.

Keberhasilan Maroko menembus semifinal Piala Dunia 2022 menjadi tonggak sejarah, sekaligus yang pertama bagi negara Afrika.

Namun Infantino menegaskan bahwa pencapaian itu bukan hasil satu generasi semata.

baca juga

Gelar juara dunia U-20 disebut sebagai bukti kuat bahwa Maroko memiliki jalur regenerasi pemain yang solid.

Dengan fondasi pembinaan usia muda yang kuat, Maroko dinilai memiliki kedalaman skuad yang dibutuhkan untuk bersaing di turnamen panjang seperti Piala Dunia.

Infantino juga menyoroti faktor kepemimpinan dan stabilitas organisasi sebagai kunci kebangkitan Maroko.

Ia memuji kinerja federasi sepak bola Maroko di bawah dukungan penuh Raja Maroko.

“Federasi melakukan pekerjaan luar biasa. Raja Maroko adalah penggemar besar sepak bola, dan semua orang di negara itu mencintai permainan ini,” ucap Infantino.

Menurutnya, kombinasi antara talenta, visi federasi, dan dukungan nasional menciptakan ekosistem sepak bola yang sehat dan berkelanjutan.

Maroko tergabung di Grup C Piala Dunia 2026 bersama Brasil, Skotlandia, dan Haiti. Grup ini dinilai kompetitif, namun bukan penghalang besar bagi Atlas Lions.

Kontributor: Adam Ali

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Biaya Gila Parkiran di Piala Dunia 2026: Termurah Rp1,2 Juta, Termahal Rp5 Juta

Biaya Gila Parkiran di Piala Dunia 2026: Termurah Rp1,2 Juta, Termahal Rp5 Juta

Bola | Rabu, 04 Februari 2026 | 19:39 WIB

Infantino Buka Pintu untuk Rusia, Sanksi FIFA Segera Dicabut

Infantino Buka Pintu untuk Rusia, Sanksi FIFA Segera Dicabut

Bola | Rabu, 04 Februari 2026 | 16:00 WIB

FIFA Jatuhi Sumardji Hukuman Larangan Dampingi Timnas Indonesia Sebanyak 20 Laga, Kenapa?

FIFA Jatuhi Sumardji Hukuman Larangan Dampingi Timnas Indonesia Sebanyak 20 Laga, Kenapa?

Bola | Rabu, 04 Februari 2026 | 14:57 WIB

Terkini

Jenazah ABK Arupadhatu 1 Dimakamkan, 7 Korban Masih Hilang

Jenazah ABK Arupadhatu 1 Dimakamkan, 7 Korban Masih Hilang

Foto | Jum'at, 25 September 2026 | 08:00 WIB

Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini: Cerah Berawan hingga Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini: Cerah Berawan hingga Hujan Ringan

News | Jum'at, 25 September 2026 | 07:59 WIB

Cara Membuat Kue Bolu dengan Magic Com, Hasil Lembut Matang Merata Anti Gagal

Cara Membuat Kue Bolu dengan Magic Com, Hasil Lembut Matang Merata Anti Gagal

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 07:54 WIB

Uang Kertas Bertanda Tangan Menkeu Purbaya Masih Terus Dicetak

Uang Kertas Bertanda Tangan Menkeu Purbaya Masih Terus Dicetak

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 07:49 WIB

Sandal Tertinggal di Bibir Pantai, Remaja 17 Tahun Hilang di Laut Pesisir Barat

Sandal Tertinggal di Bibir Pantai, Remaja 17 Tahun Hilang di Laut Pesisir Barat

Lampung | Jum'at, 25 September 2026 | 07:46 WIB

Langsung Telepon Atlet! Prabowo Ucapkan Selamat Usai Indonesia Sabet Emas Pertama Asian Games 2026

Langsung Telepon Atlet! Prabowo Ucapkan Selamat Usai Indonesia Sabet Emas Pertama Asian Games 2026

News | Jum'at, 25 September 2026 | 07:43 WIB

Modus Licik Dua Eks Petugas BUMN di Pacitan: 286 KTP Warga Dibajak demi Kredit Fiktif Rp681 Juta

Modus Licik Dua Eks Petugas BUMN di Pacitan: 286 KTP Warga Dibajak demi Kredit Fiktif Rp681 Juta

Jatim | Jum'at, 25 September 2026 | 07:30 WIB

IHSG Dibayangi Aksi Asing Kabur Bawa Rp1,42 Triliun: Analis Beri Rekomendasi Saham Ini

IHSG Dibayangi Aksi Asing Kabur Bawa Rp1,42 Triliun: Analis Beri Rekomendasi Saham Ini

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 07:28 WIB

Perbedaan Chemical, Physical, dan Hybrid Sunscreen: Mana yang Paling Cocok untuk Jerawat?

Perbedaan Chemical, Physical, dan Hybrid Sunscreen: Mana yang Paling Cocok untuk Jerawat?

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 07:25 WIB

Indonesia Desak PBB Hentikan Impunitas Penyerang Pekerja Kemanusiaan di Zona Konflik

Indonesia Desak PBB Hentikan Impunitas Penyerang Pekerja Kemanusiaan di Zona Konflik

News | Jum'at, 25 September 2026 | 07:24 WIB

×