- Akun X Divisi Humas Polri mendapat cibiran tajam dari netizen Indonesia setelah mengucapkan selamat pada Timnas Futsal.
- Cibiran netizen mempertanyakan kinerja kepolisian dibandingkan prestasi Timnas Futsal Indonesia dalam final tersebut.
- Timnas Futsal Indonesia berhasil unggul 3-1 atas Iran di babak final Piala Asia Futsal 2026.
Suara.com - Cuitan netizen Indoensia dikenal menohok dan tajam, hal ini juga yang terlihat pada kolom komentar akun X milik Divisi Humas Polri.
Saat momen final Piala Asia Futsal 2026 yang mempertemukan Timnas Futsal Indonesia melawan Iran di Indonesia Arena, Sabtu (7/2) malam, akun X divisi Humas Polri kena cibiran netizen.
Ucapan dukungan dan doa dari akun divisi Humas Polri malah dibalas netizen dengan komentar nyelekit.
"Kepolisian Negara Republik Indonesia mengucapkan selamat dan sukses kepada Tim Nasional Futsal Indonesia (Garuda Asia) yang berhasil melaju ke Babak Final AFC Futsal Asian Cup 2026," cuit akun Divisi Humas Polri.
"Tiket Final ini bukan didapat dengan mudah. Ada keringat, air mata, dan kerja keras di setiap detiknya. Terima kasih telah membuat bangga seluruh rakyat Indonesia. Di final nanti, bermainlah dengan hati, bermainlah dengan bangga. Doa ratusan juta rakyat Indonesia menyertai setiap langkah kalian di lapangan,"
Alih-alih mendapat komentar positif, postingan itu malah ramai cibiran.
"Daripada ngurus ginian, ini ngapain narapidana kasus pembunuhan masih jadi polisi? Kapan dia dipecat" cuit salah satu netizen.
"Kapan pak ,polisi bisa berprestasi juga kaya futsal," timpal akun lainnya.
"Pak kalau main bola terus bola kita di rebut ama lawan, boleh di kejar gak?takut kena kartu merah," sindir akun lainnya.
Baca Juga: Final Piala Asia Futsal 2026: Profil Israr Megantara, Anak Tambun yang Hancurkan Iran
Timnas Indonesia Unggul 3-1 atas Iran
Iran sempat mengejutkan publik tuan rumah ketika Hossein Tayebibidgoli mencetak gol pembuka lewat tendangan terukur yang menembus gawang Ahmad Habiebie.
Gol tersebut memaksa Timnas Futsal Indonesia keluar dari permainan aman dan tampil lebih agresif.
Respons cepat diperlihatkan anak asuh Hector Souto. Reza Gunawan berhasil menyamakan kedudukan setelah memanfaatkan bola muntah hasil tembakan Dewa Rizki. Gol tersebut menjadi titik balik permainan Indonesia.
Tak berselang lama, Israr Megantara mencatatkan namanya di papan skor lewat sontekan tajam di depan gawang Iran, membalikkan keadaan menjadi 2-1 untuk Indonesia.
Kepercayaan diri Indonesia semakin meningkat. Pada menit ke-9, Israr Megantara kembali mencetak gol keduanya sekaligus membawa Timnas Futsal Indonesia unggul 3-1.