- Real Madrid menjadikan gelandang PSG, Vitinha, target utama transfer musim panas meskipun PSG enggan menjualnya.
- Madrid juga mempertimbangkan gelandang AZ Alkmaar Kees Smit sebagai opsi alternatif jika transfer Vitinha gagal terlaksana.
- Klub akan memperkuat tim dengan kembalinya Endrick dan Nico Paz, sambil memantau bek Como Jacobo Ramon.
Suara.com - Real Madrid dikabarkan akan menjadikan gelandang Paris Saint-Germain Vitinha sebagai target utama dalam transfer musim panas mendatang.
Meski telah menghabiskan 165 juta euro pada musim lalu, Los Blancos tetap bersiap melakukan investasi besar untuk memperkuat lini tengah mereka.
Menurut laporan Diario AS pada Senin, Madrid menilai Vitinha ideal mengisi kebutuhan sektor tengah.
Namun, proses transfer diperkirakan berjalan sulit karena PSG enggan melepas pemain asal Portugal tersebut.
Vitinha masih terikat kontrak hingga 2029, dan Madrid hanya bisa berharap sang pemain mendorong kepindahan.
Sambil menunggu perkembangan situasi Vitinha, Madrid juga menyiapkan opsi alternatif. Gelandang muda AZ Alkmaar, Kees Smit, masuk radar pilihan cadangan.
Pemain berusia 19 tahun itu tengah diminati sejumlah klub Eropa, dengan banderol 60 juta euro.
Di luar rencana perekrutan pemain baru, Madrid juga akan mendapatkan tambahan dari internal klub.
Endrick dan Nico Paz dijadwalkan kembali ke Santiago Bernabeu setelah menjalani masa peminjaman di Olympique Lyon dan Como.
Baca Juga: Libas Valencia 2-0, Real Madrid Rapatkan Jarak dengan Barcelona
Keduanya diproyeksikan menjadi bagian dari skuad utama musim depan.
Sektor pertahanan turut menjadi perhatian. Kontrak David Alaba dan Antonio Rudiger akan berakhir musim panas ini sehingga yang akan tersisa adalah Dean Huijsen, Raul Asencio, dan Eder Militao.
Sebagai antisipasi, Madrid memantau bek Como, Jacobo Ramon, yang tampil impresif sejak musim lalu.
Los Blancos memiliki klausul pembelian kembali senilai 8 juta euro.
Madrid juga kembali menjalin kontak dengan bek Liverpool, Ibrahima Konate, yang akan habis kontrak akhir musim ini.
(Antara)